Kami perhatikan Anda menggunakan browser yang tidak didukung. Situs Web TripAdvisor mungkin tidak ditampilkan dengan benar.
Kami mendukung browser berikut:
Windows: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome. Mac: Safari.

Pecinan Glodok

Old Batavia, Jakarta, Indonesia
Perbaiki daftar ini
54%
Peringkat No. 32 dari 63 Objek wisata di Jakarta
Jenis: Sekitar, Budaya
Biaya: Tidak
Rekomendasi lama kunjungan: 1-2 jam
Informasi rinci objek wisata
Jenis: Sekitar, Budaya
Biaya: Tidak
Rekomendasi lama kunjungan: 1-2 jam
Tulis Ulasan Garuda arrow

105 ulasan wisatawan

Penilaian pengunjung
    16
    41
    32
    12
    4
Tanggal | Penilaian
  • Bahasa Indonesia terlebih dahulu
  • Belanda lebih dulu
  • Inggris lebih dulu
  • Italia lebih dulu
  • Jepang lebih dulu
  • Apa saja
  • Terbaru dalam bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia terlebih dahulu
Jakarta, Indonesia
Pengulas Senior
8 ulasan 8 ulasan
7 ulasan objek wisata
bintang 4 dari 5 Diulas pada Desember 19, 2014 BARU

Kalau mau belanja keperluan sehari-hari disini tempatnya, super lengkap! gue kasih nama China town nya Jakarta, karena disini mayoritas yang menjual keperluan itu adalah orang-orang China. Mulai dari sayuran, buah-buahan, jajanan, pakaian, keperluan sembahyang dan juga ada agent tour ditempat ini. Tempatnya agak sedikit sempit, karena terlalu ramai pengunjung yang datang kesini.

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Banjarbaru, Indonesia
Kontributor Senior
41 ulasan 41 ulasan
11 ulasan objek wisata
18 penilaian bermanfaat 18 penilaian bermanfaat
bintang 4 dari 5 Diulas pada Desember 3, 2014

Glodok kawasan bisnis elektronik dan alat-alat industri ringan, banyak terdapat hotel-hotel dari melati sampai dengan bintang 4. Daya tariknya adalah bisa ditemukan pusat elektronik dan terdapat club malam Crown. Juga banyak ditemukan warung makan menyajikan chinese food.

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Jakarta, Indonesia
Kontributor Utama
86 ulasan 86 ulasan
21 ulasan objek wisata
17 penilaian bermanfaat 17 penilaian bermanfaat
bintang 4 dari 5 Diulas pada November 6, 2014

Datang ke jakarta harus disempatkan ke Pecinan Glodok walaupun hanya berkunjung, disana saya menikmati kuliner makanan setempat baik siomay, sup kambing, dan cemilan-cimilan lainnya. Tidak lupa pula saya mengunjungi kelenteng tertua disana dan cukup ramai saat itu orang-orang beribadah.

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Jakarta
Kontributor Utama
56 ulasan 56 ulasan
13 ulasan objek wisata
15 penilaian bermanfaat 15 penilaian bermanfaat
bintang 4 dari 5 Diulas pada Oktober 9, 2014

Tempat yang cocok untuk wisata tempo doeloe dengan berbagai tempat mulai dari masakan khas tionghoa, toko-toko penjual buah, dupa dan barang kelontong lainnya.

