Kawah Ijen
00:00-23:59
Senin
00:00 - 23:59
Selasa
00:00 - 23:59
Rabu
00:00 - 23:59
Kamis
00:00 - 23:59
Jumat
00:00 - 23:59
Sabtu
00:00 - 23:59
Minggu
00:00 - 23:59
Tentang
Saran durasi
Lebih dari 3 jam
Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan kami.
Sempurnakan daftar ini

4.5
2.924 ulasan
Luar biasa
2.213
Sangat bagus
549
Biasa
103
Buruk
29
Sangat buruk
30

Trysia
Balikpapan, Indonesia31 kontribusi
Okt 2022 • Pasangan
My first time visit to Ijen. I can't believe that we've made it !
Perjalanan dimulai dari hotel pukul 11.00 malam di daerah Dadapan menuju ke Tamasari menuju arah naik ke Ijen. Menuju ke area perkemahan harus melewati hujan erek-erek kurang lebih 15 KM, dan kurang beruntungnya ujan pada malam itu, jalan yang menanjak dan berkelok-kelok mengurangi jarak pandang karena berembun dan semakin dekat semakin tercium bau belerang. Daerah hutan ini juga rawan longsor, disarankan menggunakan jas hujan dari mulai perjalanan karena hujan bisa turun kapan saja diperjalanan walaupun nanti di area perkemahan - track ijen nya tidak hujan. Sesampai di area perkemahan kita dapat membeli tiket di loket sebelah kiri sebelum jalur pendakian kawah Ijen, beruntungnya kita dibantu oleh pemilik warung diarea tsb saat sedang berteduh. Pemesanan dilakukan via online terlebih dahulu kemudian pembayaran dilakukan di loket. Di area ini menyewakan masker pelindung gas, trekking pole dan jas hujan, serta sarung tgn. Kira-kira pukul 01.00 kita tiba, namun karena pasca covid loket dibuka untuk naik pada pukul 02.00 yg mana kita harus menunggu selama 1 jam, rasanya pesimis untuk dpat melihat blue fire yg fenomenal itu. Setelah loket dibuka, kita pun diperbolehkan naik. Perjalanan dari area perkemahan menuju puncak memakan waktu +/- 4 jam karena jalanan setengah masih dalam keadaan basah dan licin, ada 3 rest area untuk membeli minum ataupun duduk, dan toilet. Sesampainya dipuncak pukul 04.30, dan kamipun bergegas turun ke kawah ijen untuk melihat bluefire karena hari semakin terang, ketika turun jalanan curam dan harus ekstra hati², beri jalan kepada penambang saat mereka lewat karena beban pikulan dipundak mereka sangat berat. Berilah uang jika kalian mendokumentasikan mereka. Sesampai dibawah sekitar pukul 5 lewat, hanya sedikit bluefire yang dapat kami dokumentasikan dan ada sedikit kejadian yg kurang mengenakan... saya nyaris pingsan karena menghirup asap belerang yang berlebihan. Saat itu saya berfoto dipinggir kawah, saya dan seorang turis lainnya tidak menyadari saat penambang menyiramkan air kearah belerang agar mengeras untuk mereka angkut. Asap mengempul menutupi kami saat itu, panik, mata perih, dan sesak napas karena asap tersebut yang terhirup. Beruntung, saya sempat ditarik keluar dr kepulan asap tsb. Sedikit membuat trauma untuk kembali turun ke kawah, untuk next time mungkin saya tidak akan mendekati kepulan asap belerang tsb. Saatnya saya kembali menaiki lereng yg curam untuk kembali ke jalur turun pendakian. Saat mendaki turun tidak terasa melelahkan seperti saat mendaki naik. Para pengangkut pendaki menggunakan gerobak mulai menawarkan saat kami turun, tolaklah dengan sopan apabila tidak menggunakan jasanya. Kawah Ijen jadi salah satu daya tarik wisatawan, dan landmark kota tsb namun untuk kelayakan nya masih jauh dari layak 3/5. Rest area harus lebih baik lagi, dan safety pagar di area curam jarang ditemui, padahal banyak tanda bahaya longsor. Sangat menyedihkan memiliki landmark wisata yang Indah dan masuk dalam 1 dari 2 tempat yang memiliki bluefire. Budidayakan masyarakat lokal untuk memajukan wisata, dan tentu membantu mata pencaharian mereka dgn cara yg layak, bukan dgn cara yang ingin dibelaskasihani. It's sad to hear, once old miner said "you take picture, you give money", and i see the tourist just walked away after took the picture. Sadly It's not the right way for both of them.
Anyway, perjalanan pulang dari Ijen melewati hutan erek-erek way more better than last night, isn't that creepy in the morning. I loved everything about the village and Ijen crater.
Ditulis pada 31 Oktober 2022
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Dewi W
Samarinda, Indonesia66 kontribusi
Okt 2021
setelah mendaki di tengah kabut dini hari, maka suasana puncak ijen sungguh membuat kepenatan tak pantas diperdengarkan. walau tidak bisa menikmati blue fire karena matahari mulai mengintip, tetapi keindahan ijen tetap sebuah keindahan dari NYA
Ditulis pada 29 Agustus 2022
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Rheena
Tangerang Selatan, Indonesia48 kontribusi
Agt 2022
Hiking yg butuh stamina fit dan kaki yang kuat, krn bukan hiking melalui jalan setapak pegunungan tapi kombinasi jalan aspal dan bebatuan yg kadang berpasir. Sepatu dan outfit harus disesuaikan. Untuk yang gak kuat disediakan trolley ke atas, tetapi utk turun ke blue fire perlu usaha lebih sendiri, atau opsi naik ke atas puncak kawah dg pemandangan yg gak kalah indah dari blue fire.
Ditulis pada 22 Agustus 2022
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

