Candi Jolotundo
Komentar pengguna
Sri WahyuniBatu
Oleh Sri WahyuniBatu
Keajiban Sumber Air Candi Jolotundo
5,0 dari 5 lingkaranApr 2021
Candi Jolotundo di Kawasan Perhutani Trawas Mojokerto yang berada di ketinggian sekitar 800 Dpl merupakan bangunan pertirtaan dari peninggalan Raja Udayana Bali buat Putranya Raja Airlangga. Komplek Candi Jolotundo berada di lereng Gunung Penanggungan tepatnya di Bukit Bekel.....dimana Gunung Penanggungan sendiri merupakan Gunung Suci bagi Umat Hindu aliran Siwa. Tidak heran jika kadang banyak pengunjung datang khusus dari Bali dalam rombongan besar. Komplek Candj Jolotundo dengan sumber airnya menjadi tempat wisata religi yang memiliki nilai budaya yang sangat kental. Pada malam malam tertentu masyarakat mengadakan ritual dengan maksud dan tujuan tertentu. Mereka menaruh sesaji dan membakar dupa di sekitar candi , dekat sumber air dan melakukan ritual di bagian atas sumber utama. Aroma dupa menambah mistis suasana di sana. Di sana juga terdapat tempat mandi berada di sisi kanan dan kiri buat mandi dan beredam secara bergiliran. Sisi kiri buat perempuan dan sisi kanan buat laki laki kalau kita menghadap candi. Di sisi kanan dan kiri juga ada aliran air yang bisa di tampung buat di bawah pulang. Jika kelupaan bawah jirigen, di sana kita juga bisa beli.... Air dari sumber Candi Jolotundo di percaya memiliki berbagai macam khasiat antara lain untuk mengobati berbagai macam penyakit dan bikin awet muda serta banyak khasiat lainnya sesuai masing masing kepercayaan. Air sumber asli rata rata memiliki tingkat Ph lebih tinggi dari air umumnya dan bahkan di percaya air Sumber Jolotundo setara dengan ph air Zam Zam... Kelestarian sumber air suci seperti di Candi Jolotundo wajib kita pertahankan di manapun sumber air murni mengalir. Sebab air sumber memiliki peranan yang sangat vital di kehidupan kita. Jangan sampai sumber sumber air mengering karena hutan dan pohon pohon pengikat air di tebang....menjaga sumber mata air adalah menjaga kehidupan kita semua....

Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan kami.
Sempurnakan daftar ini

Luar biasa
8
Sangat bagus
10
Biasa
2
Buruk
0
Sangat buruk
0

Sri WahyuniBatu
Batu, Indonesia158 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Apr 2021 • Teman
Candi Jolotundo di Kawasan Perhutani Trawas Mojokerto yang berada di ketinggian sekitar 800 Dpl merupakan bangunan pertirtaan dari peninggalan Raja Udayana Bali buat Putranya Raja Airlangga. Komplek Candi Jolotundo berada di lereng Gunung Penanggungan tepatnya di Bukit Bekel.....dimana Gunung Penanggungan sendiri merupakan Gunung Suci bagi Umat Hindu aliran Siwa. Tidak heran jika kadang banyak pengunjung datang khusus dari Bali dalam rombongan besar.

Komplek Candj Jolotundo dengan sumber airnya menjadi tempat wisata religi yang memiliki nilai budaya yang sangat kental. Pada malam malam tertentu masyarakat mengadakan ritual dengan maksud dan tujuan tertentu. Mereka menaruh sesaji dan membakar dupa di sekitar candi , dekat sumber air dan melakukan ritual di bagian atas sumber utama. Aroma dupa menambah mistis suasana di sana.

Di sana juga terdapat tempat mandi berada di sisi kanan dan kiri buat mandi dan beredam secara bergiliran. Sisi kiri buat perempuan dan sisi kanan buat laki laki kalau kita menghadap candi. Di sisi kanan dan kiri juga ada aliran air yang bisa di tampung buat di bawah pulang. Jika kelupaan bawah jirigen, di sana kita juga bisa beli....

Air dari sumber Candi Jolotundo di percaya memiliki berbagai macam khasiat antara lain untuk mengobati berbagai macam penyakit dan bikin awet muda serta banyak khasiat lainnya sesuai masing masing kepercayaan. Air sumber asli rata rata memiliki tingkat Ph lebih tinggi dari air umumnya dan bahkan di percaya air Sumber Jolotundo setara dengan ph air Zam Zam...

