Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web Tripadvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.
Simpan
Outer Ring Road - East Coast, Pemenang, Nusa Tenggara Barat 83352 Indonesia
Harga terendah untuk waktu menginap Anda
Booking.com
US$59
Lihat Penawaran
Hotels.com
US$73
US$52
Lihat Penawaran
HEMAT US$21
Trip.com
US$73
Lihat Penawaran
Expedia.comUS$52
TravelocityUS$52
Orbitz.comUS$52
Harga di atas disediakan oleh mitra untuk satu kamar, dengan aturan hunian bervariasi sebagaimana disediakan oleh properti, serta belum termasuk semua pajak dan biaya. Untuk selengkapnya, lihat di mitra kami.
Wisatawan (360)
Kolam Renang & Pantai (56)
Bersantap (54)

Tentang

No. 33 dari 295 Penginapan khusus di Gili Trawangan
Lokasi
Kebersihan
Layanan
Nilai
Fasilitas properti
Internet Kecepatan Tinggi Gratis (Wi-Fi)
Kolam renang
Sarapan gratis
Pantai
Penyewaan sepeda
Spa
Penyimpanan koper
Layanan concierge
Wi-Fi
Handuk kolam renang/pantai
Kolam renang luar ruangan
Bar/lounge
Restoran
Tersedia sarapan
Bermain kano
Aktivitas menyelam
Lintas alam
Menunggang kuda
Golf mini
Snorkeling
Hiburan malam
Memancing
Layanan pijat
Hotel bebas rokok
Layanan cuci pakaian
Layanan setrika
Tampilkan lebih banyak
Fitur ruangan
AC
Layanan kebersihan kamar
Layanan kamar
Lemari Besi
Minibar
TV layar datar
Jenis kamar
Kamar bebas rokok
Ruang keluarga
Baik untuk diketahui
KELAS HOTEL
KATEGORI HOTEL
Keluarga
Menawan
Bahasa yang Digunakan
Indonesia, Inggris
362Ulasan1T+J1Tips kamar
Peringkat dari wisatawan
  • 201
  • 103
  • 23
  • 21
  • 14
Bulan tertentu
Jenis wisatawan
Bahasa
  • Lainnya
Penyaring yang dipilih
  • Saring
  • Indonesia
+1
Walaupun jauhnya bandara praya ke penyebrangan gili trawangan semua terbayarkan oleh keindahan gili trawangan , hotel depan pantai, cuma pelayanan kurang memuaskan , petugas hotel terlalu santai ,saya punya pengalaman mau pulang pesawat pagi, ngk ada org diresepsionist sementara saya hrs naik speedboat pagi
Selengkapnya
Saya berada di Samba Villa Gili tahun lalu, saya menyewa kamar untuk 2 orang dengan harga yang bagus (di bawah 1 juta pada peak season). Setibanya di pelabuhan Gili Trawangan, hanya tinggal berjalan ke arah kanan lurus terus mungkin hanya 5-10 menit, saya pikir tidak butuh cidomo karena barang saya pun hanya tas kecil, dengar-dengar harga cidomo cukup mahal sekitar 50rb. Ketika datang dan check-in, saya terkejut karena diberikan kamar family room walaupun hanya berdua. Untuk family room, ada ruang televisi, queen bed 2 dan kamar mandi yang sangat unik tanpa atap. Benar-benar pengalaman baru dan sangat unik, airnya tawar berbeda dengan hotel lain yang memakai air asin untuk keperluan toilet. Saya sangat puas berada di hotel ini walaupun hanya 1hari, di depan Samba ada cafe kecil untuk makan dan minum. Malam hari saya menghabiskan minum beer di tempat ini dengan pemandangan pantai yang sangat tenang dan indah. Oya, dengan harga segitu kami juga mendapat breakfast nasi goreng yang bisa kami makan di cafe Samba tsb. Kegiatan yang bisa dilakukan di tempat ini adalah berenang, snorkling dan bersepeda. Samba menyediakan sepeda untuk disewakan, harganya 60rb per hari. Overall, saya puas dan akan kembali lagi ke hotel ini karena bersih,nyaman, tenang, ekslusif tapi harga wajar. Terima kasih Samba.
Selengkapnya
Kami menginap selama 5 malam pada akhir Januari di The Family Villa. Para stafnya sangat membantu dalam memastikan kami mendapatkan pelayanan dan memberi beberapa aktivitas rekomendasi di pulau ini. Suite untuk keluarga memiliki kolam renang privat namun dapat diakses oleh orang lain jadi waspadalah, meski hal itu bukanlah masalah bagi kami. The Family Villa menyediakan pemutar DVD yang sangat membantu untuk menyaksikan film bersama anak-anak kami pada siang hari. Snorkeling sangatlah menyenangkan namun pastikan Anda menyewa boat dengan lantai kaca dan menyelamlah di dekat area reruntuhan kapal dekat Gili Meno. Secara keseluruhan persinggahan kami di Samba sungguh menenangkan, para stafnya membantu dan ramah. Sam beserta timnya sangat membantu kami. Patut diingat ini adalah sebuah pulau dan ada kemungkinan terjadi mati listrik, dan makanan di pulau ini mungkin memiliki kualitas yang beragam. Terdapat lalat saat kami di sana namun saya mendapat informasi bahwa mereka lebih berbahaya jika mendekati musim penghujan, selain itu aman. Kesimpulannya, kami merasa senang di sana.
