Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web TripAdvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.
Simpan
Bagikan
Sorotan Ulasan
Alami, damai dan masih sangat asri

Kalau kamu suka berpetualang dan perjalanan yang menantang, pasti akan menyukai tempat ini. Perlu... selengkapnya

Diulas pada 7 Juni 2018
Elfi H
,
Bali, Indonesia
desa unik dan hawa sejuk di flores

desa yang unik sebutanya desa diatas awan karena dikelilingi oleh pegunungan, jalur selama kita... selengkapnya

Diulas pada 9 April 2018
IMESUMMITS
,
Surabaya, Indonesia
Baca ke-244 ulasan
380
Semua foto (380)
Tampilan layar penuh
Sertifikat Keunggulan
Ikhtisar Wisatawan
  • Luar biasa69%
  • Sangat bagus21%
  • Rata-rata6%
  • Buruk3%
  • Sangat buruk1%
Tentang
Saran durasi: Lebih dari 3 jam
Kontak
| West Manggarai Highlands, Ruteng, Flores 86511, Indonesia
Ulasan (244)
Saring ulasan
134 hasil
Peringkat dari wisatawan
97
25
9
3
0
Jenis wisatawan
Bulan tertentu
BahasaIndonesia
Bahasa lainnya
97
25
9
3
0
Lihat opini wisatawan:
SaringBahasa Indonesia
Memperbarui daftar...
1-10 dari 134 ulasan
Diulas 7 Juni 2018

Kalau kamu suka berpetualang dan perjalanan yang menantang, pasti akan menyukai tempat ini. Perlu tujuh jam perjalanan dari Labuan Bajo sebelum kita ke spot pertama (Desa Denge). Setelah spot pertama naik ojek dan harus tracking 2-2,5 jam lagi dengan berjalan kaki. Pemandangan yang luar biasa...Selengkapnya

Terima kasih Elfi H
Diulas 9 April 2018

desa yang unik sebutanya desa diatas awan karena dikelilingi oleh pegunungan, jalur selama kita trekking menuju ke desa cukup bersih dari sampah dan dilokasi desa waerebo fasilitas listrik dan mck sudah cukup baik.

Terima kasih IMESUMMITS
Diulas 23 Februari 2018 via perangkat selular

Pernah dengar negeri di atas awan nggak? Tapi ini perkampungan yg asli di atas awan guys,lumayan sih trackingnya tinggi.. Tapi kebayar sampai puncaknya...

1  Terima kasih Andri Wahyu R
Diulas 18 Februari 2018

Saya ke sana beberapa hari yang lalu, sudah sejak lama ingin ke sana dan baru kesampaian, meski sampai di desa Denge(Desa Terakhir sebelum melakukan trekking) sudah agak sore, pukul 16.00 saya tetap bertekad untuk trekking dibantu seorang ranger. Karena hanya berdua dengan porter, dan takut...Selengkapnya

Terima kasih Saesars
Diulas 24 Januari 2018

Untuk mencapai tempat ini, kami harus mendaki selama 4.5 jam. Trek yang dilalui berupa tanah dan bebatuan. Di satu sisi bisa merupakan jurang yang rimbun oleh tumbuhan dan dalam. Hati-hati saat musim hujan, karena medan bisa licin dan berbahaya. Saat ke sana, kami didampingi putra...Selengkapnya

Terima kasih anricia
Diulas 17 Desember 2017 via perangkat selular

Traking yang dibutuhkan sekitar 3 jam an. Terasa lelah untuk sampai kesana. Ketika saya sampai tujuan desa waerebo sangat ajaib. Indah dengan 7 rumah bentuk kerucut di atasnya. Dingin dan ramah masyarakatnya.

Terima kasih merlia92
Diulas 12 Desember 2017

Waerebo merupakan salah satu kampung tradisional yang berada di ketinggian 1.117 dpl. Kampung ini sangat unik karena hanya memiliki tujuh buah bangunan rumah tradisional berbentuk kerucut atau disebut dengan nama Mabru Niang. karena berada diatas permukaan yang sangat tinggi sehingga wisatwan dapat menyentuh awan secara...Selengkapnya

Terima kasih Jefri Y
Diulas 9 Desember 2017

Pendakian yang diluar dugaan, kami semunaya pertama menganggap remeh tapi ternyata wow, hampir seperti naik gunung guys, ditambah hujan melanda ketika saya dan teman2 pendakian ke Desa Kerucut Waerebo ini.. harusnya sekitar 2-3 jam bisa sampai namun saya dan kawan2 sampai harus menempuh pendakian selama...Selengkapnya

1  Terima kasih Hotelvid
Diulas 23 November 2017 via perangkat selular

suatu pengalaman yg tidak terlupakan....,agak mistikal karena ada ritual dg pengorbanan hewan ayam dn anak babi...tp ketua2 adatnya sangat ramah dn rendah hati ....tidak ada yang menyeramkan ... untuk pengunjung lansia, disarankan persiapan jalan naik turun bukit sebelumny ....,masyarakat sgt terbuka dg pendatang ..., mereka...Selengkapnya

Terima kasih aryworo
Diulas 5 Juli 2017

Pemandangan sepanjang trekking ke atas bagus, udara bersih, ketika sudah sampai di atas ada upacara penyambutan , cuma karena sudah dikenal oleh turis , rasa lokal agak berkurang karena semua disesuaikan dengan turis, lebih baik dibiarkan apa adanya sesuai kebudayaan mereka karena turis yang harusnya...Selengkapnya

Terima kasih MayWillTravel
Lihat ulasan lainnya
Dapatkan jawaban cepat dari staf Desa Wae Rebo dan pengunjung terdahulu.
Catatan: pertanyaan Anda akan diposting kepada publik pada halaman Tanya Jawab.
Kirim
Panduan yang diposting