Kuburan Massal Siron
Tentang
Durasi: < 1 jam
Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan kami.
Sempurnakan daftar ini

4.0
4,0 dari 5 lingkaran13 ulasan
Luar biasa
4
Sangat bagus
6
Biasa
3
Buruk
0
Sangat buruk
0

Ulasan berikut telah secara otomatis diterjemahkan dari bahasa aslinya.
Layanan ini dapat berisi hasil terjemahan dari Google. Google melepaskan semua tanggung jawab, baik tersirat ataupun tersurat, terkait hasil terjemahan, termasuk setiap tanggung jawab atas keakuratan, keandalan, dan jaminan tersirat apa pun tentang kelayakan untuk diperdagangkan, kesesuaian untuk tujuan tertentu, dan kebebasan dari pemalsuan.

tepas2000
Jakarta, Indonesia5.524 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Des 2021
ini adalah kuburan massal mengenang korban tsunami aceh thn 2004. tidak ada prasasti karena semua jenasah dimasukkan ke dalam lubang besar karena tidak dikenal lagi identitasnya. puluhan ribu jenasah ada didalamnya, semoga semua tenang dialam baka. Merinding jika berkunjung kesini
Ditulis pada 30 Januari 2022
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Antohokkeh
1.710 kontribusi
3,0 dari 5 lingkaran
Jul 2018 • Teman
ini adalah tempat dikuburnya korban tsunami pada satu lubang besar karena para mayat yang dikubur disini sudah sulit diidentifikasi
Ditulis pada 7 Agustus 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Afrizal
Aceh, Indonesia184 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Jun 2018 • Pasangan
Meskipun sebenarnya disini adalah kuburan masal para korban tsunamin tahun 2004, tapi dengan design yang futuristik memberi kesan tidak angker seperti layaknya perkuburan masal pada umumnya.
Tamu yang mau ziarah bisa langsunh masuk ke perkarangan kuburan dan disana sudah disediakan mushola kecil dan ada penjaga yang dengan senang hari menjelaskan kepada setiap tamu yang bertanya perihal cerita tetang para korban tsunami yang telah dikubur disini.
Ditulis pada 1 Agustus 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

ms_endang_sr
164 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Mar 2018 • Teman
Disini dimakamkan sebanyak 46.718 korban jiwa, korban gempa dan tsunami yang melanda Aceh tahun 2004. Merinding mendengar kisah dari pemandunya...
Ditulis pada 22 Maret 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Radjasa
Tangerang, Indonesia48 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Jan 2017 • Sendiri
Kepedihan begitu merasuki rongga dada ketika kaki melangkah masuk ke areal kuburan massa di desa Siron-Aceh Besar. Sekitar 20 .000 korban Tsunami terbaring disana tanpa membedakan suku, agama, status sosial. Masih lekat dalam ingatan saya ketika ikut memasukan jenazah satu persatu keliang lahat yang disusun menjadi empat tingkat.Kuburan Massal Siron telah menjadi prasasti ketakberdayaan umat manusia menghadapi cobaan Allah SWT. Mari sejenak kita tundukan kepala untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar kita dijauhkan dari bencana dasyat yang meluluhlantakan umat manusia dan peradabannya.
Ditulis pada 9 April 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Diahdewi
Jakarta, Indonesia180 kontribusi
3,0 dari 5 lingkaran
Mar 2016 • Teman
Saat memasuki kawasan ini suasana sunyi begitu terasa. Tidak ada pengunjung yang saat saat itu, entah karena memang bukan musimnya melancong atau memang tak banyak pengunjung yang datang ke tempat ini. Tak sampai memasuki area nisan, saya pun hanya menyusuri jalan setapak di kawasan ini dan melihat area perkuburan dari jauh.
Ditulis pada 6 Juli 2016
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

AnisaDelft
Jakarta, Indonesia345 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Apr 2016 • Teman
Dari penuturan guide, kuburan ini menjadi salah satu penanda kisah sedih Tsunami yang melanda Aceh. Tak ada tanda nisan kuburan atau apapun karena jenazah dimasukkan dalam lubang besar.
Ditulis pada 7 Mei 2016
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

dodolzk
Jakarta, Indonesia428 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Jan 2016 • Sendiri
Tempat ini adalah salah satu dari beberapa kuburan massal yang dibuat untuk menguburkan korban tsunami Aceh tahun 2004. Sekarang di lokasi ini telah dibuat seperti taman dengan jalan kecil yang mengelilingi tempat ini, sehingga para peziarah lebih mudah untuk meletakkan bunga dan berhenti berdoa.

Tempat ini biasanya ramai dikunjungi menjelang puasa, hari raya, dan peringatan tsunami pada tanggal 26 Desember setiap tahunnya.
Ditulis pada 15 Maret 2016
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Aeisha
Malaysia481 kontribusi
3,0 dari 5 lingkaran
Des 2019
Mengunjungi tempat ini dalam perjalanan ke kota setelah kami tiba di bandara. Tidak banyak yang bisa dilihat di sini, hanya monumen untuk 46.718 korban tsunami di tahun 2004. Saya percaya tempat ini bisa menjadi jauh lebih baik dengan perawatan yang baik.

Catatan: Tidak ada biaya untuk pintu masuk.
Google
Ditulis pada 22 Desember 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.
Apakah ini daftar Tripadvisor Anda?
Anda pemilik atau pengelola properti ini? Klaim daftar Anda secara gratis untuk meninjau serta memperbarui profil, dan masih banyak lagi.
Klaim daftar Anda

Kuburan Massal Siron (Banda Aceh, Indonesia) - Review - Tripadvisor

Semua Hotel di Banda AcehPenawaran Hotel di Banda AcehHotel yang Dapat Dipesan Mendadak di Banda Aceh
Semua hal yang dapat dilakukan di Banda Aceh
Spa & Kebugaran di Banda AcehTaman Hiburan di Banda Aceh
RestoranPenerbanganCerita WisataKapal Pesiar