Rasa Seni Hotel Resort

Rasa Seni Hotel Resort

Sicht auf die Zimmer mit Meerblick
Wisatawan (1)
guest from svedia
Bersantap (2)
Garden view rooms and Studio (up)
Kamar & Suite (2)

Lihat harga untuk tanggal wisata Anda

Hubungi akomodasi untuk mengetahui ketersediaan.
Tersedia hotel serupa.
Lihat semua

Tentang

2,5
No. 6 dari 6 hotel di Pulau Weh
2,8 dari 5 lingkaran
Lokasi
2,5 dari 5 lingkaran
Kebersihan
2,6 dari 5 lingkaran
Layanan
2,5 dari 5 lingkaran
Nilai
Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan kami.Sempurnakan daftar ini
Fasilitas properti
Internet
Sarapan gratis
Restoran
Pantai
Transportasi bandara
Pusat Bisnis dengan Akses Internet
Layanan concierge
Layanan cuci pakaian
Layanan bus antar jemput
Fitur ruangan
AC
Layanan kamar
Minibar

Lokasi

Anoi Itam, Pulau Weh 0000 Indonesia
14Ulasan0T+J0Tips kamar
Peringkat dari wisatawan
  • 4
  • 0
  • 0
  • 2
  • 8
Bulan tertentu
Jenis wisatawan
Bahasa
Penyaring yang dipilih
  • Saring
  • Indonesia
rizpo menulis ulasan Agu 2014
Jakarta, Indonesia63 kontribusi51 penilaian bermanfaat
1,0 dari 5 lingkaran
Saya dan keluarga baru saja check-out hari ini. Ingin segera menuliskan review, supaya yang akan mem-booking hotel atau hostel ini berpikir 10 kali sebelum memilih penginapan ini.
Saat membaca review tripadvisor sebelum memutuskan menginap di hotel ini, saya memang tidak berharap banyak, dan juga pilihan saat libur lebaran memang terbatas. Namun ternyata jauh lebih buruk dari yang dibayangkan; AC tidak dingin, kamar mandi kotor sekali, aliran air kecil, tidak ada toiletries, tidak ada pemanas air (adanya setelah meminjam ke kamar lain). Ekspektasi saya hanya lokasi kurang bagus, sarapan tidak enak, kamar kurang bersih, dan.. kami tidak mendapatkan sarapan juga sih. Tapi yang paling buruk bagi saya adalah aliran airnya yang kecil dan toiletnya yang kotor. Dengan harga yang dibayarkan, melihat pengalaman di kota lain yang lebih mahal, kita biasanya mendapatkan yang jauh lebih baik.
Satu hal yang baik dari hotel ini adalah stafnya yang sangat baik.
Selengkapnya
Tanggal menginap: Juli 2014Jenis trip: Bepergian dengan keluarga
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.
Simon H menulis ulasan Sep 2012
Medan, Indonesia1 kontribusi8 penilaian bermanfaat
1,0 dari 5 lingkaran
Meski staff lokalnya baik, keramahannya lebih dari sekedar senyuman dan basa basi, lebih kepada bagaimana mereka membuat anda merasa. Sarapannya terdiri dari nasi, mie dan sebuah telur. Diletakkan di piring penuh telur, tetapi kami diinformasikan satu per orang! Ada juga lebah yang sangat besar, yang nampaknya cukup umum ada didalam restoran, pemiliknya tampak tidak peduli. 1 dari kamar kami mendapat teko yang rusak, yang lainnya mendapat teko yang bekas digunakan orang lain yang menggodok teh dan belum dibersihkan. (Dan tidak ada teh celup, kopi, krimer atau gula yang disediakan sama sekali). Kamarnya meskipun bagus, tetapi saya pernah merasakan yang lebih baik

