Tangkuban Perahu

3.5
3,5 dari 5 lingkaran2.113 ulasan
Luar biasa
506
Sangat bagus
876
Biasa
483
Buruk
118
Sangat buruk
130

Afriza syukri
93 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Mar 2024 • Teman
Tidak lupa Dan selalu menikmati alam yang 1 ini dengan secangkir kopi hitam.
1 tempat wisata yang sangat keren di bandung lemabang.
Dgn akses jalur masuk yang dalam panjang di tambah dengan hujan...keren luar biasa.
Ditulis pada 13 April 2024
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Muhammad Arya Rangga Fadhila
Palembang, Indonesia60 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Jan 2024 • Pasangan
Gunung Tangkuban Parahu terbentuk sekitar 125.000 tahun lalu di Kaldera Sunda. Gunung ini, menurut T. Bachtiar dan Dewi Syafriani dalam buku Bandung Purba, lebih muda dari Gunung Burangrang. Gunung Burangrang yang terletak di sisi barat Gunung Tangkuban Parahu terbentuk sekitar 210.000 hingga 105.000 tahun lalu. Menurut T. Bachtiar, Gunung Tangkuban Parahu lahirnya setelah terbentuknya Sesar Lembang. Ketika Gunung Tangkuban Parahu meletus, sebagian material alirannya yang mengalir ke selatan tertahan di kaki patahan.
Ditulis pada 24 Februari 2024
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Bella Imut
Korea Selatan164 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Okt 2023 • Keluarga
Pemandangan terbaik. Hawa nyaman banget. Tercium aroma belerang. Tapi masih okelah tidak mengganggu pernafasan. Naik kuda price 50-75ribu. Makanan warung2 tenda indomie 15ribu hahaha Kopi 20ribu. Wajarlah objek wisataaa... Banyak penjual strawberry2 hasil panen sendiri,pilih jgn yg ada kardus didalam mika nya.krn rugi isi sedikit hrga mahal.
Ada foto langsung jadi 20ribu per 1 fhoto. Oke juga utk kenang2an.
Ditulis pada 3 Oktober 2023
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Asep B
2 kontribusi
1,0 dari 5 lingkaran
Agu 2023 • Keluarga
Harga ticket untuk foreigner 10 kali lipat dari harga ticket turis lokal. (Ngak masuk akal)..terus dah masuk mesti bayar lagi untuk ke kawah domas..itu benar2 keterlaluan! Saya tanya petugas, berapa untuk 2 orang terus dia jawab "ngak bisa, mesti satu rombongan, minimal 150rb. Saya rasa tempat wisata ini di sisipi mafia.
Ditulis pada 22 Agustus 2023
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

ANGGREK306
Medan, Indonesia3.710 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Jun 2023 • Teman
Tempat yg indah dengan kawahnya. Terpelihara dengan sangat baik. Banyak yang menawarkan jasa untuk mendorong kita dgn hasil yg cantik. Jasanya hanya ditukar dgn membeli oleh oleh yang dijalankan. Sangat mengesankan
Ditulis pada 23 Juni 2023
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Br14n 1m4g3s
Batu, Indonesia1.221 kontribusi
3,0 dari 5 lingkaran
Nov 2022
Datang ke sini di hari Jum'at sore, disambut dengan kabut pekat dan bau belerang. It's ok, faktor cuaca memang tidak bisa diprediksi. Mungkin beberapa bulan lagi akan kembali kesini ketika cuaca cukup bagus, mengingat pemandangan alam di sini yang luar biasa dan menjadi daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara. Tentu saja tempat ini akan menjadi salah satu destinasi yang direkomendasikan untuk dikunjungi di Jawa Barat.

Namun yang perlu menjadi catatan adalah banyaknya penjual oleh-oleh gelang batu andesit yang bersliweran di antara pengunjung dan menawarkan dagangannya berkali-kali. Tentu saja ini cukup mengganggu kenyamanan pengunjung. Harganya pun fantastis, ditawarkan IDR 75k per gelang, yang akhirnya ketemu di harga IDR 110k untuk sepasang gelang dan satu tasbih batu andesit (belakangan, di tempat parkir, ada yang menawarkan dengan harga IDR 15k). Kenapa tidak disatukan dengan jajaran penjual yang sudah ada di tepi jalan, dibandrol dengan harga yang wajar, dan pengunjung bebas memilih tanpa harus lelah menawar.

