Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web TripAdvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.
Sorotan Ulasan
Kampung diatas awan

Wae Rebo adalah list utama saya selama di Flores. Dari Labuan Bajo, perjalanan cukup panjang... selengkapnya

Diulas pada 22 Agustus 2018
Maria Z
,
Melaka, Malaysia
Penuh perjuangan untuk sampai kesini!

Dari kota Ruteng harus melewati perjalanan yang sangat panjang untuk sampai ke titik pendakian... selengkapnya

Diulas pada 8 Agustus 2018
alifataq
,
Bandung, Indonesia
Baca ke-262 ulasan
415
Semua foto (415)
Tampilan layar penuh
Sertifikat Keunggulan
Ikhtisar Wisatawan
  • Luar biasa68%
  • Sangat bagus22%
  • Rata-rata6%
  • Buruk3%
  • Sangat buruk1%
Tentang
Saran durasi: Lebih dari 3 jam
Kontak
| West Manggarai Highlands, Ruteng, Flores 86511, Indonesia
Sempurnakan Daftar Ini
Ulasan (262)
Saring ulasan
143 hasil
Peringkat dari wisatawan
102
29
9
3
0
Jenis wisatawan
Bulan tertentu
BahasaIndonesia
Bahasa lainnya
102
29
9
3
0
Lihat opini wisatawan:
SaringBahasa Indonesia
Memperbarui daftar...
1-10 dari 143 ulasan
Diulas pada 22 Agustus 2018

Wae Rebo adalah list utama saya selama di Flores. Dari Labuan Bajo, perjalanan cukup panjang melewati Desa Todo, Desa Terong dan Desa Denge, kemudian kami melanjutkan dengan ojek motor menuju kaki bukit Wae Rebo. Trekking menuju ke atas 2.5jam dan turun 1.5jam, dianjurkan menyediakan pakaian...Selengkapnya

Tanggal pengalaman: Juli 2018
Terima kasih Maria Z
Diulas pada 8 Agustus 2018

Dari kota Ruteng harus melewati perjalanan yang sangat panjang untuk sampai ke titik pendakian. Sekitar 4-5 jam dengan mobil (melewati gunung, pantai, dan jalan berkelok-kelok). Sampai di titik pendakian harus naik ojek dengan tarif 40 ribu sampai ke pos 1. Jarak dari pos 1 sampai...Selengkapnya

Tanggal pengalaman: Agustus 2018
1  Terima kasih alifataq
Diulas pada 25 Juli 2018

untuk menuju desa.....perjuangannya panjang dimulai dengan perjalanan darat baik dari labuan bajo maupun dari ruteng sudah memakan waktu 3-4jam lalu setelah sampai di kaki bukit, masih harus menempuh pendakian selama 2-4jam. tapi kalo sudah sampai disana............indah...pemandangannya juara airnya segar sekali. fasilitas tempat tinggal tersedia dan...Selengkapnya

Tanggal pengalaman: Juni 2018
Terima kasih melly2002
Diulas pada 7 Juni 2018

Kalau kamu suka berpetualang dan perjalanan yang menantang, pasti akan menyukai tempat ini. Perlu tujuh jam perjalanan dari Labuan Bajo sebelum kita ke spot pertama (Desa Denge). Setelah spot pertama naik ojek dan harus tracking 2-2,5 jam lagi dengan berjalan kaki. Pemandangan yang luar biasa...Selengkapnya

Tanggal pengalaman: Juni 2018
Terima kasih Elfi H
Diulas pada 9 April 2018

desa yang unik sebutanya desa diatas awan karena dikelilingi oleh pegunungan, jalur selama kita trekking menuju ke desa cukup bersih dari sampah dan dilokasi desa waerebo fasilitas listrik dan mck sudah cukup baik.

Tanggal pengalaman: Desember 2017
Terima kasih IMESUMMITS
Diulas pada 23 Februari 2018 via perangkat selular

Pernah dengar negeri di atas awan nggak? Tapi ini perkampungan yg asli di atas awan guys,lumayan sih trackingnya tinggi.. Tapi kebayar sampai puncaknya...

Tanggal pengalaman: Februari 2018
1  Terima kasih AndriWahyuR
Diulas pada 18 Februari 2018

Saya ke sana beberapa hari yang lalu, sudah sejak lama ingin ke sana dan baru kesampaian, meski sampai di desa Denge(Desa Terakhir sebelum melakukan trekking) sudah agak sore, pukul 16.00 saya tetap bertekad untuk trekking dibantu seorang ranger. Karena hanya berdua dengan porter, dan takut...Selengkapnya

Tanggal pengalaman: Februari 2018
Terima kasih Saesars
Diulas pada 24 Januari 2018

Untuk mencapai tempat ini, kami harus mendaki selama 4.5 jam. Trek yang dilalui berupa tanah dan bebatuan. Di satu sisi bisa merupakan jurang yang rimbun oleh tumbuhan dan dalam. Hati-hati saat musim hujan, karena medan bisa licin dan berbahaya. Saat ke sana, kami didampingi putra...Selengkapnya

Tanggal pengalaman: Juni 2017
Terima kasih anricia
Diulas pada 17 Desember 2017 via perangkat selular

Traking yang dibutuhkan sekitar 3 jam an. Terasa lelah untuk sampai kesana. Ketika saya sampai tujuan desa waerebo sangat ajaib. Indah dengan 7 rumah bentuk kerucut di atasnya. Dingin dan ramah masyarakatnya.

Tanggal pengalaman: April 2017
Terima kasih merlia92
Diulas pada 12 Desember 2017

Waerebo merupakan salah satu kampung tradisional yang berada di ketinggian 1.117 dpl. Kampung ini sangat unik karena hanya memiliki tujuh buah bangunan rumah tradisional berbentuk kerucut atau disebut dengan nama Mabru Niang. karena berada diatas permukaan yang sangat tinggi sehingga wisatwan dapat menyentuh awan secara...Selengkapnya

Tanggal pengalaman: April 2017
Terima kasih JefriY29
Lihat ulasan lainnya
Terdekat
Hotel TerdekatLihat 44 hotel terdekat
Rima Hotel
108 ulasan
26,19 km
Komodo Boutique Hotel
71 ulasan
45,51 km
Pavilla Labuan Bajo
18 ulasan
52,75 km
Luwansa Beach Resort
305 ulasan
53,1 km
Restoran TerdekatLihat 133 restoran terdekat
Kopi Mane Inspiration
129 ulasan
26,83 km
Happy Banana Komodo
924 ulasan
53,74 km
Rumah Makan Chacha
129 ulasan
26,29 km
Bistronomy Komodo
226 ulasan
53,72 km
Objek Wisata TerdekatLihat 344 objek wisata terdekat
Tur Berjalan-jalan - Lingko Spider Web Rice Fields
112 ulasan
22,9 km
Pulau Komodo
804 ulasan
52,51 km
Gua Rangko
66 ulasan
51,43 km
Dapatkan jawaban cepat dari staf Desa Wae Rebo dan pengunjung terdahulu.
Catatan: pertanyaan Anda akan diposting kepada publik pada halaman Tanya Jawab.
Kirim
Panduan yang diposting