Papan chip digunakan untuk pintu-pintu almari rak dan cuaca basah berarti mereka melapuk. Lokasinya menjadikannya sulit untuk membeli apapun karena tidak ada toko lokal dalam jarak yang masuk akal. Kebanyakan pantai di Pulau Weh memiliki coral tajam, tapi pantai di sini khususnya buruk. Saran saya menginaplah di Freddie's, yang biasa tapi tampak diatur lebih baik dan memiliki pantai lebih baik. Kami menginap di sini karena kami memilliki anak-anak dan memerlukan AC.
Selengkapnya
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.Ulasan asli dikirim dalam Inggris pada www.tripadvisor.com.Lihat ulasan asli
Tanggapan dari RasaSeniResort, Owner di Rasa Seni Hotel Resort
Ditanggapi 17 Okt 2012
this review comes from the same source, same family/group than the review..buffet-all you can eat, just made from different paces/computers to make a bad review more strong.
Selengkapnya
Laporkan tanggapan sebagai tidak patut
Tanggapan ini adalah opini subjektif dari perwakilan manajemen, bukan dari Tripadvisor LLC.
capung menulis ulasan Sep 2012
Jakarta71 kontribusi74 penilaian bermanfaat
1,0 dari 5 lingkaran
Pelayanan hotel ini mengerikan. Kami tiba pukul 11 pagi dan sang pemilik / manajer hotel memberitahukan kami bahwa kamar kami belum siap. Kami mengerti bahwa waktu itu adalah setelah bulan Ramadhan dan mereka kekurangan staf. Jadi kami menunggu di sekitar area makan malam dan memesan makan siang. Kami semua bukanlah perokok dan bepergian dengan dua balita. Pria tersebut merokok tanpa henti di depan kami dan anak-anak kami selama dua jam ke depan sembari kami menunggu kamar kami siap. Dia menawari kami makan malam prasmanan, seharga Rp 55.000,- per orang. Kebetulan kami mengetahui bahwa prasmanan tersebut hanya terdiri dari nasi, kari ayam, dan beberapa sayuran campur yang digoreng, ditambah air. Keseokan paginya, kami ditagih Rp 65.000,- per orang. Saat kami mempertanyakan hal ini, dia bilang kami makan terlalu banyak. Errr...aduh? Bagaimana mungkin kami tahu bahwa 'prasmanan' tidak berarti 'semua boleh Anda makan' seperti pengertian aslinya? dan bagaimana mungkin kami tidak makan banyak sedangkan pilihannya hanya sesedikit itu?

Pada suatu waktu, salah seorang dari kami terkunci di luar kamar kami. Kami diberitahukan bahwa mereka belum memiliki kunci cadangan. Kami menunggu sekitar satu jam. Dia memberitahukan kalau kami kemungkinan akan ditagih 1,5 juta Rupiah agar mereka bisa masuk ke dalam kamar melalui atap. Saat kami tanyakan apakah mungkin untuk merusak kuncinya dan kami bisa membayar kunci yang baru, kami diberitahukan bahwa kami kemungkinan akan ditagih 4 juta rupiah karena merusak kunci akan merusak pintunya (pikirkan saja itu bahkan bukanlah pintu yang bagus, Anda dapat mengetahui bahwa itu adalah pintu berkualitas rendah). Pria tersebut tidak membantu sama sekali. Akhirnya dia datang dengan sekitar 30 set kunci dan menghabiskan sekitar 5 menit mencoba masing-masing kunci untuk membuka pintunya. Dia menyerah dan pergi menjauh untuk berbincang dengan personil stafnya. Kami bertanya apakah dia keberatan jika kami mencoba lagi dengan kunci-kunci tersebut, jawaban dia adalah "Tentu. kamu pikir kamu bisa lebih baik daripada saya?" errr...Terima kasih sudah membantu. Dan benar saja kami lebih baik, kami akhirnya berhasil membuka pintu itu dengan salah satu dari ke 30 set kunci tersebut, tidak ada terima kasih untuk mereka.

Pilihan sarapan berupa mie, nasi goreng, dan beberapa telur goreng, serta roti. Tetapi setelah pengalaman ditagih lebih karena 'makan terlalu banyak' di malam pertama, kami terlalu takut untuk makan sarapan, dan hanya makan sangat sedikit. Lokasi dari tempat ini sangat jauh dari mana-mana... jadi tidak seperti seandainya Anda dapat berjalan keluar dan mencari toko kelontong dan membeli sesuatu untuk dimakan / diminum. Di hari pertama sarapan, dia juga menyajikan potongan keju dan sereal. tetapi di hari ke dua, keju dan serealnya kosong dan kami mendapati beberapa buah-buahan (2 macam)

