Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web Tripadvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.
Buka hari ini: 07.00 - 22.00
Simpan
Sorotan Ulasan
LIBURAN BERSAMA KELUARGA

Sangat bahagia apabila saya bisa mewujudkan keinginan keluarga untuk berlibur ke Danau Toba,indah... selengkapnya

Diulas pada 9 Januari 2020
652dewis
,
Duri, Indonesia
via perangkat selular
Desa Meat di pinggir Danau Toba

Desa Meat ada di kecamatan Tampahan Kabupaten Toba Samosir. Hanya 30 Menit dari Bandara... selengkapnya

Diulas pada 31 Oktober 2019
Bonatuasiregar
Baca ke-836 ulasan
  
Ulasan (836)
Saring ulasan
836 hasil
Peringkat dari wisatawan
425
301
81
22
7
Jenis wisatawan
Bulan tertentu
BahasaSemua bahasa
Bahasa lainnya
Peringkat dari wisatawan
425
301
81
22
7
Lihat opini wisatawan:
Penyaring yang dipilih
Saring
Memperbarui daftar...
1-6 dari 836 ulasan
Diulas pada 9 Januari 2020 via perangkat selular

Sangat bahagia apabila saya bisa mewujudkan keinginan keluarga untuk berlibur ke Danau Toba,indah nya Danau Toba memancarkan kebahagian tersendiri bagi kami pengunjung.danau yang dikelilingi pegunungan yang indah menambah kesejukan.kota wisata budaya yang kental membuat kami berkunjung ke beberapa museum untuk memakai Baju busana adat batak,dan ikut menari Tor-tor batak.kita hanya dikenakan biaya akomodasi Rp10000 untuk setiap.pengunjung yg memakai baju adat batak.untuk menari di sigale-gale di hitung juga per kepala.dan tak lupa kami berbelanja sorvenir khas Toba yaitu pakaian dan Sarung.berlibur murah dan kamu juga bisa memesan penginapan disekitar danau toba.

Tanggal pengalaman: Maret 2019
Terima kasih 652dewis
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 18 November 2019 via perangkat selular

datang kesini sudah lama dan semoga semakin tetata lagi, lebih rapi serta bersih

menjadi salah satu objek wisata yang di dukung sama pemerintah untuk semakin datang ke danau toba

saya sangat senang apabila danau toba semakin terkenal sampai seluruh dunia

Tanggal pengalaman: Desember 2018
Terima kasih omgembuljajan
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 31 Oktober 2019

Desa Meat ada di kecamatan Tampahan Kabupaten Toba Samosir. Hanya 30 Menit dari Bandara International Silangit. Desanya bersih, sejuk dan indah. Dibawah perbukitan dan dipinggir Danau Toba. Cocok untuk traveling. Viewnya perbukitan dan hamparan Danau Toba.
Untuk menginap? Ada 1 motel. Namanya Motel Meat. Motelnya persis di pinggir Danau Toba. Kamarnya bersih, ada kamar mandi diluar.
Disamping Motel ada rumah Batak. Sangat menarik.
Silahkan berkunjung.

Tanggal pengalaman: Oktober 2019
Terima kasih Bonatuasiregar
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 25 Oktober 2019

Visit ke sini Desember 2018 bareng keluarga. Tujuan utamanya mau ke Dolok Sanggul tapi disempatkan mampir ke Danau yang penuh legenda ini. Akses jalan aspal hanya saja cukup banyak yang rusak. Pemandangan cantik banget apalagi setelah ada aturan tidak boleh ada keramba ikan didanau toba jadi danaunya bersih. Kalau punya waktu lebih mampir ke Samosir naik kapal dari Pelabuhan Aji Bata tiket cukup murah dijamin worth it.

Tanggal pengalaman: Desember 2018
Terima kasih budiantosilaban
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Diulas pada 21 September 2019

Halo, ini pertama kalinya ceritakan pengalaman saat liburan saat cuti bersama jadi ga mikirin kerjaan deh.

senang bgt karena saat liburan sekeluarga, sebelumnya ortu sudah berangkat duluan awal desember, lalu nyusul lah ke 2abangku sekitar minggu ke 2nya (lupa tanggal) dan nyusul aku dan kakakku pulang ke kampung tanggal 22 Des 2019 dengan penerbangan cgk - silangit dengan pesawat sriwijaya jam 07:00 wib.