BagusRama
Dalung, Indonesia46 kontribusi
Jul 2022
Perjalanan sekitar 2,5jam bersama anak kecil cukup menantang. Sedikit licin karena hujan. Istirahat sepanjang pos (6 pos) dan tersedia kantin mini untuk sekedar minum. Tapi sayang fasilitas toilet tidak tersedia (toilet ada, tapi tidak ada air dan tidak terawat). Pemandangan begitu indah saat sampai di puncak. Semua lelah terbayarkan dengan keindahan Ijen.
Ditulis pada 21 Juli 2022
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Rinaap
Jakarta, Indonesia247 kontribusi
Mei 2022 • Keluarga
Perjalanan selama 2.5 jam untuk mendaki ijen, ditambah turun untuk lihat bluefire yang jalannya terjal berbatu ditambah gelap dan gak ada pegangan..tetapi terbayarkan dengan view yang luar biasa, pulangnya nyoba naik gerobak seperti nonton tv, jadi bisa liat pemandangan indah..
Ditulis pada 31 Mei 2022
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

KAWAH IJEN INDONESIA
Banyuwangi, Indonesia3 kontribusi
Mar 2022 • Teman
Danau asam terbesar didunia dan blue fire merupakan atraksi utama di destinasi ini
Ayo ke kawah ijen
Ditulis pada 18 Maret 2022
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Adinda Permatahati
Banyuwangi, Indonesia4 kontribusi
Jun 2021 • Teman
Menakjubkan sekali. Kawah aktif yang sangat indah pemandangannya. Kami berangkat tengah malam berburu blue fire, walau belum beruntung.
Ditulis pada 27 Juni 2021
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Ike Irawati
Malang, Indonesia162 kontribusi
Apr 2021
Kali kedua saya menginjakkan kaki di kawah ijen, kali ini tidak saya rasakan kedinginan seperti saat pertama dulu kesini, mungkin karena musin penghujan kali ya. Ketika pertama kali kesini di tahun 2013 suhunya bisa mencapai minus 3 derajat, dinginnya seperti masuk ke tulang dan saya sempat sesak nafas kala itu. Tapi kemarin cuma 12 derajat, makanya lebih hangat. Adanya pagar pembatas di beberapa tempat di puncak membuat rasa aman bagi para pengunjung. Alhamdulillah lagi kemarin tidak terjadi badai belerang, baunya pun tidak ada. Tidak seperti waktu tahun 2013, yang tiba-tiba menyembur dari bawah asap belerang yang menyengat yang membuat sesak nafas. Menyayangkan adanya bangunan yang terbengkalai di kawasan puncak
dekat kawah, sangat merusak pemandangan dan keasrian alam.
Ditulis pada 24 April 2021
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Sri W
Batu, Indonesia158 kontribusi
Mar 2021 • Teman
