Tanah Toraja

Tanah Toraja ulasan, Rantepao

Daerah Sekitar • Tempat Menarik & Tengara
Selengkapnya
00:00-23:59
Senin
00:00 - 23:59
Rabu
00:00 - 23:59
Kamis
00:00 - 23:59
Jumat
00:00 - 23:59
Sabtu
00:00 - 23:59
Minggu
00:00 - 23:59
Tentang
Saran durasi
Lebih dari 3 jam
Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan kami.
Sempurnakan daftar ini

4.5
161 ulasan
Luar biasa
117
Sangat bagus
38
Biasa
2
Buruk
1
Sangat buruk
3

osly siregar
Jayapura, Indonesia4 kontribusi
Des 2021 • Sendiri
pertama ke sini,saya lihat alamnya kagum...ada mirip2 ubud bali & bukittinggi west sumatera....

Tapi ternyata tana toraja lebih dari itu....makanan halal banyak di sini dan itu lezat juga murah,kota nya bersih,alamnya indah,penduduk ramah...

Saya 10 hari di tana toraja/RANTEPAO....terasa kurang he..he...

Kagum sama TANA TORAJA
Ditulis pada 10 Desember 2021
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Tukiman P
Denpasar, Indonesia350 kontribusi
Sep 2020 • Bisnis
Rantepao Tana toraja lokasi diatas dataran tinggi yg sejuk,saya pertama kesini sekitar tahun 1996 - 2000,jadi udah 20 thn lalu. Kota rantepao tetap nyaman dan sangat menarik untuk di kunjungi,karena view yg bagus,mudah cari makanan halal juga.
Ditulis pada 6 September 2020
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Hendrik P
Rantepao, Indonesia13 kontribusi
Jan 2020
kemarin tanggal 7 Januari 2020 berkunjung ke tempat ini ada banyak perubahan, lokasinya direnovasi dengan mengikuti keadaan semula, di belakang jejeran Rumah Adat Toraja ini ada tempat pemakaman, ada kuburan kayu yang hanya diletakkan di tebing batu seakan digantung dan kuburan ala rumah batu (Patane)
Ditulis pada 7 Januari 2020
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

