Museum & Monumen Sasana Wiratama

Museum & Monumen Sasana Wiratama ulasan, Yogyakarta

Museum & Monumen Sasana Wiratama
4.5

4.5
3 ulasan
Luar biasa
2
Sangat bagus
1
Biasa
0
Buruk
0
Sangat buruk
0

Ulasan ini diterjemahkan secara otomatis dari bahasa Inggris.

Sili_Suli
Makassar, Indonesia1.958 kontribusi
Museum Perjuangan Pangeran Diponegoro
Mei 2015 • Sendiri
Museum Sasana Wiratama adalah tempat yang tepat untuk mengetahui sejarah perjuangan Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro. Lahan tempat museum tersebut adalah bekas kediaman Pangeran Diponegoro. Tanggal 20 Juli 1825, Pangeran Diponegoro harus meninggalkan rumahnya itu setelah dikepung dan digempur tentara kolonial Belanda. Tempat tersebut merupakan salah satu tempat bersejarah dan merupakan cikal bakal munculnya taktik perang gerilya di tanah air, terutama tembok jebol yang merupakan tempat Pangeran Diponegoro meloloskan diri saat disergap musuh. Banyak benda-benda bersejarah dan arsip dokumentasi yang terkait dengan perjuangan Pangeran Diponegoro, tersimpan dengan rapi di museum ini.
Di museum ini terdapat sebuah pendopo besar yang dinamakan Pendopo Pangeran Diponegoro. Tahun 1971-1973, atas prakarsa Pangdam VII Diponegoro, Mayjen Widodo, di komplek ini ditambah beberapa bangunan baru seperti Pintu Gerbang Semar Tinandu, Gedung Perpustakaan, Museum, Guest House dan Langgar. Menyusul kemudian sebuah bangunan Musollah bantuan Presiden Soeharto pada tahun 1980 atas prakarsa Pangdam VII Diponegoro Mayjen TNI Soekotjo. Pada gerbang depan terdapat patung Jenderal Sudirman dan Jenderal Urip Sumohardjo. Museum ini terletak di Jalan tegalrejo Yogyakarta.
Ditulis pada 19 Mei 2015
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.

Hellen L
Jakarta, Indonesia200 kontribusi
Di sinilah Pangeran Diponegoro telah hidup .....
Mei 2016 • Sendiri
Daerah Tegalrejo di Yogyakarta adalah tempat Pangeran Diponegoro, salah satu pahlawan nasional kita berasal. Rumah keluarganya menempati sebidang tanah yang sangat luas, terdiri dari paviliun Jawa yang khas, kandang kuda yang stabil dan kokoh untuk kuda jantannya, sumur tua, rumah hunian, dan dinding bosan legendaris di belakang kediamannya yang merupakan rute darurat untuk melarikan diri dari Belanda. tentara.

Sebuah gedung baru di dalam kompleks dibangun, untuk menampilkan memorabilia aksi heroik Pangeran Diponegoro: tombak dan perisai, peralatan berkuda, keris, peralatan rumah tangga, foto-foto lama. Staf museum dengan ramah membimbing saya di atas pajangan.

Senang rasanya mengunjungi tempat bersejarah ini dan mengenal lebih dalam salah satu pahlawan nasional kita.
Google
Ditulis pada 12 April 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari TripAdvisor LLC.
Ada informasi yang tidak lengkap atau tidak akurat?
Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan kami.
Sempurnakan daftar ini
Tanya Jawab tentang Museum & Monumen Sasana Wiratama