Taman Wisata Alam Kawah Ijen merupakan kawasan yang sangat eksotik dengan view alam yang sangat indah. Dan merupakan kawah yang mengeluarkan blue fire selain yang berada di Islandia. Blue Fire menjadi andalan yang di buru semua orang terutama wisatawan Luar Negeri....Kawah Ijen memiliki ketinggian sekitar 2.386 MDPL. Masuk dalam wilayah perbatasan 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi.

Untuk bisa ke Kawah Ijen kita hrs daftar via online dengan tarif yang relatif murah yaitu 5K person. Protokol kesehatan hrs di patuhi terutama di masa pandemi saat ini...pakai masker, di ukur suhu badannya, cuci tangan, pakai handsanitaser, jaga jarak dll.

Saat ini untuk dapat blue fire tdk bisa sebab loket saat pandemi baru di buka pukul 02.30 padahal blue fire biasanya muncul pada dini hari pukul 02.00 sampai 03.00...tapi kita nggak perlu kecewa sbb view di kawah luar biasa juga sepanjang perjalanan. Di kawah kita juga bisa melihat aktifitas penambang yang mengangkut belerang.

Jalan normal dari Paltuding ke atas sekitat 2 sampai 3 jam dengan jarak jalan menanjak sekitar 3 KM. Disarankan bawa tracking pole sbb sangat membantu selama perjalanan naik maupun trn.

Perjuangan untuk naik akan terbayar view kawah dengan warna biru toska dan bentang alam yang indah tiada tara. Bisa melihat sunrise ke arah utara sisi Bangker. Kalau mau trn ke dekat kawah hrs hati hati dan pakai masker khusus agar tdk menghirup bau belerang.

Untuk turun lebih hati hati jalannya. Sambil jalan turun jika cuaca maka mata kita akan di manjakan dengan panorama alam yang memakau seperti pemandangan gunung Raung yang masih aktif, ada gunung Suket, hamparan bukit Teletubis di bawah gunung Wurung juga ada gunung Rante.

Jangan ambil apapun kecuali foto, dan jangan tinggalkan apapun kecuali jejak kaki kita....so jangan tinggal sampah kalian wajib di bawah turun.

Selain jalan kaki mencapai puncak Kawah Ijen, ada juga ojek Troli jika mau yang di tarik dan di dorong antara 2 sampai 4 orang tergantung berat badan penumpang. Harga yang di tawarkan kisaran 600 rb -750 rb an untul naik dan turun antara 150 rb sampai 250 rb.
Ditulis pada 19 April 2021
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

uuk samsul
Surabaya, Indonesia11 kontribusi
Nov 2020
Perjalanan melelahkan terobati dengan keindahan kawah ijen. Hamparan seperti danau tenang. Luar biasa landscape yang terbentang dengan tebing batu, sangat bagus untuk sesi fotografi. Pemandangan menakjubkan.
Ditulis pada 8 Desember 2020
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Menampilkan 1-10 dari 833 hasil
Ada informasi yang tidak lengkap atau tidak akurat?
Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan kami.
Sempurnakan daftar ini

Kawah Ijen (Banyuwangi, Indonesia) - Review - Tripadvisor

Tanya Jawab tentang Kawah Ijen