Pulau Penyengat

Pulau Penyengat ulasan, Tanjung Pinang

08:00-17:00
Senin
08:00 - 17:00
Selasa
08:00 - 17:00
Rabu
08:00 - 17:00
Kamis
08:00 - 17:00
Jumat
08:00 - 17:00
Sabtu
08:00 - 17:00
Minggu
08:00 - 17:00

4.0
159 ulasan
Luar biasa
57
Sangat bagus
72
Biasa
29
Buruk
1
Sangat buruk
0

Rofiq C
1 kontribusi
Bahasa Indonesis adalah bahasa nasional Republik Indonesis. Bahasa Indonesia bermulakan dari Bahasa Melayu, sebuah bahasa yang digunakan oleh bangsa Melayu, mereka mendiami wilayah Indonesis khususnya Sumatera, Malaysia dan Singapura. Bahasa Ini sudah digunskan berabad-abad lamanya.
Kerajaan Islam Riau merupakan pusat peradaban Melayu dengan Pulsu Penyengat sebagai ibukotanya. Di daerah ini peradaban Melayu berkembang dsn dipelihara. Salah satu pencapaiannya adalah tulisan Raja Ali Haji "Gurindam 12 Pasal". Gurindam ini dipahatkan di dinding makam raja-rala di Pulau Penyengat. Di sini juga terdapat "Balai Peradaban Melayu" sebagai tempat pemeliharaan dan pelestarian budaya Melayu. Secara periodik balai menjafi tempat berkumpul para budayawan Melayu dari berbagai neegara. (2012)

Ditulis pada 3 Mei 2022
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Lim F
Jakarta, Indonesia624 kontribusi
kita pasti kenal dengan Raja Ali Haji pengarang Gurindam Duabelas, nah....disinilah tempatnya,kuburannya pun ada dipulau Penyengat ini, pulau ini tidak terlalu besar,kita bisa berkeliling naik beca motor,sopirnya sekaligus sebagai tour guide kita,banyak sekali peninggalan2 lama yang layak dikunjungi dan diketahui disamping tempat2 tsb sangat bagus buat berfoto ria maupun sebagai dokumentasi,harus datang ke Pulau Penyengat bagiyang senang akan sejarah
Ditulis pada 5 Desember 2021
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Samya Miskad
Jakarta, Indonesia85 kontribusi
Sendiri
Tahu tentang gurindam 12? Di pulau ini akan menemukan larik2 syairnya. Istana kuning yg konon di bangun dengan rekatan putih telur tampak mencolok dr jauh. Di sini, utk keliling pulau cukup dengan bentor. Becak motor yang unik
Ditulis pada 26 Desember 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Novianti
7 kontribusi
Keluarga
Dari Batam naik ferry cepat ke Pulau Tanjung Pinang, lalu ketika sampai di Tanjung Pinang kita bisa naik kapal perahu mesin tempel, Pulau Penyengat sangat indah, disitu ada Masjid Sultan Riau, dan disitu ada juga makam Pahlawan Gurindam Duabelas.
Ditulis pada 10 Agustus 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Sandersonthe
Jakarta, Indonesia2.811 kontribusi
Bisnis
Tempat yang harus di kunjungi dan merupakan salah satu pelaku sejarah yang berhubungan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dimana Sumpah Pemuda ternyata tercetus mulai di sini. Berangkat ke pulau ini memakai perahu yang per orang sekitar 7 ribu rupiah, lebih baik carter 1 perahu sekitar 200 ribu bolak balik. Sampai di pulau ini bisa memilih kendaraan becak motor, sewa sepeda atau motor yang harganya sekitar 20 sampai 30 ribu rupiah. Keliling pulau mengunjungi Masjid, Makam Raja, Istana Raja dan sumur yang airnya sangat jernih dan segar yang harus di coba karena merupakan "keajaiban" letaknya tidak jauh dari laut tetapi airnya jernih dan tawar. 12 puisi (Guridam) nasehat yang sangat memberikan inspirasi ternyata asalnya dari pulau ini. Sangat di rekomendasi untuk kunjungi ke sini.
Ditulis pada 27 Juli 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Aida Apriliani
Bogor, Indonesia6 kontribusi
Teman
Kalau mau ke pulau Penyengat ini dari bandara tinggal ke Pelabuhan Sri Bintan Pura. Buat kalian yg bawa motor tenang aja ada parkiran yang aman kok. Terus naik kapal(pompong) buat nyebrang pulau. Harga tiketnya terjangkau kok cuma Rp7500. Nyebrangnya cuma 10-15 menit kalau gelombang lagi aman2 aja. Sampai di pulau penyengat untuk memudahkan langsung naik semacam becak motor aja biar ga capek karena kalau keliling sambil jalan lumayan capek dan panas. Yg paling khas dari pulau ini adalah Mesjid Kuning Telur yg merupakan peninggalan dari jaman dulu dan konon katanya memang menggunakan telur dalam pembuatan bangunannya. Kalau masuk lebih dalam lagi ada makam Raja dan ada yg jualan souvenir khas Pulau Penyengat seperti tanjak, hiasan dari kerang, aksesoris, dan lain lain. Lebih jauh lagi ada rumah adat khas Melayu Kepri yg benar2 di tepi pantai dan banyak warung2 masyarakat sekitar dengan makanan khas yg bisa dinikmati sambil mendengar deburan ombak. Kalau jalan lebih jauh lagi sampai ke bukit ada peninggalan meriam dari jaman Belanda sebagai bukti perlawanan masyarakat sana terhadap penjajahan.
Ditulis pada 16 Mei 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