Demikian juga makanan dan minuman. Untuk satu gelas bandrek dan satu buah pisang goreng, harus membayar seharga IDR 19K. Entah berapa harganya untuk makanan berat?

Semestinya, untuk obyek wisata berkelas internasional seperti Gunung Tangkuban Perahu, segala sesuatunya bisa dikelola dengan lebih baik lagi, mulai dari gerbang masuk, kawasan parkir bus, penjual, kawasan sekitar kawah dan ketersediaan fasilitas yang bisa meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Ditulis pada 13 Juni 2023
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Sazafa hidayah
4 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Mei 2022 • Keluarga
Parkiran langsung ditempat lihat kawah, lumayan dingin klo pas kabut turun, untuk foto2 hrs segera sebelum kabut, makanan cukup mahal, HTM 35k.
Ditulis pada 7 Mei 2022
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

yudo ae
Pekanbaru, Indonesia41 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Apr 2021 • Keluarga
Pertama kali ksini bersama keluarga, harga tiket masuk 30rb/org, mobil 35rb, parkir 5rb, tukang parkir seikhlasnya (4rb), naik kuda 30rb buat anak2 😄... cukup menyenangkan melihat kawah dan sekitar cm kurang nyaman dengan banyaknya pedagang2 di sekitar bikin suasana gak leluasa menikmati pemandangan. Pengalaman pertama dan akan kembali lg karena sdh tau situasinya.
Ditulis pada 19 April 2021
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Tri Wenda A
Bandung, Indonesia106 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Agu 2020 • Keluarga
Salah satu objek wisata di Bandung, 1 jam dari kota Bandung. Harga tiket masuk lumayan mahal. Disana pemandangan gunung saja sama banyak orang jualan.
Ditulis pada 29 Agustus 2020
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Debora Dolan
Tangerang, Indonesia167 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Mar 2019 • Teman
Indonesia tidak pernah kekurangan stock tempat wisata yang mengagumkan salah satunya Tangkuban Perahu. Tangkuban Perahu merupakan salah satu gunung yang terletak di Jawa Barat. Tapi tenang saja, untuk sampai kepuncaknya kita tidak perlu jalan kaki karena jalannya bisa di lalui dengan kendaraan bermotor. Kalau kesini pasti langsung teringat tentang legenda Sangkuriang. Legenda ini sering didongengin sama Mbah Kakung. Jadi ingat betul bagaimana Sangkuriang yang marah sampai menendang perahu yang dia buat dan jadilah Tangkuban Perahu

Di Tangkuban Perahu kita bisa melihat beberapa kawah karena Gunung Tangkuban Perahu merupakan Gunung Api Aktif. Jadi jangan heran kalau disana kita disambut dengan bau belerang yang sangat menyengat. Kolam kawah yang menyerupai danau menyuguhkan pemandangan yang mengagumkan. Jangan heran banyak wisatawan yang mengabadikan gambarnya. Tapi perlu diingat ya, jangan sampai kita melewati pagar yang sudah dipasang hanya demi sebuah foto karena itu sangat berbahaya.
Ditulis pada 3 Februari 2020
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Menampilkan 1-10 dari 1.023 hasil
Apakah ini daftar Tripadvisor Anda?
Anda pemilik atau pengelola properti ini? Klaim daftar Anda secara gratis untuk meninjau serta memperbarui profil, dan masih banyak lagi.
Klaim daftar Anda

Tangkuban Perahu (Lembang, Indonesia) - Review - Tripadvisor

Semua Hotel di LembangPenawaran Hotel di LembangHotel yang Dapat Dipesan Mendadak di Lembang
Semua hal yang dapat dilakukan di Lembang
RestoranPenerbanganCerita WisataKapal Pesiar