Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web Tripadvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.
Maaf, tidak ada tur atau aktivitas yang dapat dipesan secara online pada tanggal yang dipilih. Pilih tanggal lain.
Maaf, tidak ada tur atau aktivitas yang dapat dipesan secara online pada tanggal yang dipilih. Pilih tanggal lain.
33Ulasan0T&J
Peringkat dari wisatawan
  • 11
  • 10
  • 12
  • 0
  • 0
Jenis wisatawan
Bulan tertentu
Bahasa
Penyaring yang dipilih
  • Saring
  • Indonesia
titik menulis ulasan Mar 2020
Solo, Indonesia6 kontribusi
Sudah lama banget gak berkunjung ke sini, harga tiket masuk masih relatif murah dengan bangunan dan lingkungan yang di rawat bersih dan nyaman, salah satu destinasi wisata jogja yang super hemat.
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: Januari 2020
Bermanfaat
Bagikan
tutik menulis ulasan Feb 2020
Purwokerto, Indonesia8 kontribusi
+1
Kunjungan ke sini jangan terlalu pagi, karena baru di buka jam 08.00 pagi. Perlu di perbaiki tempat duduk untuk menonton yg di sediakan saat pemutaran film mengenai penjajahan Belanda. Tapi untuk mengenang jasa para Pahlawan, perlu banget ajak nak anak ke sini, supaya lebih nasionalis lagi dan cinta sama tanah air
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: Februari 2020
Bermanfaat
Bagikan
Indriya AG menulis ulasan Jan 2020
Bekasi, Indonesia139 kontribusi42 penilaian bermanfaat
Destinasi wisata edukasi yang perlu di kunjungi. Untuk mengingatkan kembali sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: Desember 2019
1 Penilaian bermanfaat
Bermanfaat
Bagikan
Hiedayats menulis ulasan Nov 2019
Lombok, Indonesia3 kontribusi
Terlihat seperti tidak terurus, benda benda bersejarah konsep museum nya juga sangat unik akan tetapi kesan dari luar yg kurang menarik.
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: November 2019
Bermanfaat
Bagikan
Satriyo Wi menulis ulasan Jul 2019
33 kontribusi
+1
Memasuki area monumen yang terletak sekitar tiga kilometer dari pusat kota Jogja ini, pengunjung akan disambut dengan replika Pesawat Cureng di dekat pintu timur serta replika Pesawat Guntai di dekat pintu barat. Menaiki podium di barat dan timur pengunjung bisa melihat dua senjata mesin beroda lengkap dengan tempat duduknya, sebelum turun menuju pelataran depan kaki gunung Monumen. Monumen dikelilingi oleh kolam (jagang) yang dibagi oleh empat jalan menuju bangunan utama. Jalan barat dan timur menghubungkan dengan pintu masuk lantai satu yang terdiri dari empat ruang museum yang menyajikan sedikitnya 1.000 koleksi tentang Satu Maret, perjuangan sebelum kemerdekaan hingga Kota Yogyakarta menjadi ibukota RI. Seragam Tentara Pelajar dan kursi tandu Panglima Besar Jenderal Sudirman yang masih tersimpan rapi di sana. Di samping itu, ada juga ruang Sidang Utama, yang letaknya di sebelah ruang museum I. Ruangan berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 25 meter ini berfungsi sebagai ruang serbaguna, karena biasa disewakan untuk keperluan seminar atau pesta pernikahan. Sementara itu jalan utara dan selatan terhubung dengan tangga menuju lantai dua pada dinding luar yang melingkari bangunan terukir 40 relief yang menggambarkan peristiwa perjuangan bangsa mulai dari 17 Agustus 1945 hingga 28 Desember 1949. sejumlah peristiwa sejarah seperti perjuangan fisik dan diplomasi sejak masa Proklamasi Kemerdekaan, kembalinya Presiden dan Wakil Persiden ke Yogyakarta hingga pembentukan Tentara Keamanan Rakyat tergambar di relief tersebut. Sedangkan di dalam bangunan, berisi 10 diorama melingkari bangunan yang menggambarkaan rekaan situasi saat Belanda menyerang Maguwo pada tanggal 19 Desember 1948, SU Satu Maret, Perjanjian Roem Royen, hingga peringatan Proklamasi 17 Agustus 1949 di Gedung Agung Yogyakarta..
Selengkapnya
Tanggal pengalaman: Juli 2019
Bermanfaat
Bagikan
Sebelumnya
Tanya Jawab tentang Monumen Jogja Kembali