Laguna Bintang Pianemo
Tentang
Durasi: Lebih dari 3 jam
Beri saran perbaikan untuk menyempurnakan tampilan kami.
Sempurnakan daftar ini
Area
Lokasi terdekat terbaik
Kami menentukan peringkat sejumlah restoran dan objek wisata ini dengan menyeimbangkan ulasan dari anggota kami dan seberapa dekat jarak keduanya ke lokasi ini.
Objek wisata
1 dalam 10 km

5.0
5,0 dari 5 lingkaran28 ulasan
Luar biasa
24
Sangat bagus
4
Biasa
0
Buruk
0
Sangat buruk
0

Ulasan berikut telah secara otomatis diterjemahkan dari bahasa aslinya.
Layanan ini dapat berisi hasil terjemahan dari Google. Google melepaskan semua tanggung jawab, baik tersirat ataupun tersurat, terkait hasil terjemahan, termasuk setiap tanggung jawab atas keakuratan, keandalan, dan jaminan tersirat apa pun tentang kelayakan untuk diperdagangkan, kesesuaian untuk tujuan tertentu, dan kebebasan dari pemalsuan.

komang_praditya
Jakarta5 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Nov 2017
Butuh perjuangan mendaki karang-karang tajam untuk tiba di puncaknya, tetapi setelah mencapai puncak pemandangan yang disuguhkan sangat luar biasa! Bentuk bintang terlihat dengan sempurna dari puncak atas. Perlu berhati-hati ketika mendakinya karena jalan setapak yang sangat kecil dan banyak bebatuan yang tajam.
Ditulis pada 17 Oktober 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Puja Xrm Romadlon
Kuta Utara, Indonesia457 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Okt 2018
Teluk ini sangat unik dari atas seperti bintang jatuh ke bumi dengan warna air laut yg sangat jerni , jalan naik ke atas sudah di bikin bagus jd gak takut kaki kita menginjak karang
Ditulis pada 9 Oktober 2018
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Traveler751436
35 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Des 2017 • Teman
Ini namanya telaga bintang posisinya ada di sebelah piaynemo, karena pas saya ke piaynemo lagi penuh pengunjung jadi akhirnya ke telaga bintang dulu kebetulan sepi banget perahu rombongan saya yang pertama sampai k telaga bintang ini, kalo mau naik ke puncaknya si gampang gampang susah karna buat nanjak k puncak jalannya udh berupa tangga tangga batu gituu dan enggak terlalu tinggi banget buat sampe puncaknya biar kita bisa liat telaga bintang ini. Nahh pas sampe puncak baru lah kita tahu kenapa dinamain telaga bintang emang pas liat dari atas bentuknya mirip mirip bintang gituu ada 5 sisi yg menyorong k dalem.
Ditulis pada 10 Desember 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Hadi Tzu
Indonesia4 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Nov 2017
Laguna Bintang Pianemo merupakan lokasi terdekat dari dekat Piaynemo, hanya menempuh beberapa menit saja maka anda akan tiba di Telaga bintang,
Ditulis pada 2 Desember 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

juara kedua
Kuningan, Indonesia438 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Jul 2017 • Teman
Telaga bintang letaknya dekat dari piaynemo, hanya beberapa menit. Di telaga bintang belum ada tangga kayu yang dibuat. Kita harus menaiki karang agar bisa sampai atas. Sangat berbahaya sebenarmya, karena sekali kita terpeleset, tajamnya karang siap melukai kita. Namun sampai diatas terlihat pemandangan telaga yang bentuknya indah menyerupai bintang siap memanjakan mata kita.
Ditulis pada 2 Agustus 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Jodenie
Banyuwangi, Indonesia999 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Jun 2017 • Keluarga
Lagoon berbentuk bintang segi 5 yang berwarna hijau bening, sangat bagus sekali, dikelilingi gugusan pulau-pulau kecil.. Luar biasa indahnya.
Ditulis pada 3 Juli 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

HAsrul H
Jakarta397 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Mei 2017 • Bisnis
Bila ke Raja Ampat rugi rasanya bila tidak mengunjungi Laguna Bintang. Bila teman traveler belum berkunjung ke Raja Ampat, khususnya Pulau Painamo (Presiden SBY pernah datang menyaksikan Pulau Painamo tgl 20 Agustus 2014 juga Presiden Jokowi memasuki hari pertama 2016 bersama Ibu Iriana di Waisai dan mengunjungi Laguna Bintang), Karena Jokowi sehingga saat ini dibuat tangga baru untuk arah keluar menurun selain arah masuk mendaki yang ada saat ini. Tangga baru saat sementara pembangunan tanpa menebang pohon yang ada dilewati anak tangga, kerjanya sangat halus, pekerja didarangkan dari Pulau Jawa).

