Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web TripAdvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.
Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.
Perbaiki daftar ini
Peta
Satelit
Pembaruan peta dijeda. Perbesar tampilan untuk melihat informasi terbaru.
Atur ulang zoom
Memperbarui Peta...
Penyaring Anda masih aktif.
Tidak ada tanda di viewport Anda. Coba geser peta atau ubah penyaring Anda.
Dapatkan arah
Alamat: West Manggarai highlands, Ruteng, Flores 86000, Indonesia

Sorotan Pengulas TripAdvisor

Baca semua ulasan tentang 54
Penilaian pengunjung
  • 40
    Luar biasa
  • 8
    Sangat bagus
  • 3
    Rata-rata
  • 2
    Buruk
  • 1
    Sangat buruk
Desa Konservasi Kebanggaan

Cocok bagi anda yang mencintai trekking di tengah hutan hujan. Kami berkunjung bulan Maret 2015 dan sangat menikmati setiap derap langkah kaki menyusuri hutan hujan yang lebat dan... selengkapnya

bintang 5 dari 5Diulas pada Maret 26, 2015
Yospina O
,
Jakarta, Indonesia
Tambahkan Foto Tulis Ulasan
Dapatkan Poin dengan mengungkapkan opini Anda!
Dapatkan hingga 1.500 Poin AirAsia BIG setiap bulan dengan menulis ulasan di TripAdvisor.
Dapatkan hingga 1.500 GarudaMiles setiap bulan dengan menulis ulasan di TripAdvisor.
*Anda hanya dapat berpartisipasi dalam satu program dalam satu waktu untuk mendapatkan hadiah atas ulasan yang ditulis.
AirAsia / Garuda arrow
AirAsia / Garuda
25 Point

54 Ulasan dari Komunitas TripAdvisor

Tanggal | Penilaian
  • Bahasa Indonesia terlebih dahulu
  • Belanda lebih dulu
  • Inggris lebih dulu
  • Italia lebih dulu
  • Prancis lebih dulu
  • Apa saja
  • Terbaru dalam bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia terlebih dahulu
Anggota TripAdvisor
bintang 3 dari 5 Diulas pada April 30, 2015 BARU

Trekking menuju Waerebo akan disuguhi pemandangan indah yang menarik, melewati sumber mata air yg bisa diminum langsung.. Pemandangan desa nya cantik.. Jangan lupa u/ membeli tenun, roto, atau kopi disini.. Sebelum trekking ada beberapa tempat yang bisa digunakan u/ bermalam atau beristirahat..

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Jakarta, Indonesia
Kontributor Senior
21 ulasan 21 ulasan
18 ulasan objek wisata
6 penilaian bermanfaat 6 penilaian bermanfaat
bintang 5 dari 5 Diulas pada Maret 26, 2015

Cocok bagi anda yang mencintai trekking di tengah hutan hujan. Kami berkunjung bulan Maret 2015 dan sangat menikmati setiap derap langkah kaki menyusuri hutan hujan yang lebat dan pemandangan bukit yang mempesona. Trekking selama 3 jam yg bisa dibilang sangat menguras tenaga, tetapi semua terbayarkan ketika tiba di Pos 3 dan melihat Mbaru Niang (rumah berbentuk kerucut) dari kejauhan membuat... Lanjutan 

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Kontributor Utama
56 ulasan 56 ulasan
37 ulasan objek wisata
16 penilaian bermanfaat 16 penilaian bermanfaat
bintang 5 dari 5 Diulas pada Februari 4, 2015

Tidak adanya sarana transportasi dari bawah ke lokasi ini, hanya berjalan kaki melintasi hutan dan perkebunan kopi. Sekitar 2 - 3 jam. Suasana yang selalu sejuk dan segar serta penduduk lokal yang ramah dan damai. Aroma kebun kopi yang selalu terbawa setelah meninggalkan waerebo. Akan berkinjung kembali ke sini

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Pengulas Senior
9 ulasan 9 ulasan
1 penilaian bermanfaat 1 penilaian bermanfaat
bintang 5 dari 5 Diulas pada Januari 8, 2015

desa wae rebo membawa saya untuk melihat kehidupan nyata masyarakat lokal dan pemandangan desa yang indah. Perlu Mempersiapkan energi ekstra untuk mendaki di bukit tapi pemandangan sepanjang perjalanan benar-benar dangan indah, menyembuhkan rasa lelah. Arsitektur unik rumah adat Wae Rebo dan masyarakat yang sangat ramah, membuat anda merasa seperti di rumah sendiri, sangat nyaman. Semua orang di desa ini akan... Lanjutan 

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Jakarta, Indonesia
Kontributor Utama
75 ulasan 75 ulasan
40 ulasan objek wisata
31 penilaian bermanfaat 31 penilaian bermanfaat
bintang 5 dari 5 Diulas pada Desember 2, 2014

Saya sempat tinggal 1 malam di rumah adat Wae Rebo. Perjalanan trekking nya lumayan berat (pergi sekitar 3,5 jam dan pulang nya 2 jam). Sungguh menyenangkan dan damai tinggal di sana