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Jakarta, Jakarta Raya, Indonesia
Kontributor Utama
63 ulasan 63 ulasan
26 ulasan objek wisata
36 penilaian bermanfaat 36 penilaian bermanfaat
bintang 3 dari 5 Diulas pada Juni 26, 2014

lokasi di daerah china own di pusat kota Jakarta yang sangat padat. jalanan kecil dan sering macet. tetapi jika ingin belanja barang dan makanan kecil sangat banyak pilihannya. sebagian barang belinya dengan cara tawar menawar. tentukan pilihan dan tawar dengan maksimal :)

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Jakarta, Indonesia
Kontributor Utama
105 ulasan 105 ulasan
38 ulasan objek wisata
15 penilaian bermanfaat 15 penilaian bermanfaat
bintang 4 dari 5 Diulas pada Mei 11, 2014

makanan non halal banyak di sini. dari bubur ayam, nasi campur, kue, daging. ada di tengah kota. bisa diakses dengan busway. harga makanan tidak mahal

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
jakarta
Kontributor Utama
158 ulasan 158 ulasan
123 ulasan objek wisata
159 penilaian bermanfaat 159 penilaian bermanfaat
bintang 4 dari 5 Diulas pada April 3, 2014

Glodok adalah perkampungan yang ditunjuk oleh VOC sebagai kampung warga Tionghoa setelah pengusiran besar-besaran etnis Tionghoa ini yang awalnya hanya ingin membuat kota Batavia bersih karena etnis Tionghoa pada masa itu terkenal sangat jorok. Tetapi karena penyampaian pengusiran etnis ini sudah banyak dibumbui oleh informasi yang salah sehingga akhirnya menyulut pemberontakan kaum Tionghoa yang berujung pada pembantaian 20.000 jiwa warga... Lanjutan 

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya 1
Jakarta, Indonesia
Kontributor
18 ulasan 18 ulasan
5 ulasan objek wisata
9 penilaian bermanfaat 9 penilaian bermanfaat
bintang 3 dari 5 Diulas pada Mei 8, 2013

Kalau bukan karena alasan bernostalgia pastinya Pecinan Glodok bukanlah tempat yang enak dikunjungi. Tapi karena alasan kenagan masa kecil dan kebiasaan orang tua maka setiap ke Glodok jadi ingat lagi sama orang tua

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya 1
Tangerang, Indonesia
Kontributor Senior
35 ulasan 35 ulasan
19 ulasan objek wisata
40 penilaian bermanfaat 40 penilaian bermanfaat
bintang 3 dari 5 Diulas pada Januari 31, 2013

daerah yang menyajikan banyak keunikan dan keragaman ras yang ada di Indonesia. Binneka Tunggal Ika..bermacam-macam RAS tapi tetap satu

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya
Jakarta, Indonesia
Kontributor Senior
46 ulasan 46 ulasan
7 ulasan objek wisata
19 penilaian bermanfaat 19 penilaian bermanfaat
bintang 4 dari 5 Diulas pada Januari 1, 2013

Kalau bicara Pecinan Glodok rasanya memang tidak lepas dari budaya yang mungkin pada jaman orde baru agak "kurang populer" dan baru setelah jaman Bapak bangsa GUS DUR baru terdengar gemerincing musik China dan Barongsai, sampai sekarang. Barang elektronik, Garment, alat kesehatan, manisan buah, permen, mainan, obat"an tradisionil, Sinshe,dan banyak lagi yang bisa kita dapatkan disini. bahkan ada beberapa makanan tradisionil... Lanjutan 

Apakah ulasan ini bermanfaat? Ya

Wisatawan yang melihat Pecinan Glodok juga melihat

 

Pernah Berkunjung ke Pecinan Glodok? Ceritakan pengalaman Anda!

Pemilik: Bagaimana pendapat Anda?

Daftar sekarang juga secara gratis, dan mulailah mendapatkan pemberitahuan otomatis tentang ulasan baru, merespon tanggapan wisatawan, menambahkan foto baru ke daftar Anda, dan lainnya.

Kelola daftar

Tanya & Jawab:

Ada pertanyaan? Dapatkan jawaban dari staf Pecinan Glodok dan pengunjung terdahulu.
Panduan yang diposting
Pertanyaan yang sering diajukan:
  • Apakah saya harus membeli tiket untuk bayi saya?
  • Bagaimana cara menuju ke sana menggunakan transportasi umum?
  • Apakah terdapat restoran atau kafe di lokasi?