Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web TripAdvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.
Simpan
Sorotan Ulasan
semedi

bagus buat ziarah, tapi rutenya tidaksepanjang yang di kuningan, tapi tempat ini bagus dan bersih... selengkapnya

Diulas pada 29 Desember 2016
rosaliab180
,
Palangkaraya, Indonesia
Wisata yang cocok

saat dinas ke luar kota ,sekalian berhenti ke tempat bukit tangkiling , mengejutkan sekali... selengkapnya

Diulas pada 24 Desember 2016
yanda_ahmad
,
Banjarmasin, Indonesia
Baca ke-25 ulasan
  
Ulasan (25)
Saring ulasan
25 hasil
Peringkat dari wisatawan
9
12
4
0
0
Jenis wisatawan
Bulan tertentu
BahasaSemua bahasa
Bahasa lainnya
9
12
4
0
0
Lihat opini wisatawan:
Saring
Memperbarui daftar...
5-10 dari 25 ulasan
Diulas pada 31 Agustus 2016

Pengukir patung ini ternyata nonnasrani, yang unik adalah bongkahan batu yang diamplas dan diproses sehingga tidak ada lumut dan sama sekali tidak licin. Ada satu batu berukuran kurang lebih 100 meter yang menjulang ke atas seperti bukit. Dengan titik inklanasi sampai 45 derajat, tidak perlu kuatir jatuh karena batu tersebut tidak licin.

Tanggal pengalaman: Agustus 2016
Terima kasih kspbservices
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 7 April 2016 via perangkat selular

Untuk tempat ziarah dan ibadah sangat nyaman, tenang, khusuk. Bagi umat katolik/kristiani tempat ini sangat recommended. Sunyi dan tidak bising sehingga yg sedang berdoa benar2 tdk terganggu. Ada toilet umum yg cukup luas dan bersih. Viewnya keren.

Tanggal pengalaman: Desember 2015
1  Terima kasih shandy_linggams
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 10 Januari 2016

Beberapa kali mengunjungi tempat ini, hal yang saya tangkap adalah ini sebuah tempat yang menarik untuk dikunjungi. Baik kunjungan secara pribadi mapun memandu wisatawan. menariknya tempat ini karena berada di lahan yang terdapat bentangan bukit-bukit bebatuan alam, layout religius yang sakral, tempatnya bersih dengan pemandangan landscape alam di atas bukit yang sangat menarik. disarankan bila mengunjungi Bukit Karmel Tangkiling agar tidak berbuat gaduh dan membuang sampah sembarangan maupun merusak taman atau tanaman disekitarnya. Karena tentunya kunjungan kita adalah cerminan dari tujuan dari cara ibadah kita itu sendirinya baik secera individu maupun rombongan. semoga menjadi berkah bagi kita semua...

Tanggal pengalaman: Mei 2015
Terima kasih HomelandBorneo
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 29 Desember 2015

Tempatnya agak jauh dari kota Palangkarya
sekitar satu jam dengan menggunakan kendaraan bermotor
Cocok untuk seorang pecinta alam

Tanggal pengalaman: Januari 2015
Terima kasih Deddy_Mohamad
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 31 Oktober 2015

Disana terdapat bukit yang dapat didaki dengan berjalan kaki, bukitnya tidak terlalu terjal, menapaki anak tangga, setiap tahap pada bagian puncaknya dilengkapi dengan patung Tuhan Yesus saat memikul salib (Via Dela Rosa ala Yerusalem), dianjurkan untuk orang yang beragama Kristen Katolik. juga terdapat rumah para suster pendoa, bisa juga menginap, karena disediakan guest house bagi umat yang mau menginap.

Tanggal pengalaman: November 2014
1  Terima kasih Oesin O
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Lihat ulasan lainnya