Semua Artikel Panduan bagi pemula untuk menikmati hamam di Turki

Panduan bagi pemula untuk menikmati hamam di Turki

Aktivitas yang dapat dilakukan di pemandian antik ini.

Stacey Lastoe
Oleh Stacey Lastoe2 Agu 2023 Waktu baca 3 menit
Tempat pemandian Kilic Ali Pasa di Istanbul, Turki
Tempat pemandian Kilic Ali Pasa di Istanbul
Gambar: Cengiz Karliova

Setelah saya memesan trip ke Istanbul musim panas lalu, saya langsung melakukan pencarian mengenai hamam. Satu hal yang paling saya nantikan saat berkunjung ke kota Mediterania adalah mengunjungi tempat pemandian tradisional khas Turki.

Hamam lahir dari ritual pemandian bangsa Romawi dan Bizantium. Tempat pemandian ini sendiri muncul di abad ke-14. Hamam tersebar di banyak lokasi di Istanbul. Kilic Ali Pasa termasuk tempat pemandian di Istanbul yang berusia 440 tahun. Ada juga Cinili Hamam yang berusia 380 tahun (telah dibuka kembali musim gugur 2023 setelah 12 tahun renovasi). Keduanya mempertahankan kemegahan dan nilai historis dari hamam itu sendiri.

Menurut beberapa catatan, hamam dibangun untuk memenuhi kebutuhan bersuci. Tempat pemandian ini sering dibangun di samping masjid-masjid sehingga jemaat bisa mandi sebelum sholat. Menurut Yavuz Suyolcu, Direktur Proyek dari The Marmara Group yang mengawasi renovasi Cinili, hamam juga kerap didedikasikan sebagai tempat berkumpul. Budaya mandi Turki berkembang berkat Kesultanan Utsmaniyah yang menganggap bahwa ritual mandi di hamam adalah bagian penting dari kehidupan sosial mereka, jelas Yavuz

Chi Spa di Shangri-La Bosphorus di Istanbul, Turki
Chi Spa di Shangri-La Bosphorus di Istanbul
Gambar: Management/Tripadvisor

Saat ini, mengunjungi hamam telah menjadi sarana untuk melepaskan diri dari kepenatan rutinitas, ujar Selma Yildirim, direktur Chi Spa nan mewah di Shangri-La Bosphorus. Tidak sulit untuk merasa terbuai dan hanyut dalam suasana hamam yang menenangkan. Anda akan disambut suara lembut dari pancuran air, aroma sabun yang segar, dan fakta bahwa, untuk sementara, Anda hanya perlu meresapi ritual pembasuhan ini dan tidak perlu memikirkan apa pun.

Berkunjung ke hamam adalah pengalaman yang menarik dan bukan sebaliknya, khususnya bagi pendatang baru seperti yang saya temukan saat mengunjungi hamam pertama saya di Istanbul. Dengan lebih mengenali lokasi yang akan dikunjungi, Anda akan lebih menikmati setiap detik waktu mandi Anda.

Aktivitas yang dapat dilakukan di hamam Turki

Di mana pun Anda mencoba hamam, para pengelola biasanya akan menetapkan urutan prosedur yang sama (baik di spa hotel, pemandian yang menyediakan waktu khusus untuk pria dan wanita, atau pemandian seperti Cinili, yang memiliki ruang yang berbeda dan bukan dikelola dengan waktu khusus untuk pria dan wanita).

Setelah masuk ke Kilic Ali Pasa yang megah, saya disambut dengan jus dalam gelas kecil, diarahkan ke ruang ganti, diinstruksikan untuk menanggalkan pakaian agar hanya mengenakan celana renang, dan diberi handuk mewah untuk membungkus diri saya sambil menunggu giliran masuk ke area pemandian.

Saat berada di ruangan marmer yang indah, seorang staf meminta saya untuk melepas handuk sebelum menuangkan air langsung ke atas kepala saya. Meskipun saya tidak pernah berjalan dengan keadaan telanjang di ruang ganti wanita di pusat kebugaran, saya tidak merasa malu untuk menanggalkan semua pakaian, atau hampir semua pakaian, di depan orang asing yang mandi di hamam.

Area membilas di Kilic Ali Pasa, Istanbul
Area membilas di Kilic Ali Pasa, Istanbul
Gambar: Cengiz Karliova

Setelah dibasuh dengan sempurna, saya dituntun ke sebuah lempengan marmer besar melingkar yang dipanaskan. Saya diminta berdiam diri di sana selama sekitar 15 menit untuk melemaskan otot-otot saya. Suyolcu menyebut area hamam ini sebagai "batu perut", dan menjelaskan bahwa area ini dimanfaatkan untuk mempersiapkan kulit sebelum eksfoliasi. Batu panas serta atmosfer lembap di dalam hamam berfungsi untuk melembutkan kulit sehingga memudahkan pengelupasan sel-sel kulit mati dan pembersihan tubuh, ucap Yildirim.

Pada saat saya diarahkan dari lempengan batu ke tempat pembilasan, bisa dibilang saya merasa seperi berada di tangan sosok tukang pijat yang handal. Saya hanya dapat merasakan sensasi bersih yang luar biasa di tangan, kaki, dan betis saya yang selesai dieksfoliasi. Kepala dan rambut saya juga seperti diremas dengan lembut. Setiap jengkal kulit saya dibilas hingga mulus. Saya bahkan tidak sempat merasa canggung walau harus berdiri dengan telapak tangan menempel di dinding agar bagian belakang tubuh saya bisa dibilas. Pada saat itu, saya merasa melayang ke awan.

Setelah selesai, saya dipersilakan untuk bersantai di area lounge. Di sana, saya melihat berbagai kalangan wanita (dari berbagai usia dan budaya, baik lokal maupun turis), semuanya berbalut handuk yang sama dan terlihat sama bahagianya. Meskipun suasana hamam lebih menyerupai kuil dan tidak terlalu cocok untuk bercakap-cakap, saya dapat merasakan keharmonisan di sini. Sebuah keharmonisan yang terasa sangat membebaskan. Di jantung Istanbul yang ramai, tempat kerumunan orang beradu di trotoar dan jembatan, hamam menjadi tempat yang istimewa: mereka menawarkan pelarian yang sempurna.

Tips lainnya untuk pemula:

  • Jika Anda masih belum yakin bahwa pengalaman mandi di area publik cocok untuk Anda, ketahuilah bahwa beberapa tempat, termasuk Cinili dan Chi, sebuah Spa di Shangri-La Bosphorus, juga menawarkan pengalaman hamam personal. Jika memutuskan mandi di Chi, pilihlah paket Your Wellness Journey untuk pengalaman mandi dan pijat tubuh meditatif ala Turki, serta banyak lagi. Semua tersedia dalam kenyamanan kamar spa pribadi Anda.
  • Untuk menikmati sensasi mandi secara maksimal, pastikan Anda meluangkan waktu yang cukup untuk bersantai setelah tubuh Anda dibersihkan dari ujung kepala hingga ujung kaki. Rutinitas Anda di kota dapat ditunda sementara.
  • Siapkan kocek mulai dari $40-$100 untuk mandi di pemandian khas Turki. Beberapa hamam di Istanbul juga menawarkan layanan tambahan, seperti perawatan wajah, pijat, dan aromaterapi. Layanan ini biasanya dikenakan biaya terpisah dari fasilitas pemandian.
  • Memberi uang tip kepada petugas sangat dianjurkan. Beberapa hamam, seperti Kilic Ali Pasa, akan menyediakan amplop apresiasi saat Anda membayar tagihan di akhir kunjungan.

Mulai rencanakan