Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web TripAdvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.
Hotel Terdekat
Ulasan (134)
Saring ulasan
134 hasil
Peringkat dari wisatawan
45
36
20
18
15
Jenis wisatawan
Bulan tertentu
BahasaSemua bahasa
Bahasa lainnya
45
36
20
18
15
Lihat opini wisatawan:
Saring
Memperbarui daftar...
1-6 dari 134 ulasan
Ulasan ini diterjemahkan dari bahasa Inggris. Lihat ulasan asli
Diulas pada 14 Desember 2012

Rumah pantai Sunset Gecko tidak hanya merupakan salah satu penawaran terbaik di pulau Gili Meno, tempat ini juga salah satu pilihan terbaik di seluruh pulau jika Anda ingin menikmati masa-masa menginap yang damai dan menenangkan.

Pulau ini sendiri merupakan surga kecil di bumi. Lombok mungkin bisa jadi tempat peristirahatan sejenak dari hiruk-pikuk di Bali tenggara, namun jika Anda ingin "benar-benar lari dari semua hiruk-pikuk itu", pergilah agak jauh sedikit ke Gili Meno, jauh dari pantai Lombok. Anda akan menemukan kedamaian dan ketenangan di sini - kendaraan bermotor tidak diizinkan di Gili Meno (seperti di pulau-pulau tetangganya, yaitu Gili Trawangan dan Gili Air).

Keunggulan utama Sunset Gecko adalah lokasinya yang terpencil di ujung barat laut Gili Meno - jauh dari deretan penginapan dan kedai di sekitar kapal feri yang berlabuh di ujung tenggara (jaraknya 25 menit berjalan kaki). Alhasil, "kesibukan" harian di Sunset Gecko tidak lebih dari sekadar orang-orang tua yang senang joging, beberapa pengunjung yang keluar untuk jalan-jalan, dan beberapa kereta "cidomo" yang ditarik dengan kuda.

Tidak seperti kebanyakan rumah tinggal dan resor lain di pulau tersebut, Gili Meno dipagari dari sekitarnya. Ini menambah kesunyian di tempat ini. Pagarnya hanya terbuat dari beberapa bagian bambu dan / atau semak, namun saat melangkah masuk ke tanah Sunset Gecko, Anda akan merasa dibawa menjauh dari luar.

Akomodasinya mencakup mulai dari kamar-kamar dasar, bungalo berbentuk A, hingga "rumah-rumah" besar berkamar banyak. Semua bangunan dibuat dari kayu dan bambu, serta dilengkapi dengan atap jerami - sesuai dengan filosofi ramah lingkungan pemiliknya, pria asal Jepang bernama Hiro.

Di restorannya, Anda dapat bersantai selama yang Anda mau, ditemani dengan pemandangan laut dan Gili Trawangan dari kejauhan. Musik latarnya yang menghipnotis dijaga untuk tetap tidak terlalu keras supaya menyatu dengan alam sekitar. Makanannya selalu enak, pelayanannya pun cepat.

Di bagian depan pantai, terdapat 4 gazebo bergaya Bali yang berjarak cukup lapang satu sama lain. Ruang di antara gazebo-gazebo tersebut sempurna bagi jam-jam bersantai yang panjang, dihabiskan dengan membaca atau menyaksikan mentari menghilang dalam horizon. Para staf senantiasa berkeliling di sekitar gazebo-gazebo ini untuk memastikan cukupnya makanan dan minuman yang mungkin dibutuhkan tamu sepanjang hari.

Gili Meno dapat diakses baik dari Lombok maupun Bali. Kedua rute perjalanan ini memerlukan waktu, namun keduanya layak ditempuh supaya bisa menghabiskan 2-3 hari di Sunset Gecko.

Terima kasih maJes-ty_InnerSpace
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.Ulasan asli dikirim dalam Inggris pada www.tripadvisor.com. Lihat ulasan asli
Ulasan ini diterjemahkan dari bahasa Inggris. Lihat ulasan asli
Diulas pada 12 Desember 2012

Kami menghabiskan dua hari di Sunset Gecko pada awal Desember 2012. Kamar dan lokasinya yang berhadapan dengan pantai sangat sempurna dan para staf (tidak seperti para staf yang malas dan amburadul di bungalo-bungalo dan restoran lain di Gili Meno) terdiri dari orang-orang yang baik. Filsafat ramah lingkungannya juga keren. Menurut saya, perlu dipertimbangkan bahwa pulau ini adalah pulau kecil dan kebijakan-kebijakannya tergantung pada Lombok. Masalah yang kami alami di hari terakhir menginap adalah tidak ada air seharian!! Kami menyadarinya di pagi hari lalu kami memberitahu karyawan tempat ini. Mereka lalu menghubungi Lombok dan kami diberitahu bahwa air akan dikirimkan paling lama 2 jam. Kami pergi ke pantai dan kembali ke penginapan 5 jam setelahnya. Namun, air masih tidak ada. Kami pun makan malam di Sunset Gecko saat karyawan tadi menghubungi Lombok lagi sebanyak 5 atau 6 kali. Kami diberitahu lagi bahwa air akan segera dikirimkan. Sampai pukul 20.00, tetap tidak ada air. Karyawan tadi meminta maaf, dan kami pun menanyakan pada manajernya, Tuan Hiro, apakah kami bisa mandi di tempat lain karena esoknya kami harus pulang ke rumah. Ia menjawab "Jika Anda membayar, tentu saja!" (...) Jadi, kami pun membayar. Waktu itu, kami tidak mengeluhkan lagi tentang kelangkaan air tadi. Tempat itu ada di pulau kecil dan saya memahami kondisi tersebut. Selain itu, karyawan tempat itu telah melakukan apa yang dia bisa untuk meminta air. Namun, di hari akhir masa menginap, kami membayar sebuah akomodasi (yang tidak murah sama sekali!) untuk mendapatkan tempat tidur dan pancuran air, kan? Jika salah satu layanan tidak dapat disediakan dan saya masih harus membayar makan malam, seharusnya layanan alternatif tadi diberikan secara gratis, SETIDAKNYA diskon! Tapi tidak sama sekali. Saya harus membayar harga normal dan saat saya mengeluhkannya, Tuan Hiro terlihat sedikit kecewa lalu memutuskan untuk memotong pajak penginapan (yang berarti dari Rp.115.000 menjadi Rp.105.000)!!!!!! Saya tersenyum lalu membayar namun sebenarnya saya merasa jijik.

Terima kasih luca m
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.Ulasan asli dikirim dalam Inggris pada www.tripadvisor.com. Lihat ulasan asli
Ulasan ini diterjemahkan oleh mesin dari bahasa Inggris. Tampilkan terjemahan mesin?
Diulas pada 14 Agustus 2018 via perangkat selular

Menginap: September 2017, bepergian sebagai pasangan
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 1 Agustus 2018 via perangkat selular

Menginap: Agustus 2018, bepergian sebagai pasangan
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 19 Juni 2018

Menginap: Maret 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Lihat ulasan lainnya