Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web Tripadvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.
Simpan
Sorotan Ulasan
View yang keren

Hijau dan biru, pemandangan yang menyegarkan mata dan pikiran. Pengen lama-lama sambil ngopi dan... selengkapnya

Diulas pada 23 Desember 2020
phei_bf
,
Semarang, Indonesia
via perangkat selular
Awesome view

Walaupun perjalanan kesini cukup jauhh.. tapi begitu sampai sini mata gak bisa berhenti memandang... selengkapnya

Diulas pada 28 Juni 2019
Sallyyyytraveller
,
Makassar, Indonesia
via perangkat selular
Baca ke-869 ulasan
  
Ulasan (869)
Saring ulasan
869 hasil
Peringkat dari wisatawan
359
346
124
27
13
Jenis wisatawan
Bulan tertentu
BahasaSemua bahasa
Bahasa lainnya
Peringkat dari wisatawan
359
346
124
27
13
Lihat opini wisatawan:
Penyaring yang dipilih
Saring
Memperbarui daftar...
86-91 dari 869 ulasan
Diulas pada 2 Januari 2012

Kintamani adalah sebuah daerah dataran tinggi yang berlokasi di Desa Penelokan,kabupaten Bangli,Propinsi Bali - INDONESIA.

Di daerah ini ada 5 object utama yang potensial untuk kita kunjungi,Yang pertama adalah Gunung Batur,merupakan sebuah gunung berapi aktif yang terletak di dalam sebuah Kaldera Kuno,yang membentuk perbukitan desa kintamani,meskipun masih aktif,namun intensitas Gunung Api ini dapat diprediksi dan cukup teratur.Hal menarik dari Gunung ini adalah pada pagi hari kita bisa mendaki gunung ini,dan ketika sampai di puncak kita bisa melihat pemandangan matahari terbit yang sangat indah.

Hal Kedua yang menjadi fokus kita adalah,Danau Batur,yang terletak di kaki gunung Batur,Danau ini merupakan danau terbesar di Pulau Bali,dan merupakan sumber mata air terpenting untuk pertanian dikawasan Bali tengah dan timur.Bagi penduduk lokal yang tinggal di sekitar Danau,Air danau batur ini sangat bermanfaat untuk mengairi pertanian Sayur sayuran mereka dan juga Hasil ikan air tawar dari Danau ini yang bisa dijual,seperti Ikan mujair dan sebagainya.

Hal Ketiga yang menjadi fokus kita adalah,Pura Ulun Danu Batur,Pura ini merupakan pura yang paling banyak dikunjungi setelah Pura Besakih,Pada dasarnya Pura ini terletak di Kaki Gunung Batur di ujung utara Danau,namun karena beberapa kali terkena dampak letusan Gunung Batur serta,lokasinya yang pada Zaman dahulu susah untuk dicapai,maka Pura ini dibangun ulang di dataran tinggi Desa Kintamani,yang terletak jauh lebih tinggi dari Danau Batur.Pura Ulundanu yang terletak dibawah ( dikaki Gunung BATUR ) masih tetap berdiri sampai sekarang,dan biasanya pura ini banyak di Puja oleh organisasi petani yang ada di Bali yaitu SUBAK.

Hal Keempat yang menjadi fokus kita dikawasan ini adalah,DESA TRUNYAN yang terletak di Tepi lain dari Gunung Batur,desa ini merupakan Desa Asli Pulau Bali dimana penduduknya merupakan penduduk asli Bali ( Bali Aga ) yang hidup masih seperti budaya asli Bali sebelum Invasi Kerajaan Majapahit di Jawa pada Awal abad ke 14.Hal yang unik dari desa Trunyan ini adalah,ritual upacara orang yang sudah meninggal dilaksanakan hanya dengan meletakan mayat di sebuah kuburan yang mempunyai pohon ajaib,dimana semua mayat tersebut tidak adakn berbau,meskipun sudah membusuk.

Hal kelima tentang Kintamani,adalah potensi agrowisatanya yang cukup kuat,sebagian besar penduduk kintamani merupakan petani jeruk dan sayur sayuran,hal ini disebabkan loasi dari Desa Kintamani yang terletak dataran tinggi dengan temperatur yang sejuk sampai dingin.Hasil pertanian yang paling banyak adalah jeruk Bali dan juga markisa,biasanya dijual di jalan jalan sepanjangan Jl.Raya Kintamani serta dijual ke berbagai pasar pasar traditional di Pulau BALI dan beberapa bahkan sudah di ekspor keluar negeri.

Demikianlah informasi saya mengenai kintamani,semoga bisa bermanfaat.

Tanggal pengalaman: Desember 2011
3  Terima kasih Karang_Transport
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Ulasan ini diterjemahkan oleh mesin dari bahasa Inggris. Tampilkan terjemahan mesin?
Diulas pada 17 Maret 2020

Tanggal pengalaman: Oktober 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 14 Februari 2020

Tanggal pengalaman: Februari 2020
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 13 Februari 2020

Tanggal pengalaman: Mei 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 6 Februari 2020

Tanggal pengalaman: Februari 2020
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Lihat ulasan lainnya