Kampung Tradisional Bena
Kampung Tradisional Bena
4.5
Tentang
Durasi: 1-2 jam
Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan kami.
Sempurnakan daftar ini

4.5
418 ulasan
Luar biasa
202
Sangat bagus
155
Biasa
50
Buruk
7
Sangat buruk
4

Lily
76 kontribusi
Okt 2019
Bajawa adalah salah satu kota yang harus dikunjungi dalam Flores Trip.
Penduduknya sangat ramah.
Ketika berkunjung kesana, saya disambut oleh penduduk disana.
Entrance Fee nya juga sangat murah.
Bena Traditional Village tidak besar untuk dikelilingi.

Saya berkeliling melihat aktifitas penduduk, bertenun, penduduknya sangat-lah ramah.
Mereka menjual kain hasil tenunan yang sangat bagus (hand made), dengan harga jual yang tidak mahal.
Suasana sangat menyenangkan.

Ditulis pada 2 November 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Edi Kurniawan
Jakarta, Indonesia9 kontribusi
Jan 2019 • Pasangan
Suasana Pedesaan yang sangat kental dengan penduduk setempat yang ramah. Mereka menawarkan tenunan di depan rumah.
Ditulis pada 3 Maret 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Leonardus E
Labuan Bajo, Indonesia54 kontribusi
Feb 2019 • Bisnis
Melihat Kampung Bena dengan Aktifitas Masyarakatnya, selalu menghadirkan kenangan sendiri.
Tetap lestari ditengah zaman modern.
Ditulis pada 20 Februari 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

tedychatrine
Surabaya, Indonesia18 kontribusi
Des 2018 • Keluarga
Rumah adat Bena cocok untuk pengunjung yang sedang berburu spot foto yang keren habis, dikarenakan tempat ini terdapat deretan rumah adat dan dilengkapi batu-batuan yang tersusun rapi, biaya masuk tempat ini tidak terlalu merogoh kantong terlalu dalam dikarenakan hanya membayar retribusi senilai Rp. 20.000 anda dapat menikmati keunikan tempat wisata yang satu ini
Ditulis pada 28 Januari 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Tania
Jakarta, Indonesia4 kontribusi
Des 2018 • Pasangan
Kampung Bena adalah kampung adat yang sangat asri di Flores. Kampung ini berjarak 45 menit dari pusat kota bajawa.
Ditulis pada 6 Januari 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

explorekomodoflores trip
Labuan Bajo, Indonesia161 kontribusi
Des 2018 • Keluarga
Kamoung adat Bena berada di flores /Nusa Tenggara Timur salah satu kampung yang ada di Kabupaten Ngada/bajawa
Di kampung ini kita bisa mencoba untuk belajar menenun ikat flores dengan motif bajawa
Dengan sedikit mengeluarkan uang jasa buat ibu ibu yang menjadi pelatih kita mereka sangat bersahabat humoris dan kita juga bisa menginap atau tidur di kampung ini untuk mengetahui adat istiadat mereka .aktifitas keseharian mereka dan semua ibu ibu yang ada dikampung ini pandai menenun terlihat dari setiap rumah. Ada produk tenun ikat dengan dua jenis produk
1. Tenun ikat perwarna alami
2. Tenun ikat pewarna kimia

Silakan mencoba
Ditulis pada 5 Januari 2019
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

komodocountry T
Labuan Bajo, Indonesia3 kontribusi
Agt 2018 • Teman
Kampung Bena merupakan Kampung tertua di daratan Flores. Letaknya di Kabupaten Ngada, Flores.
Untuk Mengunjungi tempat ini sangatlah mudah namun kebanyakan turunan Curam.letaknya 18 km dari Pusat Kota
Ditulis pada 11 Oktober 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Maria Z
Melaka, Malaysia1.259 kontribusi
Jul 2018 • Sendiri
Saya hanya melihat Desa Bena dari kejauhan, dikarenakan sudah terlalu capek sehabis turun dari Gn Inerie dan berpikiran langsung menuju Air Panas saja, namun saat dilihat dari atas, Desa Bena cukup spesial, desa di bawah kaki gunung dan berhawa sejuk
Ditulis pada 22 Agustus 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

melly2002
Denpasar, Indonesia43 kontribusi
Jun 2018 • Pasangan
hanya sebuah desa tradisional. yang menarik mungkin arsitektur bangunan, kain2 tenunnya tapi selebihnya ya biasa saja menurut saya.
sayangnya tidak ada penjual makanan disana kecuali mie instant....
but it's still good for adventure
Ditulis pada 24 Juli 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Alifa Taqiyyaa
Bandung, Indonesia166 kontribusi
Jun 2018
Berjarak sekitar 20 km dari kota Bajawa. Akses bisa dengan motor atau mobil. Medan jalan berkelok-kelok dan pada beberapa bagian hanya satu jalur, namun sudah aspal. Tiket masuk 20 ribu dan akan diberi kain tenun untuk properti foto. Kita bisa berfoto, membeli kain, kopi, menyaksikan proses pembuatan kain tenun dan berinteraksi dengan warga lokal.
Ditulis pada 13 Juni 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Menampilkan 1-10 dari 147 hasil
Apakah ini daftar Tripadvisor Anda?
Anda pemilik atau pengelola properti ini? Klaim daftar Anda secara gratis untuk meninjau serta memperbarui profil, dan masih banyak lagi.
Klaim daftar Anda

Kampung Tradisional Bena (Bajawa, Indonesia) - Review - Tripadvisor

Tanya Jawab tentang Kampung Tradisional Bena