Pusat Orangutan Bohorok di Bukit Lawang

Pusat Orangutan Bohorok di Bukit Lawang ulasan

Pusat Orangutan Bohorok di Bukit Lawang
4.5
Area Wisata Alam& Taman Margasatwa • Hutan
08:00-17:00
Senin
08:00 - 17:00
Selasa
08:00 - 17:00
Rabu
08:00 - 17:00
Kamis
08:00 - 17:00
Jumat
08:00 - 17:00
Sabtu
08:00 - 17:00
Minggu
08:00 - 17:00
Tentang
Saran durasi
Lebih dari 3 jam
Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan kami.
Sempurnakan daftar ini

4.5
143 ulasan
Luar biasa
90
Sangat bagus
31
Biasa
18
Buruk
3
Sangat buruk
1

joeywulfferine
Harau, Indonesia16 kontribusi
so sweet
Jul 2018 • Sendiri
pusat pelestarian orangutan yang sangat direkomendasikanuntuk dikunjungi. dapat membuka hati kita untuk terus mencintai orangutan
Ditulis pada 23 Agustus 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Affan
Jakarta, Indonesia17 kontribusi
Wisata Alam, Orangutan feeding site
Des 2016 • Teman
Bukit Lawang terletak sekitar 2 jam perjalanan dari Kota Medan menuju Kota Binjai dan Bohorok. Banyak angkutan menuju kelokasi tersebut, baik angkutan travel, bus maupun angkutan rental car.

Sangat mudah untuk menjangkau lokasi ini, Dari Medan, terminal Pinang Baris kita bisa menggunakan Pembangunan Semesta yang melayani route langsung ke Bukit Lawang dengan biaya Rp. 50.000,-

Memasuki kawasan Bukt Lawang kita akan disuguhi pemandangan yang sangat indah dengan hamparan hutan hijau yang masih asri dengan kesejukan alam yang sangat imagis.

Ketika kita masuk gerbang wisata, akan disuguhi tiket masuk yang bisa dibilang relatif murah untuk kawasan wisata alam.

Untuk tiket roda 2 Rp. 3000,- sedangkan untuk Roda 4 Rp. 20.000,- dan untuk tiket orang dikenakan Rp. 3000,- per orang. Untuk parkir kendaraan sangat luas, sehingga kita tidak khawatir untuk memarkirkan kendaraan kita.

Banyak aktifitas yang bisa kita lakukan disana. Bisa berenang di sungai dengan menyewa ban Rp. 10.000 dan kita bisa melakukan penyewaan pondok untuk istirahat sekitar Rp. 30.000-Rp. 70.000,- per hari. Untuk penginapan dikawasan ini harganya variatif sekitar Rp. 150.000 - Rp. 400.000,-.

Selain aktifitas itu ada juga aktifitas melihat orangutan di pusat rehabilitasi orangutan Bohorok-Bukit Lawang yang di kelola oleh Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).
Aktifitas ini sangat menarik apabila kita lakukan di pagi hari sekitar pukul 08.30 WIB dan pukul 15.00 WIB karena pada saat itu, orangutan akan diberi makan dan minum susu. Kita juga dapat beraktifitas dengan orangutan tersebut asalkan didampingi pihak TNGL yang bertugas.

Tips

• Pastikan Anda sehat, fit dan siap karena mengarungi hutan Sumatera.
• Membawa obat pribadi,anti nyamuk dan minyak angin.
• Setiap kali Anda perjalanan, pastikan untuk membawa tabir surya dan air.
• Pakai sepatu dengan tapak dan grip yang baik karena tanah selalu licin.
• Pakai baju lengan panjang dan celana panjang.
• Curah hujan Di sini sangat tinggi, disarankan bawa jaket hujan dan tas tahan air untuk menyelamatkan barang-barang bawaan Anda.
• Jangan membuang sampah sembarangan.
• Jangan memberi makan binatang.

Untuk melihat orangutan kita mungkin membutuhkan Jasa pemandu trekking Rp 120.000+20.000 permit/orang, per grup trekking minimal 6 orang. Atau jika Anda sendiri, Anda bisa ikut rombongan dari Polisi Hutan yang melakukan trekking pada jam 9 pagi dan 2 Siang.

Semoga informasi ini sangat berguna.
Ditulis pada 8 Maret 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Ahmad Wijaya
Medan, Indonesia143 kontribusi
Salah satu penangkaran Orang utan dibawah UNESCO
Des 2015 • Keluarga
Tidak Terlalu jauh dari Kota Medan. Terlateak di kabupaten Langkat, di kaki Gunung Leuser. Sangat baik bagi yang suka petualangan karena selain tempat dingin, juga lihat orang utan serta gua kelelawar, Mantap
Ditulis pada 21 November 2016
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Adiputera
Serpong, Indonesia120 kontribusi
Pusat Konservasi yang kembali asri
Agt 2016
Tempat ini pernah mengalami musibah air bah yang meluluh lantakan hampir semua fasilitas penginapan yang berada di pinggiran sungai. Tetapi kini fasilitas tersebut sudah dibangun kembali menjadi lebih baik. Disarankan tinggal sekitar 1 minggu untuk merasakan suasana hutan lindung dan melihat konservasi Orang Utan yang berada di sana.
Ditulis pada 5 Oktober 2016
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

ateepee
Medan, Indonesia62 kontribusi
Hati - Hati terhadap Orang Hutan yang kelaparan, Pilih Pemandu yang Tepat
Okt 2015 • Keluarga
Sebenarnya cukup seru untuk melihat orang hutan di bukit lawang,
namun perlu waspada terhadap hewan primata tersebut.
Kami sekeluarga sempat dikejar OrangUtan yang kelaparan disana, yang ukurannya cukup besar, untung pemandu masih menyimpan cadangan pisang untuk diberikan,
dan akhirnya kami disuruh mengambil jarak selagi pemandu menenangkan orang hutan tersebut.

