Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web Tripadvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut: Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.
Jatuh sakit saat berlibur adalah hal yang merepotkan, namun jika Anda harus berada dalam situasi seperti itu, Montpellier adalah tempat yang tepat. Selama berabad-abad, kota ini telah menarik minat banyak orang untuk belajar ilmu kedokteran. Bangsa Moor mendirikan sekolah kedokteran pada abad ke-9 dan fakultas kedokteran Université Montpellier didirikan pada tahun 1220. Setelah dokter setempat memeriksa kesehatan Anda, kunjungilah katedral, rumah besar, dan gedung opera di kota ini.
Kota nelayan Saintes-Marie-de-la-Mer yang menawan di Laut Mediterania ini menawarkan cahaya matahari dan pesona keindahan, begitu indahnya sehingga pelukis besar Vincent van Gogh menggambarkan suasana jalanan dan lautnya. Di sela waktu makan siang dan berbelanja, kunjungi gereja monolitik Three Saint, gereja batu bergaya Romawi yang dibangun pada abad ke-12. Museum dan arena adu bantengnya akan mendorong semangat kebudayaan Anda. Nikmatilah ikan segar dan kerang besar di salah satu kafe dan restoran terbaik di Sainte-Marie-de-la-Mer.
Sejumlah teluk kecil yang tersembunyi menghiasi pesisir Cadaques yang tenang, menciptakan serangkaian pantai pribadi di dekat perbatasan Prancis. Karena hanya dapat diakses oleh kapal, Anda bebas berenang dan berjemur di sore hari tanpa keramaian atau menyewa perahu dan mengarungi garis pantai yang berbatu.
Tempat kelahiran Nabi Muhammad merupakan pusat spiritual Islam dan tertutup untuk non-Muslim. Rukun Islam menyatakan bahwa semua umat Muslim yang mampu secara materi harus melakukan ibadah haji, ziarah ke Mekkah sekali dalam hidupnya. Umat Muslim yang mengunjungi kota suci ini tidak hanya dapat mengunjungi bangunan dan situs religi yang penting dalam agama Islam, misalnya Masjid Al Haram (Masjid Suci), Gunung Cahaya (Jabal Nur), Batu Hitam (Al-Hajar Al-Aswad), dan Sumur Zamzam, namun juga diampuni semua dosanya.
Montreal, c’est si bon! Kota berbahasa Prancis ini dianggap sebagai ibu kota budaya Kanada, dan merupakan kosmopolitan dengan gaya Québécois. Rasakan suasana Eropa dengan menelusuri jalan berbatu dan melihat bangunan megah di Vieux-Montréal menggunakan kereta kuda. Kunjungi Basilique Notre-Dame yang dihiasi kaca patri, serta distrik Plateau Mont-Royal yang menarik dengan deretan butik dan kafe cantik. Nikmati sepiring besar poutine (kentang goreng yang disajikan dengan saus kental dan dadih keju) sebelum tur di Olympic Park yang luar biasa.
Srinigar adalah kota air modern, yang didominasi oleh Danau Dal dan jalur transportasi airnya yang sibuk, Danau Nagin dengan deretan pepohonan di sisinya, serta Sungai Jhelum. Selami kebudayaan lokal dengan mencoba keahlian Anda di air dan menyewa salah satu kapal kayu, yang disebut shikaras, untuk berlayar di siang atau malam hari. Di darat, telusuri lereng bukit terasering Taman Mughal berusia 400 tahun yang dibuat oleh Kaisar Jehangir untuk istrinya. Setelah itu, nikmati pengalaman berbelanja produk-produk kerajinan tangan khas, seperti sutera tenun tangan dan syal bordir.
Harga adalah harga rata-rata per malam yang disediakan oleh mitra kami serta mungkin belum termasuk semua pajak dan biaya. Pajak dan biaya yang ditampilkan hanya merupakan perkiraan. Untuk selengkapnya, lihat di mitra kami.