Belumlah lengkap pengalaman sahabat Traveler. bila belum berkunjung ke tempat ini. Namun persiapan haruslah mantab, karena destinasi ini, menantang sekaligus melelahkam dan berbiaya relatif mahal. Transportasi antar pulau yang membuatnya berbiaya tinggi.

Selain gugusan pulau karang di Painamo, Raja Ampat juga punya spot wisata lain bernama Laguna Bintang. Seperti namanya, laguna itu berbentuk bintang (perhatikan latar foto saya tersebut)

Tidak sedikit traveler yang berkunjung ke Painamo atau yang disebut juga dengan 'Little Wayag' di Raja Ampat. Namun tidak jauh dari Painamo, terdapat spot cantik lain yang bernama Laguna Bintang.

Pada selasa pekan kemarin, (9/5/2017) Saya bersama teman dari Jakarta berada di Raja Ampat selama 6 hari (Dino, Hery dan Ahid) sempat mampir ke Laguna Bintang bersama saudaraku dari Suku Wawiyai, pemilik Lokasi Ulayat pulau tersebut dan beberapa pulau lainnya di Raja Ampat yang menjamu kami selama di Raja Ampat (termasuk Pulau Mansuar dimana Max J.Ammer mengelola Tempat Destinasi wisata yg memiliki Helipad), menyewa lokasi adat ulayat dari Kepala Suku Wawiyai Pak Paulus Wawiyai bersama marga Wawiyai lainnya di Pulau Friwen.

Rombongan kami dari sebelum berkunjung ke Bukit Painamo mampir dulu di Puncak Laguna Bintang. Berjarak tempuh sekitar 10 menit dari Painamo, Laguna Bintang dapat dicapai menggunakan boat atau perahu motor.

Bedanya dengan Painamo, traveler tidak akan menemukan tangga atau teras kayu menuju puncaknya (mencapai bukit Painamo dengan tangga sekitar 300an anak tangga). Namun di Laguna Bintang, tanpa tangga. Untung saja ada dermaga kayu sederhana untuk tempat kapal bersandar sebelum mulai mendaki ke puncaknya. Mendaki puncak Laguna Bintang, sangat menantang, karena batu karang sangat tajam dan pendakian menukik sekitar 45-60 derajat. Juga pada puncaknya, ruang gerak sangatlah minim, artinya Traveler harus ekstra hati-hati dalam mengambil gambar, karena bisa saja terpeleset dan jatuh di laut tersebut.

Dari dermaga kayu sederhana, traveler harus sedikit berhati-hati untuk memanjat. Hanya ada jalan alami dari karang serta beberapa bagian yang sudah disemen sebagai pijakan. Agar amannya, traveler bisa berpegangan pada batang pohon yang tumbuh di sekitar.

Ketika sudah mendekati puncak, traveler akan dibuat kagum akan pemandangan pulau karang seperti di Painamo. Tapi satu yang unik, dari sana traveler bisa melihat Laguna Bintang yang unik di sisi kiri bukit.

Walau berada di laut, pemandangan yang ada memang mirip laguna. Sisi laguna itu memang terlihat menjorok dan seakan membentuk segi lima atau bintang. Ajaibnya, bentuk itu adalah alami dan bukan buatan manusia.

Jadi jika traveler mampir ke Painamo, sekalian saja mampir ke Laguna Bintang untuk melihat salah satu keunikan Raja Ampat. Dijamin Anda akan dibuat kagum atas keindahan Laguna Bintang yang unik dan memesona.

Kawasan ini memiliki laut dengan air yang jernih dengan ribuan ikan di terumbu karang yang bisa dilihat langsung dari atas kapal. Konon katanya Raja Ampat adalah lokasi menyelam terindah di dunia. Raja Ampat menjadi salah satu kawasan global geopark UNESCO.