Kami memesan kamar hotel melalui wanita Indonesia ini, yang juga megatur transportasi dan tiket kapal ferry dari Banda Aceh menuju pulau Weh. Sesampainya kami di sana, wanita tersebut tidak lagi terlihat, dan kami diberitahukan oleh staf di sana bahwa wanita tersebut tidak pernah berada di sana. Adalah pria Jerman ini yang mengatur hotel tersebut. Tiket yang wanita tadi jual tampaknya meragukan. Saat kami memesan kapal ferry, kami tidak diberitahukan sama sekali mengenai asuransi. Sesampainya kami di sana, kami ditagih asuransi termasuk ke dua anak kami masing-masing sebesar Rp. 35.000,-.
Saat kami kembali dari pulau Weh ke Banda Aceh, kami diberitahukan bahwa bayi kami tidak memerlukan asuransi, hanya anak yang lebih tua saja dan ditagih sebesar Rp. 40.000,-.
Pada tiket kapal ferry yang kami terima terdapat nama orang asing tertera di dalamnya. Kami curiga dia menjual ulang tiket. Dia juga menawarkan kami tarif untuk transportasi dari pelabuhan menuju hotel. Tetapi setelah kami berada di kapal ferry dalam perjalanan menuju pulau Weh, dia menelepon lagi dan memberitahukan kami kalau harganya naik karena kami bepergian dengan beberapa tamu 'kulit putih'.

Pantai di hotel dipenuhi bebatuan dan tidak cukup memuaskan. Tidak banyak yang dapat dilakukan di sini. Sayangnya kami sudah membayar untuk 3 malam di sana. Kami menghabiskan sepanjang hari keluar mendatangi pantai dan melihat-lihat dan menghabiskan sesedikit mungkin waktu di hotel ini. Kulkasnya bau (jadi kami menghindari meletakkan minuman kami di situ), kondisi kamar cukup bersih. Hanya pelayanannya saja yang SANGAT buruk. Meski demikian, staf Indonesia di sana sangat baik, justru manajer hotel itu yang benar-benar mengecewakan kami dan kami sangat membenci pengalaman kami menginap di sana.

Kami menghabiskan dua malam berikutnya makan di Freddy, yang memiliki pelayanan terbaik, dan prasmanannya terdiri dari dua makanan pembuka yang berbeda, setidaknya 5 macam sayuran dan lauk pauk, serta satu daging utama, dan makanan penutup yang lezat. Terima kasih Freddy karena telah mengobati apa yang bisa menjadi liburan terburuk yang kami alami di pulau Weh, dan untuk membuat kami merasa disambut di sebuah 'prasmanan' lagi. :)