Tapi tidak perlu terlalu khawatir asal tetap waspada, banyak monyet yang cukup aman untuk didekati kok.
Ditulis pada 11 Februari 2016
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

wilyaintan
Medan, Sumatera Utara, Indonesia227 kontribusi
Menjelajahi Hutan Lindung di Bukit Lawang ketemu Orangutan dan habitatnya
Mei 2015 • Teman
Bila anda ingin menjelajahi hutan bohorok, harap membawa pemandu karena jalannya semakin masuk kehutan semakin rumit dan ada beberapa hewan yang masih liar seperti caroline salah satu orangutan yang badannya agak besar, ia sangat suka mengikutin diatas kepala pengunjung hutan, jangan lari atau berteriak bila anda tidak ingin diserangnya karena ia merasa takut. Waktu kami juga menyewa pemandu hutan dan hasilnya sungguh menyenangkan kami dikenalkan setiap hewan, orang utan dan pohon serta tumbuhan beserta sejarahnya, oh iya kami menggunakan pemandu dari hotel On The Rock. kami mengambil jalan pendek selama 2 jam, pemandu sangat menolong kita karena mereka membantu kita memandu jalan, membantu dijalan menanjak menurun, memberikan aba-aba bila ada lintasan yang dilalui atau dihuni hewan tertentu, menyelusurin mata air dan membantu kami angkat air minum beserta barang. Hutan lindung termasuk hutan basah, hingga cuacanya kadang bisa tiba-tiba hujan, seperti kami hujan dan masih didalam hutan, sehingga pemandu jalan langsung membantu kami keluar hutan sebelum kami kelelahan karena kekurangan udara.
Orang hutan disini banyak namanya dan didalam hutan dilarang berbicara kotor atau tidak sopan, dilarang buang sampah, (pemandu hutan bilang karena sampah sangat menyakiti hutan dan hewan yang akan mengira makanan), dilarang berjalan sendirian.
Ditulis pada 20 November 2015
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

kglim
Medan, Indonesia15 kontribusi
Mininnya sarana dan prasarana Bukit Lawang
Jul 2015
kiranya kita semua masih segar diingatan banjir Bandang yang menporakporandakan bukit lawang beberapa saat yang lalu. setelah itu harapan kita mungkin dengan adanya kejadian itu pemerintah Pusat ataupun melalui pemerintah setempat ( Pemko ), telah merenovasi tempat wisata alam tersebut dengan bagus eh ternyata tidak adanya perubahan yang berarti kali. memang ada perubahan sana sini, misalnya lokasi tempat bermain air dan jembatan penyeberangan dan trotoar pejalan kaki sudah bagus dari sebelumnya. namun secara keseluruhan masih banyak yang perlu dibenahi lagi, sehingga dapat menambah rasa ingin untuk membuat keinginan kunjungan bagi wisatawan lokal maupun manca negara untuk bermain kesana.
Ditulis pada 20 Juli 2015
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Derbi G
40 kontribusi
Tempat yang indah dan asri
Mei 2015 • Sendiri
Bukit lawang adalah tempat wisata yang saya anjurkan bagi pecinta alam karena tempatnya tenang, udaranya sejuk, air sungainya jernih selain itu kita bisa melakukan banyak kegiatan seperti traking,tubing,melihat orang hutan dan mandi-mandi di sungai. pokoknya bagi anda yang suka dengan alam tempat ini sangat saya sarankan untuk menjadi salah satu objek wisata anda
Ditulis pada 28 Mei 2015
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

ArRaSoe
27 kontribusi
Wisata alam yang wajib dikunjungi
Des 2014 • Teman
Saya senang berkunjung ke bukit lawang karena tempatnya yang masih asli, pohon-pohonnya juga masih banyak yang tinggi-tinggi dan besar-besar. Untuk yang suka petualangan dengan sedikit jalan beberapa kilo .. kalian harus mengunjungi tempat ini. Kalian akan takjub ketika melihat orang utan yang bergelantungan di pohon dan jika beruntung anda juga bisa memberikan makan kepada orang utan, dengan catatan untuk orang utan yang sudah jinak ya.
Ditulis pada 15 Mei 2015
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

anggiasiregar
Jakarta, Indonesia64 kontribusi
Orang Utan kebanggaan Sumatera Utara
Okt 2014 • Teman
Selain di Kalimantan, di pulau Sumatera, Orang Utan hanya akan didapati di Sumatera Utara. Dari lokasi parkiran dimana kita tiba ke Bukit Lawang, kita masih harus berjalan sekitar 1,5 kilometer, dan kemudian menyebrang sungai dengan perahu kecil yang bisa mengangkut 6-8 orang. Setelah menyeberang, kita akan naik ke atas menyusuri tangga untuk ke lokasi pemberian makan Orang Utan.

Jangan kaget jika saat mau naik ke atas kita akan dicegat oleh Orang Utan yang ada. Karena seringnya mereka berkeliaran di kawasan itu. Jika tak biasa berolahraga, mungkin naik ke atas akan membuat kaki pegal. Tapi akan terbayar saat bisa melihat Orang Utan di habitat asalnya.
Ditulis pada 25 Maret 2015
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Menampilkan 1-10 dari 41 hasil
Ada informasi yang tidak lengkap atau tidak akurat?
Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan kami.
Sempurnakan daftar ini