Selengkapnya
Tanggapan dari SambaVillas, Guest Relations Manager di Samba Villas
Ditanggapi 28 Jan 2013
Dear Boydell and Family... Greeting from Samba Villas and We are thank You very much for your helpfully words, that's really we want to improve our capacity... Regards - Zhema
Selengkapnya
Bagus / Lokasinya strategis / dekat dengan pantai / sarapannya memuaskan... Satu-satunya masalah kecil adalah AC-nya sangat baik namun kamarnya juga memiliki kipas angin yang juga membantu... Hotel tergolong bersih untuk harga yang ditawarkan, saya akan merekomendasikan tempat ini, namun terdapat cukup banyak akomodasi yang tersedia di pulau - harap diingat...
Selengkapnya
Tanggapan dari SambaVillas, Guest Relations Manager di Samba Villas
Ditanggapi 2 Feb 2013
Hi Shanne... Thank You very much for your kindly time to write a review it was made us really happy for your experience time during your stay with us, will keep on mind try to do more
Selengkapnya
Kami menginap selama satu malam pada bulan Oktober di sebuah suite keluarga. Sebagai awal, sang pemilik bernama Sam menawarkan untuk mengatur transportasi dari bandara Lombok menuju vila - ya, kami merasa tarif yang ia tawarkan terlalu tinggi jika dibandingkan dengan tarif taksi yang ada di area bandara, namun karena tahu kami terdesak oleh waktu dan merasa ini adalah alternatif tercepat maka kami menerima tawarannya. Pertama, tidak ada supir. Kami menghubungi Sam dan ia berkata "Supirnya sudah berangkat, ia akan telat sampai". 15 menit kemudian kami kembali menghubungi Sam dan ia menjawab "Supirnya sudah sampai, namun ia tak dapat melihat kalian". Ini agak aneh karena kami adalah satu-satunya keluarga yang tersisa di situ. 15 menit kemudian kami menelepon lagi dan ia berkata bahwa ia telah menyuruh seorang supir baru yang lupa untuk pergi menjemput kami. Ini berubah menjadi situasi "Ups, saya lupa untuk mengaturnya" jadi kami putuskan untuk memanggil taksi untuk mengantarkan kami ke tempat pemberhentian boat. Untungnya ia dapat menyediakan sebuah boat untuk penyebrangan kami ke Gili. Sebuah awal yang naas. Boat kami tak dapat menepi di pantai seperti yang telah dijanjikan, jadi kami menepi di dermaga dan berjalan kaki menyusuri pantai dalam jalur singkat menuju ke Samba Villa. Jalur tersebut memisahkan pantai dari penginapan, jadi pada sisi kanan Anda terdapat restoran dan pantai, dan di sisi kiri terdapat penginapan. Kami tiba di Samba dan melihat tanda "Kolam renang ditutup untuk pemeliharaan", yang kami kira hanya berlangsung selama satu jam. Ternyata tidak demikian; kolam tersebut tetap ditutup tanpa penjelasan apapun selama kami menginap di sana. Sam meminta maaf karena kekacauan yang terjadi pada proses transfer kami dan membuatkan jus segar untuk kami, lalu mengantarkan kami ke vila. Kami merasa kecewa melihat lingkungannya - utamanya terdiri dari tanah berpasir dengan kebun kaktus dengan tepian batu bata. Vilanya merupakan setengah bagian dari gedung, dan memiliki atap yang sama dengan vila lainnya. Dan suhu di situ amat panas. Ia menyalakan AC dan sebuah pendingin udara berukuran besar, keduanya tampak tidak efektif bahkan saat menyala selama lebih dari empat jam. Harus saya akui kamar mandinya indah - dengan ruangan terbuka dan luas. Ranjangnya - ganda dan dua tunggal - juga bagus dan bersih. Kami menuju pantai yang indah dan berpasir putih dengan area berenang cantik yang dapat diakses melalui kanal melewati bebatuan menuju ke kolam laut berwarna kebiruan. Kami bersantap di area pantai di salah satu restoran tepi pantainya, dan makanannya bisa dikatakan biasa saja. Persinggahan kami secara kebetulan berbarengan dengan perayaan religius Idul Adha,di mana para umat Muslim mengaji mulai pukul 3:30 sore hingga tengah malam dan tampaknya dikumandangkan ke seluruh pulau - suaranya sangat keras dan dapat terdengar di manapun Anda berada, terlebih di unit kami dan sangat terdengar jelas di kamar mandi. Kami bahkan dapat