Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web Tripadvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.

Gunung Penanggungan

31 Ulasan
Maaf, tidak ada tur atau aktivitas yang dapat dipesan secara online pada tanggal yang dipilih. Pilih tanggal lain.

Gunung Penanggungan

31 Ulasan
Maaf, tidak ada tur atau aktivitas yang dapat dipesan secara online pada tanggal yang dipilih. Pilih tanggal lain.
31Ulasan2T&J
Peringkat dari wisatawan
  • 15
  • 12
  • 4
  • 0
  • 0
Jenis wisatawan
Bulan tertentu
Bahasa
Penyaring yang dipilih
  • Saring
  • Indonesia
Deanita Jauharotul Husniyah menulis ulasan Agt 2019
Sidoarjo, Indonesia32 kontribusi2 penilaian bermanfaat
bener bener capek, ga kuat, rasanya kaki pengen patah, tapii itu semua terbayar dengan keindahan diatas gunung. kemaren ndaki waktu agustusan, jadi pertama kali upacara di atas gunung. 😍
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: Agustus 2019
Bermanfaat
Bagikan
Shelin menulis ulasan Apr 2019
135 kontribusi5 penilaian bermanfaat
Gunung Penanggungan memiliki ketinggian 1.653 mdpl terletak diantara dua kabupaten, yaitu Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan, tempat nya indah, nyaman, bersih
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: Juli 2018
Bermanfaat
Bagikan
Cecep Wandi F menulis ulasan Apr 2019
Mojokerto, Indonesia194 kontribusi31 penilaian bermanfaat
Hanya beberapa jam saja kita sudah bisa sampai puncak penanggungan, jangan lupa persiapan bekal ya gaess.. kalau mau cepet sampainya usahakan jangan rame-rame, karena kadang kalau rame-rame malah nyampe ke puncaknya lama bahkan mungkin tidak sampai ke puncak karena banyak dari teman-temannya yang kelelahan dan akhirnya ikut-ikutan lelah dan balik lagi ke bawah
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: April 2019
Bermanfaat
Bagikan
TripKeren menulis ulasan Feb 2019
Malang, Indonesia50 kontribusi19 penilaian bermanfaat
Gunung Penanggungan atau dahulu dikenal sebagai gunung Pawitra memiliki ketinggian 1.653 mdpl terletak diantara dua kabupaten, yaitu Kabupaten Mojokerto (sisi barat) dan Kabupaten Pasuruan (sisi timur). Gunung Penanggungan merupakan gunung kecil yang berada pada satu kluster dengan gunung Arjuno dan gunung Welirang yang jauh lebih besar. Gunung Penanggungan sering disebut sebagai miniatur dari gunung Semeru, karena hamparan puncaknya yang sama-sama terdapat pasir dan batuan yang luas. Beberapa pendaki pun menyarankan melakukan pemanasan dengan mendaki gunung Penanggungan bagi pendaki pemula, selain karena medan yang tidak sulit juga jarak tempuh yang tidak memakan waktu lama. Menurut legenda, gunung Penanggungan merupakan salah satu bagian puncak Mahameru yang dipindahkan oleh penguasa alam. Penanggungan merupakan salah satu gunung suci dari sembilan gunung suci di Jawa. Menengok sedikit dari kepurbakalaannya, gunung ini memiliki nilai yang penting. Di sekujur lereng gunung ini ditemui berbagai peninggalan purbakala, baik itu berupa bangunan candi, situs pertapaan, maupun bangunan petirtaan dari periode Hindu-Buddha di Jawa Timur. Bangunan yang umum dijumpai berbentuk punden berundak (teras bertingkat) dan pada bagian puncak terdapat semacam altar sebagai tempat meletakkan sesaji. Sedangkan dari struktur banguanan dapat dibagi menjadi bangunan yang disusun dari batuan, bangunan yang disusun menempel pada dinding bebatuan, dan bangunan yang dibuat dengan cara memahat dinding bebatuan. Pada beberapa bangunan dapat ditemukan beberapa relief yang berasal dari cerita Mahabaratha, Ramayana, Panji, dan Arjunawiwaha. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh tim dari Universitas Surabaya teridentifikasi hampir 116 situs yang ditemukan dan diperkirakan masih terdapat puluhan lagi situs yang belum ditemukan. Bagi para pendaki yang ingin melihat keindahan kepurbakalaan selain menikmati sejuknya alam pegunungan dapat memilih beberapa rute yang umum dilalui, antara lain: Jalur utara via Betro, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol. Kemudian melalui Petirtaan Jalatunda Desa Seloliman, Kecamatan Trawas. Sebagai alternatif jika tidak ingin mengalami kesulitan bagi para pendaki pemula dapat memilih jalur pendakian Tamiajeng. Jalur ini merupakan jalur yang paling ramai dilalui. Sehingga jalannya pun sudah kelihatan jalan setapak yang sering dipakai mondar-mandir. Dalam jalur ini terdapat 4 pos yang berada di bawah puncak bayangan. Dan terakhir memalui jalur Ngoro yang dimulai dari desa Kunjoro Wesi atau Desa Jedong Kecamatan Ngoro. Bagaimana, tertarik mencoba mendaki gunung Penanggungan.
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: Juni 2018
Bermanfaat
Bagikan
tepas2000 menulis ulasan Feb 2018
Jakarta, Indonesia5.058 kontribusi744 penilaian bermanfaat
kalau lewat mojokerto pasti bisa melihat view gubung penanggungan yang indah. warnanya hijau kebiruan. saya pernah naik kesana tapi hanya sampai pos pendakian pertama. sayangnya tempat ini kurang dijaga kebersihannya sehingga terlihat kotor
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: Februari 2018
Bermanfaat
Bagikan
Sebelumnya