Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web TripAdvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.
Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.

Atraksi di Bandung

Semua
Luar Ruangan
Budaya
Hiburan
Museum
Tempat terkenal
Olahraga
Kebun Binatang & Akuarium
Nama
Peringkat No. 1 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Bioskop
Peta | Foto pengunjung (77)
Peringkat No. 2 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Museum
Peta | Foto pengunjung (28)
Peringkat No. 3 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Tengara/Tempat Tujuan; Gunung Berapi; Gunung; Formasi Geologi
Foto pengunjung (462)
Peringkat No. 4 dari 38 objek wisata di Bandung
Peta | Foto pengunjung (6)
Peringkat No. 5 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Museum
Peta | Foto pengunjung (31)
Peringkat No. 6 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Museum
Peta | Foto pengunjung (1)
Peringkat No. 7 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Lainnya
Peta | Foto pengunjung (135)
Peringkat No. 8 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Lapangan Golf
Peta | Foto pengunjung (13)
Peringkat No. 9 dari 38 objek wisata di Bandung
Peta | Foto pengunjung (12)
Peringkat No. 10 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Sekitar
Keterangan pemilik: Melintasi Jalan Braga seolah melintasi kembali sejarah yang menyertai perkembangan kota Bandung. Bangunan-bangunan kuno masih... selengkapnya » Keterangan pemilik: Melintasi Jalan Braga seolah melintasi kembali sejarah yang menyertai perkembangan kota Bandung. Bangunan-bangunan kuno masih bisa dilihat di kiri-kanannya. Jalan yang sebelumnya beraspal, kini sudah dilapisi dengan batu andesit. Katanya, ini sebagai salah satu upaya pemerintah kota Bandung untuk menghidupkan “kembali” jalan sepanjang 600 meter dan lebar 7,5 meter ini menjadi kawasan wisata. Kembali? Ya, karena pada masa penjajahan Belanda dulu, Jalan Braga pernah tercatat sebagai jalan yang terkenal sebagai pusat perbelanjaan dan tempat bersosialisasi yang ramai.Secara singkat, sejarah Jalan Braga bisa dijelaskan dalam tiga tahap berikut:Pertama, ambisi Gubernur Jenderal H.W. Daendles (1801 – 1811) untuk membangun Jalan Raya Pos yang membentang 1.000 kilometer dari Anyer hingga ke Panarukan. Sebagian dari Jalan Raya Pos ini yang menjadi cikal bakal Jl. Jend. Sudirman – Jl. Asia Afrika – Jl. Ahmad Yani di kota Bandung.Kedua, kondisi kas Belanda yang terkuras akibat Perang Diponegoro (1825 – 1830) serta perang-perang perlawanan lainnya, membuat pemerintahan kolonial memberlakukan Politik Tanam Paksa (cultuurstelsel) dari tahun 1831 – 1870. Kopi, sebagai salah satu hasil bumi dari tanah Priyangan, harus dikirimkan ke tempat pengemasan bernama Koffie Pakhuis yang berada kira-kira satu kilometer di sebelah utara Jalan Raya PosKetiga, pengiriman kopi itu dilakukan dengan melintasi jalan setapak berlumpur yang biasanya hanya dilewati pedati yang ditarik kuda. Jalan setapak ini dikenal dengan nama Pedati Weg atau Jalan Pedati.Jalan ini lambat laun berkembang menjadi tempat pemukiman penduduk. Pada tahun 1974, mulai terdapat enam hingga tujuh rumah permanen yang diselingi warung-warung beratap rumbia. Jalan Pedati inilah yang kemudian berkembang menjadi Jalan Braga yang sekarang ada di kota Bandung.Masa jaya Jalan Braga sebagai tempat berkumpul dan pusat perbelanjaan yang ramai dimulai pada tahun 1920 hingga dimulainya masa pendudukan Jepang pada tahun 1942. Banyak pengusaha yang memindahkan tempat usahanya ke jalan ini. Ada juga yang membuka cabang bisnisnya di jalan ini. Dulu, arloji buat Swiss yang terkenal itu hanya bisa diperoleh di Toko Stocker yang ada di jalan ini. Toko-toko pakaian yang menyediakan mode terbaru dari Perancis juga pernah ada di sini. Di tempat ini juga, perusahaan Fuchs & Rens menjual mobil-mobil keluaran terbaru buatan Eropa. Para pengusaha kaya Preanger Planters pun menjadikan jalan ini sebagai tempat bersosialisasi.Asal-usul nama “braga” sendiri masih simpang siur. Ada yang mengatakan kalau “braga” berasal dari nama Theotila Braga (1834 – 1924) seorang penulis naskah drama. Di kawasan ini memang pernah bermarkas perkumpulan drama bangsa Belanda yang didirikan pada tanggal 18 Juni 1882 oleh Peter Sijthot, seorang Asisten Residen. Ada juga yang mengatakan kalau “braga” berasal dari kata “bragi”, nama dewa puisi dalam mitologi bangsa Jerman. Sementara ahli sastra Sunda mengatakan kalau “baraga” merujuk pada jalan di tepi sungai. Dan memang, Jalan Braga ini terletak di tepi Sungai Cikapundung.Dengan melintasi Jalan Braga, semoga memberikan secuplik sejarah kepada pengunjungnya. « kurang
Peta | Foto pengunjung (26)
Peringkat No. 11 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Bangunan Arsitektur
Peta | Foto pengunjung (6)
Peringkat No. 12 dari 38 objek wisata di Bandung
Foto pengunjung (8)
Peringkat No. 13 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Bangunan Arsitektur
Peta | Foto pengunjung (36)
Peringkat No. 14 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Bangunan Arsitektur
Peta | Foto pengunjung (4)
Peringkat No. 15 dari 38 objek wisata di Bandung
Peta | Foto pengunjung (4)
Peringkat No. 16 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Area Wisata Alam/Taman Margasatwa
Peta | Foto pengunjung (24)
Peringkat No. 17 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Taman
Peta | Foto pengunjung (11)
Peringkat No. 18 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Perairan
Peta | Foto pengunjung (43)
Peringkat No. 19 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Lapangan Golf
Peta | Foto pengunjung (4)
Peringkat No. 20 dari 38 objek wisata di Bandung
  • top 10/04/2012
Kategori: Bangunan Arsitektur
Peta | Foto pengunjung (3)
Peringkat No. 21 dari 38 objek wisata di Bandung
Peta | Foto pengunjung (6)
Peringkat No. 22 dari 38 objek wisata di Bandung
Peta | Foto pengunjung (4)
Peringkat No. 23 dari 38 objek wisata di Bandung
Foto pengunjung (11)
Peringkat No. 24 dari 38 objek wisata di Bandung
Peta
Peringkat No. 25 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Bangunan Arsitektur
Peta | Foto pengunjung (2)
Peringkat No. 26 dari 38 objek wisata di Bandung
Peta
Peringkat No. 27 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Taman Hiburan
Peta | Foto pengunjung (22)
Peringkat No. 28 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Pusat Permainan/Hiburan
Peta | Foto pengunjung (15)
Peringkat No. 29 dari 38 objek wisata di Bandung
Peta
Peringkat No. 30 dari 38 objek wisata di Bandung
Kategori: Museum
Peta | Foto pengunjung (5)