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Jakarta, Indonesia
Pengulas Senior
8 ulasan 8 ulasan
3 ulasan objek wisata
bintang 5 dari 5 Diulas pada Oktober 7, 2014

Wae Rebo adalah salah satu tempat yang terindah yang pernah saya datangi. Meskipun perjalanan menuju desa ini sangatlah berat untuk ukuran saya yang tidak pernah melakukan pendakian, tetapi beban yang berat terbayarkan oleh pemandangan yang luar biasa indah, keramahtamahan penduduk di sana, pengalaman menginap yang nyaman, serta makanan sederhana dan nikmat ditambah rasa kopi yang enak yang disuguhkan dengan suka... Lanjutan 

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Jakarta, Indonesia
Kontributor
19 ulasan 19 ulasan
6 ulasan objek wisata
5 penilaian bermanfaat 5 penilaian bermanfaat
bintang 5 dari 5 Diulas pada September 18, 2014

Saya datang bersama rombongan arsitek, termasuk salah satu arsitek yang memprakasai pembangunan kembali rumah di Wae Rebo. Perjalanannya cukup jauh, 8 jam dari Labuan Bajo menuju Dintor, diteruskan dengan 30 menit perjalanan ke Denge, dan ditambah trekking 4-6 jam. Jalan yang dilalui ketika trekking masih sangat alami, di beberapa tempat bahkan cukup terjal. Namun bagi yang tak kuat, jangan khawatir... Lanjutan 

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Bogor, Indonesia
Kontributor Senior
26 ulasan 26 ulasan
9 ulasan objek wisata
10 penilaian bermanfaat 10 penilaian bermanfaat
bintang 5 dari 5 Diulas pada September 6, 2014

Akhirnya, saya bisa mengunjungi Kampung Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, NTT. Seperti yang sudah banyak ditulis oleh para bloggers, kampung ini sudah terkenal di kalangan wisatawan mancanegara dan baru-baru ini digandrungi pengunjung domestik. Kampung Wae Rebo sangat indah, namun memang tidak semua orang mungkin dapat berkunjung ke sana karena aksesnya relatif sulit. Untuk berkunjung ke Kampung yang fenomenal ini, jika... Lanjutan 

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Ruteng, Indonesia
2 ulasan
bintang 5 dari 5 Diulas pada Juni 27, 2014

wae rebo adalah kampung tradisional yang berada di puncak gunung dan hanya dapat di capai dengan berjalan kaki selama 9 km dengan jarak 9 km dari starti point untuk trekking. keramahan dan suasana ditambah dengan keindahan alam membuat tempat ini menjadi obyek wisata paling terkenal di ruteng flores.

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Jakarta, Indonesia
Kontributor
19 ulasan 19 ulasan
9 ulasan objek wisata
11 penilaian bermanfaat 11 penilaian bermanfaat
bintang 5 dari 5 Diulas pada Juni 24, 2014

Trekking 9 km dengan jalan menanjak melintasi sungai dan hutan akan terbayar ketika melihat tujuh rumah kerucut dari kejauhan. Di desa Wae Rebo hanya ada 7 rumah yang letaknya dikelilingi bukit, sehingga kesannya tersembunyi. Pengunjung bisa menginap di salah satu rumah ini untuk merasakan kehidupan Wae Rebo. Hasil panen yang utama berup kopi dan menjadi minuman wajib untuk tamu yang... Lanjutan 

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya

Wisatawan yang melihat Desa Wae Rebo juga melihat

Flores, Nusa Tenggara Timur
Labuan Bajo, Flores
 

Pernah Berkunjung ke Desa Wae Rebo? Ceritakan pengalaman Anda!

Dapatkan Poin dengan mengungkapkan opini Anda!
Dapatkan hingga 1.500 Poin AirAsia BIG setiap bulan dengan menulis ulasan di TripAdvisor.
Dapatkan hingga 1.500 GarudaMiles setiap bulan dengan menulis ulasan di TripAdvisor.
*Anda hanya dapat berpartisipasi dalam satu program dalam satu waktu untuk mendapatkan hadiah atas ulasan yang ditulis.
AirAsia / Garuda
25 Point
AirAsia / Garuda arrow
Tulis Ulasan Tambahkan Foto

Pemilik: Bagaimana pendapat Anda?

Daftar sekarang juga secara gratis, dan mulailah mendapatkan pemberitahuan otomatis tentang ulasan baru, merespon tanggapan wisatawan, menambahkan foto baru ke daftar Anda, dan lainnya.

Kelola daftar

Tanya & Jawab:

Ada pertanyaan? Dapatkan jawaban dari staf Desa Wae Rebo dan pengunjung terdahulu.
Panduan yang diposting
Pertanyaan yang sering diajukan:
  • Apakah saya harus membeli tiket untuk bayi saya?
  • Bagaimana cara menuju ke sana menggunakan transportasi umum?
  • Apakah terdapat restoran atau kafe di lokasi?