manubackpacker
Rantepao, Indonesia11 kontribusi
Sep 2019 • Sendiri
Nice n wonderfull......ritual yg hanya dilakukan sekali setiap 2 ato 3 bahkan 5 thn sekali.......masyarakat Toraja melakukan ritual ini setelah musim panen selesai dilakukan......dan yg masih rutin melakukan ini ada di kampung2 yg jauh dari kota Rantepao...daerah di atas gunung....dan harus pergi bersama guide atau pemandu wisata....
Ditulis pada 18 September 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Muda Supriyanto
Samarinda, Indonesia169 kontribusi
Apr 2019 • Bisnis
Meskipun terletak di dataran tinggi, tetapi Bumi Toraja sangat subur, terbukti banyaknya hamparan sawah yang membentang dengan hijaunya
Ditulis pada 7 Mei 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Fellma Panjaitan
Jakarta, Indonesia256 kontribusi
Jan 2018 • Teman
Dari dulu pengen banget kesini, waktu dapat tugas ke Makassar gak ragu2 langsung extend tiket pesawat dan naik bus 10 jam ke Tanah Toraja. Mata dimanjakan dengan keindahan yang menurut gw masih sangat tidak terjamah sama sekali. Salah satu tempat paling Indah di Indonesia menurut gw, dari alam, budaya dan traveling sendiri juga aman banget.
Ditulis pada 16 Desember 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Vacation821393
17 kontribusi
Jun 2018 • Teman
Hampir setiap tahun kesini. Banyak objek wisata yang belum sempat didatangi padahal ini kampung sendiri
Ditulis pada 4 Oktober 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Rinie U
Tangerang, Indonesia21 kontribusi
Agt 2018 • Teman
Mimpi rasanya pernah menginjakan kaki tana toraja, awalnya pesimis bisa sampai ke tanah cantik to riaja ini. Beruntung saya punya teman orang Makassar dan Palopo akhirnya tancap gas terbang menuju Makassar, perjalanan pun dimulai.
Jalur darat kami tempuh bermodal mobil pinjaman beserta sopirnya, dengan jarak tempuh +- 9-10 jam makassar-palopo (banyak berhenti untuk rehat). Melawati beberapa kabupaten, terutama kabupten Pare-pare yag terlihat cantik dari ketinggian, dan kincir besar (Turbin Angin) milik kabupaten Sidrap berasa di luar negri, hehe. Sesampainya di palopo jam 8 malam, dilanjut makan malam khas palopo yaitu Kapurung (terbuat dari sagu) setelah kenyang, kami istirahat.
Pagi nya kami lnasung meluncur menuju Tana Toraja dengan kondisi jalanan mulus nan berkelok (hati-hati bagi mabuk jalan darat), sepanjang jalan di suguhi pemandangan indah, sejuk dan sebentar hujan deras dan berkabut tebal. Sekitar 2 jam perjalanan akhirnya kami sampai di kota Rantepao, sambil istirahat dan mencari makan siang. Bagi yang muslim harus lebih selektif, karena sedikit yang menyajikan makanan halal, namun jangan khawatir di dekat pasar sore ada pemukiman muslim dan ada masjid agung, jadi bisa cari makanan halal disana. Ohya di pasar sore ini juga menjual aneka macam souvenir khas Toraja & Kopi Toraja, untuk harga saya belum cek, hehe.
Setelah kumpul tenaga, kami lanjut menuju Objek Wisata Kete Kesu, berfoto dengan Tedong si Kerbau Bule yang harganya ratusan juta. Siang menuju Sore kami melanjutkan perjalanan menuju Bukit Buntu Burake, disini bisa melihat pemandangan Toraja dari ketinggian 1700 m di atas permukaan laut.
Malampun tiba, kami menginap di rumah rekan kami daerah Maleo, udaranya dingin seperti Puncak Bogor /Lembang,Bandung. Pagi nya kami mengujungi Puncak Lolai (To'tombi, Negri di atas awan), ketika itu kami kurang beruntung, hanya kabut tipis yang menyelimuti kota Rantepao dengan pemandangan cantik khas Toraja yaitu bukit-bukit hijau. Sekitar jam 7:30 kami meluncur menuju Londa (tempat pemakaman khas toraja). Kami tidak sempat mengunjungi tempat lainnya karena jam & waktu yang tak berpihak, tak lama setelah itu kami pulang kembali ke makassar.
Perjalanan yang melalahkan namun menyenangkan.
I love Indonesia
Ditulis pada 3 Oktober 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Footprints814888
1 kontribusi
Feb 2018 • Teman
rasa kopi yang spektakuler dengan aroma buah yang bervariasi dan disuguhkan oleh ahli kopi bang Fritz
Ditulis pada 12 September 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

David L
Yogyakarta, Indonesia665 kontribusi
Agt 2018 • Pasangan
8 jam perjalanan dari kota makasar menggunakan jalan darat....bila menggunakan angkutan umum pilihlah armada bus yang nyaman sehingga bisa beristirahat dengan enak selama perjalanan....tidak ada hotel internasional disini, banyak terdapat guest house dan motel sebagai pilihan....untuk explore kota ini bisa dilakukan dengan menyewa motir atau mobil atau menggunakan guide lokal...pergilah keluar kota.untuk melihat betapa subur dan hijau nya wilayah Toraja, banyak pemakaman batu dan Tongkonan diberbagai penjuru daerah Toraja..bulan Agustus adalah bulan dengan tingkat kunjungan wisata (khususnya wisatawan asing) terbanyak karena pada bulan Agustus diadakan prosesi upacara Adat Rambu Solok dan sifatnya terbuka bagi wisatawan...bila beruntung anda bisa menyaksikan fenomena alam awan yang berada di bawah sudut pandang mata kita di daerah lolai, berangkatlah jam 4 pagi dari kota rontepau menuju lolai apalagi jika pas musim liburan atau akhir pekan.....selain itu terdapat patung Tuhan Yesus tertinggi di dunia (4 meter lebih tinggi dari yang terdapat di Brazil) di daerah Burake..
Ditulis pada 19 Agustus 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Menampilkan 1-10 dari 57 hasil
Ada informasi yang tidak lengkap atau tidak akurat?
Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan kami.
Sempurnakan daftar ini
Tanya Jawab tentang Tanah Toraja


Restoran di dekat Tanah Toraja: Lihat semua restoran di dekat Tanah Toraja di Tripadvisor