nurdin w
Jakarta, Indonesia28 kontribusi
Bisnis
Pulau ini terkenal dengan mesjid kuning nya..
Buat berkunjung kesana perlu naik perahu mesin yg cukup murah bayar nya

Utk jalan jalan ke seluruh area pulau bisa menggunakan motor becak. Masyarakat nya ramah. Dan tentunya kuliner di pulau ini byk menyajikan ikan segar yg siap di masak.
Ditulis pada 15 Desember 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

wita76
Depok, Indonesia74 kontribusi
Bisnis
Kalau ke tanjung pinang kurang lengkap kalau tidak ke pulau penyengat ini, di pulau ini banyak cerita mengenai budaya melayu, ada makam-makam yg bisa diziarahi, termasuk pengarang gurindam 12
Ditulis pada 5 Oktober 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Bendriwijaya
35 kontribusi
Teman
Naik Pompong dengan biaya 7k/org/one way dari Tanjungpinang cukup menyegarkan mata. Ferry dan kapal-kapal barang nampak terparkir disepanjang perairan yg dilewati. Lebih kurang 20menit sampailah di pelabuhan Pulau Penyengat. Pulau ini bernuansa melayu muslim, petunjuk jalan di sana ditulisi dengan bahasa arab dan Indonesia, Mesjid raya Sultan Riau menjadi semacam landmark pulau ini langsung bisa ditemui ketika keluar dari pelabuhan. Sholat sunnah dan berdoa sejenak (cukup) direkomendasikan oleh warga sekitar, dan konon katanya permintaan soal jodoh cepat dikabulkan, hehe.
Untuk keliling pulau bisa menggunakan jasa becak motor sekitar, dengan tarif 30k/motor yg bisa di isi maks 3org kita akan diajak menggelilingi pulau dengan penjelsan yang mumpuni tentu saja.
Beberapa lokasi/spot kunjungan di sana diantaranya Makam Engku putri, bukit Kursi (bekas benteng pertahanan perang), dan makam-makam leluhur yang kuat sekali dengan nuansa Melayu Muslim.

Kurang rasanya jika ke Tanjung pinang namun tidak nyebrang ke pulau ini.
Ditulis pada 3 September 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

BintanCab
Bintan Regency, Indonesia42 kontribusi
Keluarga
Nikmati indahnya pantai Trikora di bintan.bintan cab akan menjadi sarana buat anda untuk tour di Trikora
Ditulis pada 26 Agustus 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Menampilkan 1-10 dari 103 hasil
Ada informasi yang tidak lengkap atau tidak akurat?
Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan kami.
Sempurnakan daftar ini
Tanya Jawab tentang Pulau Penyengat

Pulau Penyengat buka:
  • Min - Sab 08.00 - 17.00