Rasa Seni merupakan tempat untuk orang yang tidak mau melakukan apapun sepanjang hari, bermalas-malas di sekitar (mereka memiliki pemandangan yang sangat indah dan area taman) dan jangan keberatan tidak harus jalan kaki 15 menit mendaki bukit untuk menuju toko kelontong terdekat, jangan keberatan dengan pelayanan yang buruk, dan makan sangat sedikit, dan jangan keberatan dengan sang manajer yang merupakan seorang perokok tiada henti. Tetapi jelas ini bukanlah tempat yang tepat jika Anda punya anak, atau jika Anda ingin berenang di pantai yang tidak memiliki banyak bebatuan sehingga Anda tidak akan melukai diri sendiri, atau jika Anda ingin makan beragam makanan, mendapat sambutan dan pelayanan yang bermanfaat, dan jika Anda tidak ingin ditagih ekstra karena Anda 'kulit putih' atau mendapatkan harga yang meragukan dari dua orang yang berbeda (wanita yang mengaturnya, dan pria yang mengatur hotel).
Selengkapnya
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.Ulasan asli dikirim dalam Inggris pada www.tripadvisor.com.Lihat ulasan asli
Tanggapan dari RasaSeniResort, Owner di Rasa Seni Hotel Resort
Ditanggapi 17 Okt 2012
Hotel Owner’s and Management’s first lesson: Guest are always right. During the last years we had hundreds of guest from many country, different age and character. Also during this stay, the hotel was fully booked and all other guest enjoyed their stay. Buffet: We see it as positive and proof that our food was tastefull, so our Guest could eat untill completely finish 5 (five) complete chicken, made as chicken curry, a big bowl of rice, about 2,5 kg vegetables made as Cabcay, one and half container krupuk plus a big plate of fruit with just 5 people. We also don’t mind, that other 4 guest who booked dinner, didn’t get at time and had to wait untill we cooked new for them. It’s our pleasure to serve this complete dinner for Rp.65.000 include tax and service charge (all children, even older, we didn’t count) while the price for just one chicken on that special time already was Rp.45.000 on the market. We can’t follow the imagination and never heard like this, that BUFFET means ALL YOU CAN EAT. At least this complain is about Rp 4.500.-- If this guest compare to an other accomodation, than should also compare the double price there. About breakfast: never other guest complained and is more than rich. Usually the breakfast who is include the roomrate is a continantal breakfast - extra’s not included, but we serve for our guest’s comfort a buffet include Milk, cereals and cheese pp. without extra charge. We don’t mind that Management’s try to explain get interupted with “shut up, you...” We don’t mind to give rental motorbikes for free – even request was just for couple minutes and come back after more than one and half hour. Within 500 mtr. to the left of Hotel are 3(three) small shops and 1(one) minimarket and about 200 mtr. to the right side of Hotel another small shop and local cafee – sure not made in Jakarta or Medan Style. We don’t mind if guest refill their Liter Bottles any time with drinking water to safe some Rupiah for buying in a shop. Coffee, Tea, sugar or creamer we put for internal reason not in the room at the moment, but on request our guest will get any time for free. We also don’t mind if guest make bad reviews, don’t follow the real follow up to make a story interesting. Breakfast on first day, guest even got 2( two) complete big packs of bread, cheese, plate of eggs, rice, noodles, butter, jam, cereals, milk and fruits. After experience with the dinner at this day was decided by the guest not to have breakfast next day. Just part of group took breakfast on the last morning, we made before check out, even before official restaurant opening time just to let the guest not get out hungry for their travel. We also don’t mind that same group/family make two reviews just from different computers/places and copy/paste parts of other negative review to make the negative more strong. Lock: We are sorry to have safety locks on our doors who not that easy to brake for safety of our guest. To imagine just to brake the lock and it’s done is more than naiv. Our doors are thick and handcurved made from stabil wood and not cheap at all. Unluckywise the guest who checked out some hours before, took the original key with and the driver didn’t bring back yet. We appollogize that this guest left our sparepart key we gave instead of the original in the room and locked the door with press a button iside the door, who must be pressed in purpose to lock the door. Never was talking about 4 million Rupiah, but coyld be if we would follow guest’s request. Clean: We read our Hotel reviews very carefully and do our best to provide clean and comfortable rooms. Especially coz this, we check our rooms carefully and reakt imidiatly if something happen. All rooms and minibars are checked by management before this guest came in and where clean, dry and not smelly. About faulty kettle we got no information otherwise we would change imidiatly. It’s correct that one bedsheet had mistake we couldn’t see by checking the room, but we renewed the complete bed imidiatly. In deed we appreciate the suggestion for guest, who want to stay on a calm and peaceful place, enjoy the comfort of our rooms, use facilities as it should be, the exotic of our surrounding and explore from here out the beauty of the island, snorkel, diving or do many other activities. Anoi Itam is still a remute area what is part of the hotel’s concept to give guest a chance to release stress from big city’s. We appreciate guest, who know about the challanges after a 35 years period of War and Tsunami at least, to develop tourism on this island and see what is done in about just 5 years after tsunami and beginning of accomodation build up instead of complaining what is still not done. The Island is still in the beginning to raise up as tourist island and not yet overdeveloped as many other tourist destination’s. We always do our best to provide a best possible service, starting from booking, transportation until check out, welcome our guest heardly and with respect as long our guest do same to staff and management. Especially for older people and children the reality and our experince shows that guest moved from other places to have more safety and overview special for small children. To reach the sea for swimming we made specially a wide gang to pass in without coral stones. Transportation and Insurance: To safe Rp 5.000 as we suggested for Ferry insurance is up to travellers, we do in good meaning as Ferry accident’s shows... Rasa Seni don’t ever make differences between “white” or “local” guest for transportation, it’s completely taxi assotiation’s behave and not to blame to our Hotel. We do this service just on request and use only serious drivers with acceptable good car’s with price, who is given to us without surcharge. Re-sell tickets ? such a nonsens and shows the real intense of this review.
Selengkapnya
Laporkan tanggapan sebagai tidak patut
Tanggapan ini adalah opini subjektif dari perwakilan manajemen, bukan dari Tripadvisor LLC.
Ulasan berikut diterjemahkan oleh mesin dari bahasa aslinya. Tampilkan terjemahan mesin?
menulis ulasan Okt 2010
Schwaz, Österreich79 kontribusi21 penilaian bermanfaat
5,0 dari 5 lingkaran
Rasa Seni Hotel Resort adalah tempat indah pantai untuk tinggal dan menendang ke belakang. Bungalow baru, luas memiliki furnitur-furnitur elegan dan dekorasi yang menarik. Mereka benar-benar bersih dan sangat nyaman. Makan, disajikan di restoran menyenangkan, lezat-perpaduan masakan Indonesia dan Barat. Pemilik secara pribadi memastikan bahwa Anda sepenuhnya menikmati waktu Anda di resor - dan kita benar-benar lakukan. Dan jika Anda ke menyelam, menyelam operator di utara Pulau menawarkan pick-up layanan.
Selengkapnya
Tanggal menginap: Agustus 2010
5,0 dari 5 lingkaranNilai
5,0 dari 5 lingkaranKamar
5,0 dari 5 lingkaranLokasi
5,0 dari 5 lingkaranKebersihan
5,0 dari 5 lingkaranLayanan
5,0 dari 5 lingkaranKualitas Tidur
Jenis trip: Bepergian dengan keluarga
Didukung oleh Microsoft® Translator
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.
Tidak ada hasil yang ditemukan.Coba ubah atau hapus pencarian Anda untuk membaca tanya jawab.
Bukan properti yang tepat untuk Anda?
Ada lebih banyak tempat yang dapat dipilih di daerah Pulau Weh.
NAMA LAIN
rasa seni hotel pulau weh
LOKASI
IndonesiaSumatraAcehPulau Weh
JUMLAH KAMAR
10
Harga adalah harga rata-rata per malam yang disediakan oleh mitra kami serta mungkin belum termasuk semua pajak dan biaya. Pajak dan biaya yang ditampilkan hanya merupakan perkiraan. Untuk selengkapnya, lihat di mitra kami.
Apakah Ini Daftar Tripadvisor Anda?