Kelestarian sumber air suci seperti di Candi Jolotundo wajib kita pertahankan di manapun sumber air murni mengalir. Sebab air sumber memiliki peranan yang sangat vital di kehidupan kita. Jangan sampai sumber sumber air mengering karena hutan dan pohon pohon pengikat air di tebang....menjaga sumber mata air adalah menjaga kehidupan kita semua....
Ditulis pada 27 April 2021
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Cecep Wandi F
Mojokerto, Indonesia194 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Des 2019
Tempat ngadem bersama anak istri di antara kepenatan kota mojokerto, sejuk tempatnya asri pemandangannya
Ditulis pada 11 Februari 2020
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Shelin
135 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Jul 2018 • Keluarga
Candi jolotundo adalah candi yang sangat bersih, indah, nyaman, sejuk, banyak bangunan bersejarah, cocok untuk liburan
Ditulis pada 9 April 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

mic2000ael
Sidoarjo, Indonesia134 kontribusi
3,0 dari 5 lingkaran
Sep 2018 • Teman
Banyak situs situs bersejarah yang tidak tetawat dengan baik, bahkan terkesan tidak terurus. Tetapi disini tidak berlaku karena tempat ini terawat baik, tertata rapi dan asri. Karena tempat ini banyak dikunjungi wisatawan yg banyak beramal di sini.
Ditulis pada 15 Maret 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Vecga Septian Pravangasta
Surabaya, Indonesia205 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Agu 2017 • Teman
Ketiga kalinya saya ke Jolotundo, tempatnya masih asri. Walaupun tidak tampak ada perkembangan, tapi suasanyanya masih epic. Dingin sejuk udaranya membuat kita betah berlama-lama disini
Ditulis pada 4 Februari 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Era Watii
6 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Jan 2018 • Keluarga
Saya sudah beberapa kali ke jolotundo sejak tahun 2014. Sampai sekarang belum ada perubahan yg signivikan. Saya seneng banget menikmati alam di sini, udaranya yg sejuk dan airnya yg dingin menyegarkan membuat saya betah berlama2 di sini. Anak2 pun senang karena bisa melihat sambil memberi makan ikan yg besar2. Dan konon katanya, air petirtaan dari gunung penanggungan ini tidak pernah habis dan berkualitas bagus (berkhasiat). Bisa langsung diminum. Sy sendiri kurang paham mslh itu, yg jelas memang airnya sangat jernih dan segar bgt.. Sy jg sempat mencuci muka dan meminum air tsb. Orang2 juga banyak yg membawa pulang dg jrigen atau galon.
Tp sayang, sy kurang puas dengan tempat parkirnya, khususnya mobil. Kurang luas, sulit dan curam. Mohon agar dikelola lebih baik lagi khususnya tempat parkir.

*Salam Jotun*

Ditulis pada 14 Januari 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Recky Y
Surabaya, Indonesia34 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Des 2016 • Keluarga
Salah satu tempat bersejarah yang ada di kawasan Mojokerto.
Sekali saya mengunjungi tempat ini dan biasa nya banyak kita lihat orang yang sedang melakukan ritual di pemandiannya. Terutama saat malam hari,. Mohon di tambah kan penerangan di saat malam karena sangat gelap, padahal buka sampai malam hari.
Ditulis pada 15 Juli 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Tude Arya
Batam, Indonesia551 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Apr 2016 • Keluarga
Terletak di Kecamatan Trawas, Mojokerto. Umat Hindu seperti saya biasanya melakukan ritual Melasti sebelum melaksanakan Nyepi. Kami yang berasal dari kota kota sekitar Mojokerto, seperti Sidoarjo dan Surabaya akan ramai mengunjungi petirtaan ini untuk bersembahyang. Inti upacara ini adalah menyucikan jagat raya dan menyucikan diri manusia sebelum memasuki Hari Nyepi. Semoga segala sifat buruk dihancurkan.
Ditulis pada 20 Januari 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

wisatawa
Sidoarjo, Indonesia127 kontribusi
4,0 dari 5 lingkaran
Jan 2017 • Pasangan
Pertirtaan jolotundo merupakan situs tua di kaki gunung penanggungan, airnya jernih terus mengalir sejak 977 M, memurut sejarah sampai saat ini masih mengalir, airnya bisa di minum langsung, segar. Bisa juga bilas. Salam lestari, jangan pake sabun atau sampoo atau buang sampah. Agar tetap alami dan jernih, terdapat banyak ikan. Di sekitar pertirtaan ada candi jolotundo, dan gazebo di sekelilingnya cocok buat bersantai menikmati hawa dingin. Masih asri. Silahkan mampir ke pertirtaan jolotundo. Tiket masuk
Rp. 10.000 dewasa,
anak anak 7.500. Semoga bermanfaat
Ditulis pada 4 Januari 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Ibnu_S_Effendy
Malang, Indonesia1.070 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Des 2015 • Bisnis
Saya pertama kali tahu tentang candi ini saat melihat miniaturnya di event Malang Tempo Doeloe. Saya penasaran pengen lihat aslinya. Dengan perjalanan mobil sekitar 2-2,5 jam dari Malang, saya sampai di candi ini, berlokasi di Trawas, Mojokerto. Saya takjub dengan bangunan candi ini, dengan adanya semacam kolam yang mengelilingi. Di sini juga udaranya sejuk, karena berada di lereng gunung, yaitu Gunung Penanggungan.
Ditulis pada 31 Juli 2016
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Menampilkan 1-10 dari 17 hasil
Apakah ini daftar Tripadvisor Anda?
Anda pemilik atau pengelola properti ini? Klaim daftar Anda secara gratis untuk meninjau serta memperbarui profil, dan masih banyak lagi.
Klaim daftar Anda

Candi Jolotundo (Mojokerto, Indonesia) - Review - Tripadvisor

Tanya Jawab tentang Candi Jolotundo