Raja Ampat yang terletak di barat laut “kepala burung” Pulau Papua, Provinsi Papua Barat, merupakan sebuah kabupaten pemekaran dari Kabupaten Sorong yang mulai efektif tgl. 9 Mey 2003. Kebetulan saat kemarin saya dan rombongan berada di Pulau Nyadebabo, Raja Ampat merayakan ultahnya ke-14.

Raja Ampat yang dijuluki sebagai Kabupaten Bahari. Terdiri dari 4 pulau utama yakni Waigeo, Batanta, Salawati, Misool, dan sekitar 1.800-an pulau kecil (ada masih perawan belum punya nama dan tidak berpenghuni), Raja Ampat dengan ibukotanya adalah Waisai yang berada di Pulau Waigeo. Kota terdekat sebagai gerbang masuk ke Raja Ampat adalah Kota Sorong, dengan bandar udara Internasional Domine Eduard Osok.

Pulau Waigeo adalah pulau yang berada di Papua Barat di bagian timur Indonesia. Pulau Waigeo adalah pulau terbesar dari empat pulau utama dari Kepulauan Raja Ampat. Pulau ini dikenal juga dengan nama Amberi atau Waigiu, Pulau ini berada antara Pulau Halmahera dan Pulau Papua dengan jarak sekitar 65 km barat laut Pulau Papua. Pulau besar sekitarnya adalah Pulau Salawati, Pulau Batanta, dan Pulau Misool. Luas pulau ini 3155 km², dengan titik tertinggi 1000 m. Jarak antara barat ke timur sekitar 110 km, serta utara ke selatan sekitar 50 km. Kota Waisai terdapat di bagian barat Pulau dan merupakan ibukota dari Kabupaten Raja Ampat.

Papua Green Trip
H.Asrul Hoesein
08119772131 (mobile)
081287783331 (WA/Line)
Ditulis pada 14 Mei 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.

Apuspita
Jakarta, Indonesia44 kontribusi
5,0 dari 5 lingkaran
Mei 2017 • Teman
Bintang Lagoon terletak di Pulau Pianemo, yang hanya di belakang Pianemo Lookout. Setelah mengunjungi Pianemo Lookout, pergi lebih jauh untuk mengunjungi bukit bintang dekat dengan laguna. Ini adalah hanya sekitar sudut, hanya memakan waktu sekitar 5 menit untuk sampai ke sini.

Mungkin hanya cocok untuk kapal kecil, kecuali jika itu adalah masalah untuk Anda yang besar untuk mengambil giliran tebing bebatuan. Hotel ini cukup tinggi, ada tidak ada tangga atau trotoar kayu, hanya batu tajam. Langkah telah merapikan dengan semen di sini dan di sana. Kita harus sangat berhati-hati memanjat tebing ini; teman saya punya sakit kaki saat mendaki karena dia (dia jepit/sandal, tidak direkomendasikan).

Anda mungkin ingin menghabiskan beberapa waktu untuk mengambil gambar, 20 - 30 menit sudah cukup untuk mengunjungi batu ini, bintang laguna terpencil di sisi kiri. Tidak ada yang harus dilakukan di sini kecuali membenamkan keindahan bintang di laguna dan Pulau Pianemo. Layak untuk mampir di sini sebelum Anda pergi ke tempat lain.
Diterjemahkan oleh Asia Online Language Studio
Ditulis pada 9 Juni 2017
Ulasan ini adalah opini subjektif dari anggota Tripadvisor, bukan dari Tripadvisor LLC. Tripadvisor melakukan pemeriksaan terhadap ulasan.
Apakah ini daftar Tripadvisor Anda?
Anda pemilik atau pengelola properti ini? Klaim daftar Anda secara gratis untuk meninjau serta memperbarui profil, dan masih banyak lagi.
Klaim daftar Anda

Laguna Bintang Pianemo (Raja Ampat, Indonesia) - Review - Tripadvisor

Semua Hotel di Raja AmpatPenawaran Hotel di Raja AmpatHotel yang Dapat Dipesan Mendadak di Raja Ampat
Semua hal yang dapat dilakukan di Raja Ampat
RestoranPenerbanganCerita WisataKapal Pesiar