Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web Tripadvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.
Hubungi akomodasi untuk mengetahui ketersediaan.
Tersedia hotel serupa.
Lihat semua
Hotel Terdekat
Ulasan (2)
Saring ulasan
2 hasil
Peringkat dari wisatawan
0
0
0
0
2
Jenis wisatawan
Bulan tertentu
BahasaSemua bahasa
Peringkat dari wisatawan
0
0
0
0
2
Lihat opini wisatawan:
Penyaring yang dipilih
Saring
Memperbarui daftar...
Ulasan ini diterjemahkan dari bahasa Inggris. Lihat ulasan asli
Diulas pada 7 September 2010

Tempat ini merupakan kemah selancar yang diiklankan melalui internet sebagai pelayanan inklusif menyeluruh yang mencakup penjemputan di bandara, sarapan, dan sarana transportasi speed boat menuju dan dari tempat selancar.
Akomodasi ini terdiri dari tempat tidur susun bergaya asrama dalam sebuah rumah kecil dengan 4 kamar.
Rumah ini dihuni oleh banyak tikus. Meskipun sang pemilik akan mencoba meyakinkan Anda bahwa mereka adalah tupai.
Sarapan pagi terdiri dari mi dan telur goreng setiap pagi. Sarapan lainnya adalah nasi goreng, kecuali untuk malam meksiko berupa kacang yang digoreng ulang dan taco!
Tidak terdapat tanda-tanda adanya buah atau daging.
Sang pemilik beralasan bahwa karena Ramadhan dia tidak dapat membeli makanan apapaun. Di bawah rumah terdapat anjing-anjing liar yang melahirkan banyak anak anjing yang diberi makan berupa makanan yang tidak termakan yang tidak mau dimakan oleh para tamu.
Saya juga melihat sebuah ayam mati yang tetap berada di samping rumah selama 3 hari sebelum akhirnya menghilang...mungkin dimakan oleh tikus-tikus.
Masalah yang paling mengkhawatirkan dengan resor ini adalah penggunaan obat-obatan terlarang secara bebas oleh pemilik resor ini.
Mempertimbangkan sikap pemerintah Indonesia terhadap penggunaan obat-obatan terlarang, sang pemilik resor tampaknya tidak sadar dengan kemungkinan bahwa dia dan tamu-tamunya bisa terlibat di dalamnya.
Dari pengalaman saya di Indonesia, saya yakin ini hanya masalah waktu saja sebelum akhirnya orang ini akan menjadi narapidana Indonesia akibat penggunaan obat-obatan terlarang.
Saya hanya berharap tidak ada tamu tidak bersalah yang terlibat di dalamnya.
Biaya resor ini adalah sebesar 120 Dollar Australia per hari meskipun sebenarnya terdapat sebuah rumah 20 kaki di sebelahnya yang mengenakan biaya 5 Dollar per malam dan 10 Dollar untuk 3 kali makan dalam sehari dengan makanan yang lebih baik.
Kapal-kapal yang digunakan untuk membawa para tamu bahkan tidak memiliki tangga untuk memanjat kembali ke atas kapal atau sebuah papan pijakan. Padahal kapal-kapal serupa lainnya memiliki fasilitas-fasilitas dasar seperti ini.
Saat saya di sana, setiap tamu pulang lebih awal dan mengeluh.
Saya yakin ini akan menjadi 1 dari sekian banyak ulasan yang serupa....jangan mau ditipu atau risiko dipenjara!

2  Terima kasih johnyGoldcoast
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota TripAdvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.Ulasan asli dikirim dalam Inggris pada www.tripadvisor.com.au. Lihat ulasan asli