mendengarnya di bawah air saat snorkeling (kami menyewa perlengkapan snorkeling dll dengan harga sangat murah dari pantai). Harap dicatat bahwa kami bukannya tidak menghormati festival keagamaan milik kebudayaan lain, hanya saja hal ini sangat mengejutkan bagi kami! Malam itu, semua restoran di pulau (jika buka) memiliki jumlah staf yang sangat terbatas dikarenakan mereka semua menghadiri festival, dan makanan serta pelayanannya juga di bawah standar. Pengajian berhenti saat tengah malam dan kami hampir saja tertidur, tetapi AC kami mengalami arus pendek hanya saat tengah malam. Kami menuju resepsionis dan seseorang datang dan melakukan sesuatu lalu AC-nya menyala lagi, namun kami segera menyadari bahwa hanya angin yang keluar, bukan udara dingin dan tak dapat dihidupkan kembali. Tak ada yang peduli pada saat itu, para staf resor tak peduli dan akhirnya kami pun ikut tidak memperdulikannya, Kami menyerah! Untuk memperburuk keadaan, para tamu di bagian lain vila kami juga keluar saat terjadi masalah AC, namun mereka berkata mereka kedinginan di vila sebelah. Lalu pada pagi-pagi buta pengajian kembali berkumandang - sekali lagi harap diingat bahwa kami bukannya tidak menghormati adat ini ataupun liburan keagamaan mereka, kami hanya turut menyebutkan tentang ini dalam ulasan agar orang lain dapat sadar akan adanya peristiwa seperti ini. Kami merelakan waktu tidur kami dan menuju ke pantai untuk berenang dan menikmati sarapan, yang disertakan dalam paket dan memiliki menu yang lezat. Kami berenang sampai tiba waktunya kami kembali ke bandara Lombok dan semuanya berjalan lancar. Akankah kami menginap lagi di Samba? Tidak. Apakah saya gembira dengan persinggahan ini? Ya. Apakah kami akan mengunjungi Gili lagi? Tidak - merupakan petualangan tersendiri untuk sampai ke sana, namun bagi kami hasilnya tidaklah sepadan karena hanya terdapat pantai dan snorkeling serta meski saya tentunya dapat melihat daya tariknya bagi mereka yang tak cukup beruntung untuk tinggal di pantai dengan pasir putih dengan aktivitas menarik di hadapan Anda, bagi kami itu hanyalah sebuah pengalaman...
Selengkapnya
Sebelumnya
KISARAN HARGA
US$49 - US$101 (Berdasarkan Tarif Rata-Rata untuk Kamar Standard)
NAMA LAIN
samba villas hotel gili trawangan
LOKASI
IndonesiaNusa Tenggara BaratLombokPemenangKepulauan GiliGili Trawangan
JUMLAH KAMAR
15
Pembayaran yang dilakukan mitra mempengaruhi urutan tampilan harga dan, untuk urutan susunan unggulan atau bersponsor, pembayaran mitra juga dapat mempengaruhi urutan pencantuman akomodasi.
Apakah Ini Daftar Tripadvisor Anda?

Anda pemilik atau pengelola properti ini? Klaim daftar Anda secara gratis untuk meninjau serta memperbarui profil, dan masih banyak lagi.

Klaim Daftar Anda
Tanya Jawab tentang Samba Villas
Apa saja objek wisata populer yang dekat dengan Samba Villas?
Objek wisata terdekat antara lain Gili Trawangan Island (0,4 km), Masjid Agung Baiturrahman (0,2 km), dan Gili Trawangan Turtle Hatchery (0,1 km).
Apa saja fasilitas properti yang tersedia di Samba Villas?
Beberapa fasilitas lebih populer yang ditawarkan antara lain wi-fi gratis, sarapan, dan kolam renang.
Apa saja fasilitas kamar yang tersedia di Samba Villas?
Fasilitas kamar terpopuler antara lain minibar, penyejuk udara, dan tv layar datar.
Apa saja pilihan makanan & minuman yang tersedia di Samba Villas?
Tamu dapat menikmati sarapan, restoran, dan lounge selama menginap.
Apa saja restoran yang dekat dengan Samba Villas?
Restoran dengan lokasi strategis antara lain Non Solo Pizza, Hellocapitano Lifestyle Cafe, dan Fat Cats Bar & Restaurant.
Apakah ada tempat untuk berolahraga di Samba Villas?
Ya, selama menginap, tamu dapat menggunakan kolam renang.
Apakah Samba Villas berlokasi dekat dengan pusat kota?
Ya, jaraknya 0,2 km dari pusat Gili Trawangan.
Apa saja bahasa yang dikuasai oleh staf di Samba Villas?
Stafnya dapat berbicara dalam beberapa bahasa, termasuk bahasa bahasa inggris dan bahasa indonesia.