Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web Tripadvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.
Simpan
Sorotan Ulasan
Susur Sungai Belanda

Di Bontang terdapat pemukiman warga di atas laut. Bangunannya kokoh dan jembatannya terbuat dari... selengkapnya

Diulas pada 15 September 2019
Dewi P
,
Jakarta, Indonesia
Kampung unik diatas laut

Salah satu destinasi wisata yg unik dan menarik, karena kampung yg ada dsini didirikan diatas laut... selengkapnya

Diulas pada 4 September 2019
deni_prasetio
,
Yogyakarta, Indonesia
via perangkat selular
Baca ke-55 ulasan
  
Ulasan (55)
Saring ulasan
55 hasil
Peringkat dari wisatawan
15
26
12
2
0
Jenis wisatawan
Bulan tertentu
BahasaSemua bahasa
Bahasa lainnya
Peringkat dari wisatawan
15
26
12
2
0
Lihat opini wisatawan:
Penyaring yang dipilih
Saring
Memperbarui daftar...
1-6 dari 55 ulasan
Diulas pada 10 November 2019 via perangkat selular

Saya berkunjung di Bontang Kuala diatas Jam 16.00

Untuk mendapatkan golden hour, dimana sinar matahari berwarna kuning. Cocok buat fotography.

Sambil makan sambil gami, ada namanya warung poespa di dekat panggung dan samping BK kafe.

Foto saya diambil dari camera Huawei, powered by Leica.

Tanggal pengalaman: September 2019
Terima kasih khazaft
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 15 September 2019

Di Bontang terdapat pemukiman warga di atas laut. Bangunannya kokoh dan jembatannya terbuat dari kayu ulin. Di sini pengunjung bisa berjalan kaki berkeliling,santap seafood atau berperahu menuju Sungai Belanda. Tempatnya asyik untuk dikunjungi saat sore hari.

Tanggal pengalaman: April 2019
Terima kasih Dewi P
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 4 September 2019 via perangkat selular

Salah satu destinasi wisata yg unik dan menarik, karena kampung yg ada dsini didirikan diatas laut dengan tiang pancang kayu. Cukup banyak rumah2 yg dtinggali termasuk jalannya pun dibuat dari kayu. Mmg bagi kita yg pertama kali datang agak kaget karena kl ada kendaraan lewat suaranya cukup berisik dan membuat kaget. Semakin kedalam semakin banyak tempat hiburan, agak jauh dr pemukiman warga. Warung makan, tempat karaoke hingga paling ujung adalah resto jimbaran dan cafe kapal. Yah lumayan juga jalannya utk pejalan kaki sekitar 20 menit jalan santai menikmati suasana kampung ini..

Tanggal pengalaman: Agustus 2019
Terima kasih deni_prasetio
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 31 Juli 2019 via perangkat selular

Tempat yang menarik.
Tempatnya bersih dan tidak ada sampah plastik berserakan. Very good!
Waktu datang kesini pada saat malam hari jd kalau sore hari mungkin akan jauh lebih cantik sambil melihat suasana laut.

Tanggal pengalaman: Juli 2019
Terima kasih 5elisabeth
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 26 Desember 2018 via perangkat selular

Menarik dan penuh keindahan, tersedia berbagai menu makanan. Cocok untuk sahabat keluarga anda. Jangan sampai ke tinggalan untuk berkunjung ke kota bontang jgan hawatir soal takut kemalaman karena di bontang tersedia banyak perhotelan salah satunya adalah hotel oak tree bontang

Tanggal pengalaman: Desember 2018
1  Terima kasih riotoraja
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Lihat ulasan lainnya