Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web Tripadvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.

Mercusuar Cikoneng

13 Ulasan
Maaf, tidak ada tur atau aktivitas yang dapat dipesan secara online pada tanggal yang dipilih. Pilih tanggal lain.

Mercusuar Cikoneng

13 Ulasan
Maaf, tidak ada tur atau aktivitas yang dapat dipesan secara online pada tanggal yang dipilih. Pilih tanggal lain.
Tampilan layar penuh
13Ulasan0T&J
Peringkat dari wisatawan
  • 3
  • 7
  • 3
  • 0
  • 0
Jenis wisatawan
Bulan tertentu
Bahasa
Penyaring yang dipilih
  • Saring
  • Indonesia
Tyaz menulis ulasan 4 Nov
186 kontribusi29 penilaian bermanfaat
View laut, bagus, bersih, banyak spot fotonya sayang tidak ada pantainya jadi memang cuma bisa buat foto foto. Lahan parkir mobil di area tempat makan tapiii biaya parkir mobilnya ga masuk akal sih Rp 50.000,- itu parkir ga sampe 1 jam sampai sepedapun kena charge lho. Di karcis parkir ga ada tarifnya. Saran : yang mau parkir tanya dl biayanya brp baru parkir yes. Pls deh gimana mau maju wisata di anyer klo semua maen getok gini yaa
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: Oktober 2020
1 Penilaian bermanfaat
Bermanfaat
Bagikan
evi d menulis ulasan Jan 2020
Pekanbaru, Indonesia30 kontribusi1 penilaian bermanfaat
Drai titik ini, Deandels mengukir keabadian di Pulau Jawa... Anyer-Panarukan Saksi sejarah yg wajib masuk list destinasi di Banten...indah dan iconic. Kabarnya bisa masuk dan naik menara yg setara dg 17 lantai, tp pas dtg rupanya tdk pd jam buka menara. Tetap ga akan nyesal, krn view sekitarnya yang menawan
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: Desember 2019
Bermanfaat
Bagikan
AidanAiman menulis ulasan Jul 2019
Bogor, Indonesia101 kontribusi41 penilaian bermanfaat
Dari plakat di atas pintu masuk menara suar, bangunan ini dibangun tahun 1885. Di halaman menara suar ini juga ada prasati penanda titik 0 (nol) kilometer dari Jalan Raya Pos Anyer-Panarukan yang dibangun Daendels. Pengunjung bisa masuk ke menara suar dengan membayar Rp 30.000 di gerbang depan, tetapi tidak ada bukti pembayarannya. Menara suar bisa dimasuki tetapi hanya sampai lantai kedua.
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: Juli 2019
Bermanfaat
Bagikan
lie.tx menulis ulasan Jun 2019
Bekasi, Indonesia747 kontribusi26 penilaian bermanfaat
+1
Mau parkir di area mercusuar tapi diarahkan ke samping yang notabene adalah wahana pantai sederhana berbayar parkir 30ribu (mahal yak) karena di mall aja 5 ribu per jam anjaaayy ... mercusuar ini tetap megah dan ikonik, buat yang senang moto silahkan mampir, di area ada yang jualan kelapa @10rb, jasa pijit emak-emak @25rb bisa tawar tapi sabar yak namane juga tawar menawar ama emak-emak😅 ada yang nawari ikan asin dari 50rb diturunin jadi 30rb s.d akhirnya nyerah tuu orang karna emang kita kaga ada yang suka, ada juga penjual otak otak segede gaban
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: Juni 2019
Bermanfaat
Bagikan
daru222 menulis ulasan Sep 2018
Purwokerto, Indonesia3.503 kontribusi196 penilaian bermanfaat
+1
Lokasi menara di tepi jalan raya desa Cikoneng berdekatan dengan monumen 'Titik 0 (Nol) Km' - ujung barat jalan raya Anyer-Panarukan oleh Daendels dengan kerja paksa. Tidak ada tiket masuk/gratis,kita bisa berfoto ria didepan mercucuar dan ber-selfie di monumen Titik Nol km karena memang tempat yang bagus untuk spot foto sambil melihat panorama pantai Selat Sunda nan indah dengan aneka tumbuhan/lumut hijau menghiasi koral,air laut bening & ikan hias. Pada saat tertentu pintu mercusuar kuno yang dibangun tahun 1885 oleh raja Belanda Willem-III ini dibuka untuk umum dan pengunjung bisa masuk & naik sampai lantai dua saja,kita bisa menikmati foto-foto/peta/prasasti tentang sejarah berdirinya mercusuar di berbagai tempat,kita juga bisa menikmati view sekitar menara melalui jendela & mengambil foto. Disisi lain terdapat puing mercusuar lama yang rusak akibat letusan gunung Krakatau tahun 1883 lalu, juga ada taman & patung binatang, ada tempat duduk untuk santai sejenak sambil menikmati kuliner/oleh-oleh yang dijajakan pedagang asongan.
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: September 2018
Bermanfaat
Bagikan
Sebelumnya
Tanya Jawab tentang Mercusuar Cikoneng