Anda pemilik atau pengelola properti ini? Klaim daftar Anda secara gratis untuk meninjau serta memperbarui profil, dan masih banyak lagi.

Klaim Daftar Anda

RASA SENI HOTEL RESORT (Pulau Weh, Indonesia) - Ulasan Hotel - Tripadvisor

Tanya Jawab tentang Rasa Seni Hotel Resort
Apa saja objek wisata populer yang dekat dengan Rasa Seni Hotel Resort?
Objek wisata terdekat antara lain Jaboi Geothermal Spot (5,9 km) dan Bunker Japan (1,6 km).
Apa saja fasilitas properti yang tersedia di Rasa Seni Hotel Resort?
Beberapa fasilitas lebih populer yang ditawarkan antara lain sarapan, restoran, dan transportasi bandara.
Apa saja pilihan makanan & minuman yang tersedia di Rasa Seni Hotel Resort?
Selama menginap, tamu dapat menikmati sarapan dan restoran.
Apakah Rasa Seni Hotel Resort menyediakan transportasi bandara?
Ya, Rasa Seni Hotel Resort menyediakan transportasi bandara untuk tamu. Sebaiknya, hubungi terlebih dahulu untuk mengonfirmasi rinciannya.
Apakah ada situs bersejarah yang dekat dengan Rasa Seni Hotel Resort?
Banyak wisatawan yang senang mengunjungi Bunker Japan (1,6 km).
Apakah Rasa Seni Hotel Resort mudah diakses?
Ya, tersedia akses kursi roda. Untuk permintaan tertentu, lebih baik menghubungi terlebih dahulu untuk mengonfirmasi.
Hal yang Dapat DilakukanRestoranPenerbanganCerita WisataKapal Pesiar