Gua Binsari

4.0
4,0 dari 5 lingkaran21 ulasan
Luar biasa
4
Sangat bagus
11
Biasa
6
Buruk
0
Sangat buruk
0

Ulasan berikut telah secara otomatis diterjemahkan dari bahasa aslinya.
Layanan ini dapat berisi hasil terjemahan dari Google. Google melepaskan semua tanggung jawab, baik tersirat ataupun tersurat, terkait hasil terjemahan, termasuk setiap tanggung jawab atas keakuratan, keandalan, dan jaminan tersirat apa pun tentang kelayakan untuk diperdagangkan, kesesuaian untuk tujuan tertentu, dan kebebasan dari pemalsuan.

Oemar Ichsan
Tembagapura, Indonesia5.593 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Mei 2019 • Teman
Goa ini sering disebut Goa Jepang karena merupakan peninggalan Jepang saat perang dunia ke II. Gua nya tidak begitu luas, akses nya mudah dan cukup terang. Harga tiket masuk per orang sekitar 25.000 belum termasuk parkir mobil.
Ditulis pada 24 November 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Oemar Ichsan
Tembagapura, Indonesia5.593 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Mar 2019 • Teman
Goa Binsari disebut juga Goa jepang karena dulu digunakan oleh tentara jepang sebagai tempat persembunyian saat perang dunia kedua. Pakailah repellant atau obat nyamuk saat berkunjung kesini karena banyak pepohonan dan gua nya juga agak gelap jadi waspada nyamuk.
Ditulis pada 8 Maret 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

naru_mu
Jayapura, Indonesia8 kontribusi
3,0 dari 5 lingkaran
Sep 2018 • Pasangan
Gua ini merupakan salah satu dari beberapa gua jepang yang ada di Indonesia. Perjalanan dari pusat kota Biak dapat ditempuh kurang dari 10 menit. Sebelum memasuki gua jepang, terdapat pos dimana terdapat penjaga tempat wisata ini yang mengharuskan membayar retribusi. Di area gua jepang masih terdapat peralatan perang peninggalan pada jaman perang dunia kedua (namun tidak terawat dengan baik). Selain itu, terdapat pos penyimpanan tulang belulang prajurit simpang yang disimpan di sebuah bangunan kecil. Jalan menuju gua jepang melalui jalan setapak yang berlumut dan dikelilingi pohon-pohon yang rindang. Setelah sampai di sekitar gua, ternyata gua ini memiliki dua lubang gua dimana lubang utama telah dibangun tangga sebagai sarana untuk memudahkan pengunjung masuk ke dalam area gua. Namun, mulut gua yang lain tidak dapat dimasuki pengunjung dari atas karena mulut gua tersebut terbentuk akibat ledakan bom amerika saat perang dunia kedua.
Ditulis pada 16 November 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Ishaq M
Indonesia14 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Des 2016 • Bisnis
Berkunjung ke tempat ini mengingatkan kita pada kejadian pemboman tentara Jepang oleh Sekutu. Terdapat banyak sisa-sisa barang peninggalan seperti Baling-baling pesawat, mortir, meriam, helm dsb. Terdapat pula lubang besar bukti jatuhnya bom sekutu pada tempat persembunyian tentara Jepang di tempat tersebut.
Ditulis pada 6 September 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Wellhelmus Toron
Timika, Indonesia138 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Jul 2017 • Teman
Berkunjung dalam rangka pertemuan orang muda di biak.
Saat masuk ke area Goa Jepang ini (begitulah sebutan warga biak untuk nama tempat ini) sudah disuguhi dgn berbagai pajangan peninggalan Tentara Jepang pada Perang Dunia II berupa botol, piring makan, mangkuk, artileri seperti peluru, gunshoot, bom, meriam dan juga mobil jeep tentara.
Perjalanan menuju Goa ini nyaman karena sudah dibuat jalan setapak cor beton sehingga memudahkan pergerakan pengunjung. Untuk masuk ke Goa wajib menuruni tangga dan harus berhati2 karena jalan licin dan lembab.
Penjaga Goa ini menyarankan pengunjung utk tidak berisik dan atau berteriak.
Setelah masuk didalam Goa kami disuguhi pemandangan yang indah karna ada bagian gua yg terbuka sangat lebar berbentuk lingkaran sehingga matahari dapat masuk menyinari bagian dalam Goa.
Banyak Spot foto tersedia didalam Goa.
Ditulis pada 11 Juli 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

wisataindah p
7 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Jan 2017 • Teman
Tempatnya menarik nyaman dan eksotik.
Dengan akses jln yang baik serta keamanan yang terjaga, dengan sopan santun warga setempat.
Ditulis pada 5 Januari 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Ichazizah
Jakarta, Indonesia778 kontribusi
3,0 dari 5 lingkaran
Agu 2016 • Teman
Goa Binsari yang di kenal masyarakat Kabupaten BIak Numor adalah Goa Jepang, Goa ini dulunya tempat persembunyian tentara Jepang dari kejaran sekutu Amerika, di sebelah Goa ada lubang yang sangat besar akibat pemboman sekutu Amerika
Ditulis pada 2 September 2016
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Azsyopan_82
Jayapura, Indonesia84 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Des 2014 • Keluarga
Dengan menumpangi pesawat Garuda Indonesia. flight GA651. seat 37j. Senin 29 Desember 2014. menuju kota Biak Numfor, Gua Binsari merupakan Gua sejarah tentara Jepang. saat tiba di gua binsari, pemandangan yang unik terjadi, karena tulang belulang tentara jepang yang ada menjadi sejarah bahwa kota Biak merupakan kota yang pernah disinggahi tentara Jepang maupun tentara Amerika yang perang. ketika kita melihat dengan pandangan lain ada nilai mistik di dalam gua binsari, tetapi sebenarnya nilai mistik itulah seni tinggi dari gua binsari di Kabupaten Biak Numfor.
Ditulis pada 16 Januari 2015
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Buzz
Jakarta, Indonesia80 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Jan 2014 • Teman
Lokasinya persis diseberang bandara Frans Kasiepo Biak. Terletak diatas bukit tertutup rimbunnya belukar, memang cocok utk tempat persembunyian tentara Jepang saat melawan sekutu di Perang Dunia II. Pemerintah Jepang menjadikan situs ini sebagai lokasi mengenang bala tentaranya yg tewas dibom oleh sekutu saat lokasi ini ditemukan. Anda akan melihat persenjataan sisa perang bahkan tengkorak leluhur yg sangat dihormati oleh generasi penerusnya. Tangga menuju gua sangat licin, anda harus berhati-hati. Nuansa mencekam saat berada di dalam gua adalah sensasi yg sulit ditemukan di gua lain.
Ditulis pada 11 Desember 2014
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

si_bolang_girl
Bogor, Indonesia153 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Feb 2018 • Bisnis
Goa binsari (gua binsari) adalah museum hidup sejati perang dunia 2 di papua. Langkah-langkah ramah pengguna untuk pengunjung gua masih dapat melihat beberapa drum kiri dari waktu perang. artefak cukup lengkap di sini & dalam kondisi baik juga. bahkan pengunjung dapat membaca nama pada emblem yang ditampilkan.
Google
Ditulis pada 28 Mei 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Menampilkan 1-10 dari 12 hasil
Apakah ini daftar Tripadvisor Anda?
Anda pemilik atau pengelola properti ini? Klaim daftar Anda secara gratis untuk meninjau serta memperbarui profil, dan masih banyak lagi.
Klaim daftar Anda

Gua Binsari (Biak, Indonesia) - Review - Tripadvisor

RestoranPenerbanganCerita WisataKapal Pesiar