Setelah tiba dibandara @soeta seperti biasa cek-in dll dan akhirnya tiba di silangit (pertama kalinya mendarat di bandara silangit dan karena bandara ini masih baru jadi banyak renovasi dan panas dibandara). Tiba dibandara seperti pada umumnya ambil koper. Keluar dari bandara kaget banyak orang yg menyediakan jasa antar smp tujuan dengan harganya yang lumayan mahal untungnya sebelumnya kita sdh di saranin oleh orangtua jika tiba dibandara langsung naik bus (seperti dambri) jurusan ke pangururan.*ga ingat tiba dibandara silangit karena sdh capek dan ngantuk.

Setelah tanya beberapa orang dan akhirnya kita ketemu busnya tujuan ke terminal pangururan, sebelum naik bus kita kayak di cek boarding pass dan ktp. ga smp tunggu 5menit bus pun jalan dan penumpangnya kita berdua (sama kakakku). Perjalanan dari bandara ke terminal pangururan menempuh waktu 3jam (luar biasa), di dalam bus tersebut kita ber4 yaitu sopir, pramugari dan kita berdua + ditambah juga dapat welcome drink. Selama perjalanan asli aku cuma bisa tidur karena aku gampang pusing (untung aja bawa antimo) . Sekitar jam 12siang tiba di menara padang tele, makan dan foto" dan ternyata saat aku tidur, kakakku ngobrol dengan Pak Sopir karena kita bakal lewat tele jadi kakakku minta untuk nanti berhenti sebentar di menara padang tele untuk makan siang dan berfoto".

Setelah tiba di Terminal Pangururan kita dijemput sama papa padahal bisa naik bentor (becak motor) kayaknya sih papa bosen kali dirumah mulu akhirnya dia jemput kita di terminal dan ga jauh dari terminal sekitar 30menit tibalah sekitar jam 4sore kita di rumah opung dari mama (kakak nenek). Untuk hari pertama tiba di samosir kita ga kemana" karena sudah lelah.

Hari ke 2 :

08.00 - 09.00 wib sarapan dengan mie gomak (1porsi 5rebu isinya banyak bgt bisa u/ 2orang)
10.00 - 11.30 wib perjalanan dari Panguruan menuju pasir putih parbaba (biaya masuk per orang sekita 20rb)
Lalu jalan" dan foto sekitar pasir putih tersebut, kita ditawarin cobain speedboat harganya lumayan 700rb tapi karena pintar nawar akhirnya 350rb u/5 orang hahaa disni yang naik speedboat kecuali papa (murceh *murah cekalih*).
17.00 - 19.00 wib kita tiba di sekitar pasar pangururan dan cobain makanan bakmi b2 yang enak bgt harganya sekitar 30rb/porsi (lagi dan lagi 1 porsi isinya banyak bgt), dan lupa nama tempat makannya tapi terkenal kok bakmi b2 terenak di sekitar pasar pangururan.
20.00 - 20.30 balik kerumah dan istirahat

Hari ke 3 :
08.00 - 10.00 ziarah ke kuburan opung dan tulang (berdoa untuk segalanya) dan lanjut main di danau toba ga jauh dari kuburan.
11.00 - 13.00 wib siap" dan tiba di tomok, belanja, nikmatin sejarah dan nikmatin tarian menggunakan ulos
14.00 - 19.00 wib setelah makan bakso sekitar tomok dan tiba di rumah

Hari ke 4 :
08.00 - 10.00 wib persiapan dan tiba pulau malau, ini menariknya pulau ditengah" danau toba. Terus kalo kita nyebrang ke pulau itu bakal nikmatin bango putih menurut orang sekitar kalau kita berangkat dan pulang disambut dengan bango putih kita bisa berdoa kepada diataa untuk minta permintaan dan kerennya lagi di pulau itu ada hotel dan ada penghuninya dan nikmatin sejarah tentang pulau ini.
19.00 - itu ga kemana" karena sudah menghabiskan waktu di pulau dengan makan siang dan berenang dipulau

Hari ke 5 :
05.00 - 06.00 persiapan pulau dan balik ke terminal naik bus (semacam dambri kalo di jkt) untuk pulang ke jakarta.
10.00 - 13.00 tiba di cgk dan di rumah untuk istrht.

Sebenarnya kalo aku pribadi masih libur hingga tanggal 01 Jan 2019 tapi karena kakakku tanggal 27 & 28 des masih masuk kerja akhirnya kita pulang duluan dan yang lain pulang minggu ke 2 dibulan januari.

Terima kasih

Tanggal pengalaman: Desember 2018
Terima kasih yuliaelisaa
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Lihat ulasan lainnya