Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web Tripadvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.
Simpan
Sorotan Ulasan
Menariknya Tarian Dayak

Desa Pampang merupakan desa budaya Dayak. Taman budaya ini dapat ditemui ke arah Bandara Aji... selengkapnya

Diulas pada 17 Oktober 2019
donpraj
,
Jakarta, Indonesia
pertunjukan tarian dayak yang harus di lestarikan

setahun yang lalu karena iseng public holiday hingga 3 hari jadilah saya dan suami berjalan - jalan... selengkapnya

Diulas pada 27 April 2019
Tanti T
,
Yogyakarta, Indonesia
Baca ke-65 ulasan
  
Ulasan (65)
Saring ulasan
65 hasil
Peringkat dari wisatawan
19
31
14
1
0
Jenis wisatawan
Bulan tertentu
BahasaSemua bahasa
Bahasa lainnya
Peringkat dari wisatawan
19
31
14
1
0
Lihat opini wisatawan:
Penyaring yang dipilih
Saring
Memperbarui daftar...
1-6 dari 65 ulasan
Diulas pada 6 November 2019

Memasuki Pampang langsung terasa beda. Aroma suku Dayak Kenyah cukup kuat. Atap berukir khas Dayak. Gereja bentuk dan Ornamen Dayak. Rumah panjang berhias Ukiran Paku/Pakis/Fern dan burung Enggang sungguh menggoda mata. Pedagang Souvenir Khas Budaya Dayak Ramah menyapa. Luar biasa. Hari tertentu ada sajian Tari Dayak yg indah mempesona dg irama musik Sape nya. Sangat menarik

Tanggal pengalaman: Agustus 2019
Terima kasih iwanskomari
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 17 Oktober 2019

Desa Pampang merupakan desa budaya Dayak. Taman budaya ini dapat ditemui ke arah Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto dari arah kota Samarinda. Letaknya cukup jauh, sekitar 30-45 menit jika ditempuh menggunakan kendaraan roda 2 maupun 4. Dari jalan poros, akan ada petunjuk untuk masuk lebih dalam untuk menuju Desa Pampang.

Di desa, ada biaya masuk sekitar 20ribu Rupiah per orang. Biaya ini untuk menonton tarian. Disini banyak turis yang datang dari luar negeri maupun luar kota.

Beda lagi biaya untuk foto, ada tarif tersendiri yang ada informasinya di pelataran tarian. Untuk foto dengan suku Dayak berkuping panjang, harus menunggu sampai acara tarian selesai. Jika foto dengan anak-anak, agar nego dulu dengan mereka. Kalau tidak, mereka suka mematok harga tinggi. Harga disini variasi, saya dapat 20ribu Rupiah untuk foto dengan 2 anak. Saudara saya dilain kesempatan, dapat hanya sekitar 25ribu untuk banyak anak-anak.

Disini juga menjual souvenir khas Dayak.
Dan untuk jadwal atraksi, setiap hari Minggu, 14.00-16.00 WITA. Datanglah tepat waktu untuk mencari tempat yang nyaman. Posisi menetukan prestasi.

Tanggal pengalaman: September 2019
Terima kasih donpraj
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 10 Oktober 2019 via perangkat selular

Diantara ribuan adat dan budaya di Indonesia, tak kalah menarik berkunjung ke Desa Pampang di Samarinda Kalimantan Timur. Sampai disana disajikan tari-tarian adat Dayak dengan pakaian yang sangat indah. Menyesal rasanya kalo liburan ke Samarinda tidak mampir ke Desa Pampang, banyak dijual pernak pernik souvenir buatan lokal yang menarik.
Jangan lewatkan untuk segera atur jadwalnya ya.

Tanggal pengalaman: September 2019
Terima kasih yanti-q68
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 8 Juli 2019 via perangkat selular

Pampang ini letaknya agak sedikit jauh dari pusat kota, sekitar 30 menit kalau ditempuh pakai roda 2. Pertunjukan tarian dan lain lainya keren banget sih, terus juga ngejual pernak pernik khas dayak yg super bagus dan lucu. Must place to visit in samarinda! Highly recommended!!

Tanggal pengalaman: November 2018
Terima kasih ayuyuliaps
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 27 April 2019

setahun yang lalu karena iseng public holiday hingga 3 hari jadilah saya dan suami berjalan - jalan ke daerah samarinda karena letaknya yang tak jauh dari kota saya tinggal saat itu setelah hampir 1 jam mengendarai mobil hingga sedikit ke pedalaman kami tiba di desa pampang yang kebetulan saat itu sedang ada petunjukan tari.tiket masuk cukup murah jika saya tidak salah ingat tidak kurang Rp 20,000 pertunjukan tarian juga cukup lama, santai dan menarik. kebanyakan yang menonton pertunjukan adalah turis asing.

namun berhati-hati jika ingin meminta foto pada penari2 kecil disana. Setelah pertunjukan selesai. Karena tak ingin melewatkan moment saya meminta suami memotret dengan hp saya sendiri bersama 2 org gadis penari disana dan betapa kagetnya saya seketika mereka meminta uang Rp 200,000 untuk 4x jepretan foto tadi.

Dan beberapa kali saat saya coba membuat video di sekitar daerah tersebut saya di tegur untuk kalau ingin mengambil gambar mereka harus bayar RP 100.000 per sekali shooting.

Tanggal pengalaman: Juli 2018
2  Terima kasih Tanti T
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Lihat ulasan lainnya